Semua Saham BEI (IDX)


Berita dan Analisa Makroekonomi saham - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
 Ekspor RI Lesu di Awal Tahun, Sri Mulyani Waspada
18 Feb 2019 19:36 (4 jam 34 menit lalu) - JAKARTA- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mewaspadai risiko dari perlambatan ekonomi global, terutama negara yang menjadi mitra perdagangan Indonesia karena telah berimbas terhadap lesunya ekspor dalam negeri di awal tahun 2019. Seperti diketahui neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami defisit pada periode Januari 2019 mencapai USD1,16 miliar. Lebih lanjut, Ia menerangkan pelemahan ekspor dikarenakan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China sehingga volume ekspor ke China pun menjadi lambat. Apalagi Negeri Tirai Bambu -julukan China- merupakan pangsa terbesar ekspor Indonesia. "Kita lihat pertumbuhan ekonomi global di 2019 m ...
 RDG BI pekan ini bisa jadi sentimen tambahan di pasar obligasi
18 Feb 2019 19:23 (4 jam 47 menit lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) akan kembali digelar pada pekan ini. Agenda tersebut menjadi sentimen tambahan bagi pasar obligasi Indonesia di tengah sejumlah sentimen lain yang beredar belakangan ini. Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Fikri C Permana mengungkapkan, besar kemungkinan BI akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 6%. Kendati begitu, agenda RDG BI dipastikan tetap menyedot perhatian para investor obligasi. Para investor ingin mengetahui kebijakan bank sentral dalam menjaga nilai tukar rupiah dalam jangka pendek setelah kembali menembus ke area Rp 14.000 per dollar ...
 Investor Bakal Kabur ke Vietnam Jika RI Cabut Fasilitas Kawasan...
18 Feb 2019 19:16 (4 jam 54 menit lalu) - JAKARTA- Fasilitas kepabeanan di Kawasan Berikat (KB) dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) menjadi alasan banyak perusahaan untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Sehingga apabila hal itu dicabut, berdasarkan survei bakal membuat banyak perusahaan-perusahaan memindahkan bisnisnya ke Vietnam. Hasil ini berdasarkan survei yang dilakukan University Network for Indonesia Export Development (Unied) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) terhadap 1.606 perusahaan sepanjang 2017, terdiri dari 1.244 di KB dan 362 di KITE. Chairman Unied Arif Satria mengatakan, sebanyak 32% memilih langkah untuk pindah ke negara lain, jika fasilitas kep ...
Artikel lain:
    icon SINDOnews:   Investor Bakal Kabur ke Vietnam Jika RI Cabut Fasilitas Kawasan... - 18 Feb 2019 19:16 (4 jam 54 menit lalu)
 Kemkeu akan kaji ulang PPh impor barang konsumsi untuk para eksportir
18 Feb 2019 18:37 (5 jam lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan tarif pajak penghasilan (PPh) pasal 22 impor terhadap 1.147 barang konsumsi berdampak negatif pada pelaku industri. Kebijakan ini dianggap memberatkan para pelaku industri yang mengimpor barang konsumsi untuk keperluan produksi barang yang diekspor kembali. Karena itu, Kementerian Keuangan akan mengkaji ulang PPh impor tersebut. Penasihat Asosiasi Perusahaan Jalur Prioritas Edward Otto Kanter mengatakan, kenaikan tarif PPh impor atas barang konsumsi menghambat daya saing ekspor Indonesia. Ini terutama dirasakan pelaku industri di Kawasan Berikat dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) yang mengimpor beberap ...
 OJK Sebut Pertumbuhan Ekonomi Pengaruhi Tingkat Kepercayaan Investor - Bisnis Liputan6.com
18 Feb 2019 18:15 (5 jam lalu) - Liputan6.com, Jakarta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen menyebut jika pertumbuhan ekonomi saat ini mempengaruhi tingkat kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di pasar saham. Dengan tingkat pertumbuhan yang baik, secara otomatis pasar akan mempercayai kondisi dalam negeri. "Pertumbuhan ekonomi sangat mempengaruhi dari kemampuan investor domestik untuk terus (masuk). Termasuk juga adanya perusahan-perusahaan baru emiten yang akan menjadi emiten di pasar modal," kata Hoesen di Jakarta, Senin (18/2/2019). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2018 mencapa ...
 Ekspor Awal Tahun Lemah, Sri Mulyani Waspada Risiko Global
18 Feb 2019 17:12 (6 jam lalu) - Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati semakin waspada dengan perlambatan ekonomi global, terutama di negara yang menjadi sasaran perdagangan, karena telah berimbas pada capaian ekspor Indonesia awal tahun. "Risiko dari global meningkat dan tentu destinasi ekspor lebih sulit," ujar Sri Mulyani di Gedung Djuanda Kemenkeu, Senin (18/2). Sri Mulyani memaparkan proyeksi ekonomi global pada 2019 terus dipangkas dari 3,9 menjadi hanya 3,5 persen. Penurunan terutama berasal dari negara mitra dagang Indonesia di Eropa, China, Jepang, dan Amerika Serikat (AS). "Kita lihat pertumbuhan ekonomi global di 2019 melemah dari 3,9 ...
 Progres perang dagang jadi berkah bagi rupiah
18 Feb 2019 17:03 (7 jam lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China semakin dekat dengan tenggat waktu kesepakatan yakni 1 Maret. Perundingan tarif impor kedua negara di pekan ini kembali digelar di Washington Dc, AS. Ekspektasi hasil perundingan dagang AS-China yang akan membawa ke arah lebih baik turut berimbas pada penguatan rupiah. “Rupiah menguat karena pulihnya aset berisiko, pasar optimistis negosiasi perang dagan lebih baik,” kata Analis Monex Investindo Futures, Faisyal kepada Kontan.co.id, Senin (18/2). Ia menambahkan, hasil perundingan dagang yang positif ini cenderung membuat indeks dollar AS melemah, sehingga mata uang ...
 Perdamaian AS-China Kian Dekat, Dolar AS Loyo Rp14.107
18 Feb 2019 16:48 (7 jam lalu) - Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah tercatat pada posisi Rp14.107 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Senin (18/2) sore. Angka itu menguat 47 poin atau 0,33 persen dari posisi akhir pekan lalu di level Rp14.154 per dolar AS. Bersama rupiah, sebagian mata uang utama negara-negara Asia menunjukkan penguatan terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong menguat 0,11 persen, dolar Singapura menguat 0,04 persen, won Korea 0,27 persen, Peso Filipina 0,08 persen, baht Thailand 0,03 persen, dan yuan China 0,08 persen. Sementara yen Jepang dan rupee India melemah masing-masing 0,11 persen dan 0,24 persen. Begitu juga halnya deng ...
Artikel lain:
    icon CNN Indonesia:   Perdamaian AS-China Kiat Dekat, Dolar AS Loyo Rp14.107 - 18 Feb 2019 16:48 (7 jam lalu)
  Artikel 1 sampai 10