Semua Saham BEI (IDX)


Berita, Analisa, dan Prospek saham mengandung kata <b>rivan dan kurniawan</b> - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
 PSBB Jakarta Kembali Diberlakukan - Rivan Kurniawan
Tag: Blog
18 Sep 2020 06:00 (3 hari 4 jam lalu) - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada 9 September 2020 kemarin mengumumkan akan kembali memberlakukan PSBB di Jakarta karena angka pasien COVID-19 yang semakin naik. Apakah dengan keputusan ini harga IHSG akan kembali menurun? Dan apa yang seharusnya dilakukan oleh investor dalam menyikapi hal ini? Simak dalam video berikut… **Please subscribe, untuk bisa mendapatkan video-video terbaru RK..
PTPP WIKA PTPP dan WIKA Bidik Kontrak Baru di Luar Negeri - Rivan Kurniawan
18 Sep 2020 05:00 (3 hari 5 jam lalu) - Pandemi Covid-19 telah menjadi “terror” bagi hampir semua sektor, namun juga masih ada sektor yang justru diuntungkan. Tetapi, tidak untuk sektor konstruksi. Pandemi Covid-19 menyebabkan kontrak dan project yang dikerjakan oleh sektor konstruksi turun dalam. Baru-baru ini, PTPP dan WIKA mengumumkan bahwa mereka akan mengincar kontrak baru di luar negeri untuk dapat menjaga kinerjanya agar stabil. Dengan aksi korporasi ini, apakah prospek untuk kedua emiten ini akan menjadi menarik? Company Profile PTPP PT PP (Persero) Tbk (PTPP), semula adalah badan usaha yang dibentuk dari hasil penggabungan (merger) Perusahaan bangunan bekas milik Bank In ...
INAF KLBF KAEF Melirik Cuan Emiten Farmasi dari Vaksin Covid 19 - Rivan Kurniawan
16 Sep 2020 05:00 (5 hari lalu) - Memasuki bulan ke-9 di tahun 2020, tidak terasa Covid-19 sudah berkeliaran di sekitar kita lebih dari setengah tahun. Sudah banyak sekali perusahaan farmasi yang sedang melakukan riset dan usaha terbaiknya untuk menciptakan vaksin Covid-19. Di Indonesia sendiri, tiga emiten farmasi yang tercatat di BEI – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofarma Tbk (INAF), dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) sedang berupaya untuk memenangkan pasar di Indonesia melalui produksi vaksin Covid-19. Kira-kira apakah hal ini akan berdampak positif ke semua perusahaan farmasi, atau hanya ke perusahaan tertentu saja? Company Profile KLBF, KAEF, dan INAF 1. PT Kalbe Farma T ...
 Jakarta PSBB Lagi, Apa Akan Berdampak Lebih Buruk? - Rivan Kurniawan
Tag: Blog
15 Sep 2020 05:00 (6 hari lalu) - Ibu Kota DKI Jakarta, kembali menarik perhatian masyarakat, setelah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menarik rem darurat dengan memberlakukan PSBB kembali mulai per 14 September 2020 kemarin. Jakarta PSBB lagi, berlaku seperti pada masa awal pandemi Covid-19, mulai menyebar pertama kali di ...
BBNI BMRI Royke Tumilaar Jadi Dirut BBNI, Gimana Prospek BBNI?-Rivan Kurniawan
14 Sep 2020 06:00 (7 hari lalu) - Setelah melalui penyelenggaraan RUPSLB, akhirnya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) resmi mengangkat Direktur Utama yang baru. Sosok tersebut ialah Royke Tumilaar, yang sah menggantikan posisi Herry Sidharta. Bersamaan dengan itu, juga ada sejumlah direksi BBNI yang posisinya digantikan oleh bankir BMRI. Tak pelak aksi pergantian tersebut, menjadi perombakan besar-besaran bagi BBNI. Lantas apa saja fakta dibalik pergantian susunan direksi BBNI? Dan apakah dengan Royke Tumilaar diangkat menjadi Direktur Utama, prospek BBNI ke depannya akan semakin cerah? Royke Tumilaar Jadi Direktur Utama BBNI Pada 2 September 2020 kemarin, PT Bank Negara I ...
IHSG IHSG Bisa Terkoreksi Lagi, Investor Disarankan Wait and See
11 Sep 2020 10:10 (10 hari lalu) - JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi cukup dalam pada perdagangan kemarin. IHSG ditutup melemah 257,91 poin atau 5,01 persen ke 4.891. Direktur PT Indovesta Utama Mandiri, Rivan Kurniawan menilai, dengan koreksi yang dialami IHSG menunjukkan bahwa indeks masih dalam kategori koreksi sehat. "Sejauh ini memang masih koreksi sehat, dengan sentimen ini adalah sentimen yang cukup kuat dan mungkin saya melihat beberapa waktu ke depan bisa saja IHSG akan kembali terkoreksi," ujar Rivan dalam acara Market Opening IDX Channel, Jumat (11/9/2020). (Baca juga: Manfaatkan Momentum dari Pelemahan IHSG, Yuk Borong Saham) Baca Jug ...
 Right Issue, Untung atau Buntung ? - Rivan Kurniawan
Tag: Blog
11 Sep 2020 06:00 (10 hari lalu) - Right Issue, Untung atau Buntung? Dalam video kali ini kita akan membahas tentang aksi right issue yang dilakukan oleh banyak perusahaan-perusahaan. Nah kira-kira sebenarnya, akan seperti apa dan bagaimana sih dampaknya terhadap para investor? Simak dalam video berikut ini…. **Please subscribe, un ...
BBTN BMRI RUU Bea Meterai Disahkan dan Transaksi Saham?-Rivan Kurniawan
09 Sep 2020 07:00 (12 hari lalu) - Beberapa hari kemarin, khalayak pasar dikejutkan oleh keputusan pemerintah yang mengubah tarif bea meterai menjadi satu harga sebesar Rp 10.000 untuk di tahun 2021 mendatang. Penetapan bea meterai ini sendiri, tak pelak menambah panjang sederet keputusan pemerintah dalam beberapa bulan terakhir ini. Jika demikian keputusannya, bagaimana penerapan bea meterai Rp 10.000 di tahun 2021 nanti? Benarkah transaksi saham juga dikenakan tarif bea meterai tersebut? Lantas bagaimana dampaknya? RUU Bea Meterai Disahkan Pengesahan RUU Bea Meterai Tingkat I pada 3 September 2020. Source: www.dpr.go.id/berita/detail/id/29959/t/Penerimaan+Negara+Dari+Bea+M ...
ITMG ADRO PTBA Industri Batubara di Indonesia, Tak Jadi Membara ? - Rivan Kurniawan
07 Sep 2020 09:44 (14 hari lalu) - Tahun 2020 yang penuh kejutan ini rasanya belum menjadi tahunnya emas hitam, sebutannya untuk batubara. Sampai artikel ini ditulis, harga batubara telah turun -26% YtD dari US$70 di awal tahun menjadi tinggal US$51.58. Tentu saja bukan pertanda yang baik untuk perusahaan yang bergerak di industri batubara. Sekarang ditambah lagi kabar bahwa China dan India, sebagai dua negara dengan konsumsi batubara terbesar di dunia, justru ingin memperketat impor batubara. Kira-kira dengan berita ini, bagaimana prospek industri batubara ke depannya? Overview Industri Batubara di Dunia Sebelum membahas prospek dan dampak dari pembatasan impor batubara yan ...
 Repo Saham DUCK oleh Pemegang Saham Pengendali-Rivan Kurniawan
04 Sep 2020 09:40 (17 hari lalu) - Selama ±1 tahun ini, PT Asia Kuliner Sejahtera (AKS), pemegang saham PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK), terus melakukan penjualan saham DUCK. PT AKS yang sebelumnya memegang 60.0% saham DUCK, saat ini hanya tersisa 20.26% saham DUCK saja. Banyak investor yang bertanya siapa PT Asia Kuliner Sejahtera (AKS) ini? Dan apa motif dari penjualan sahamnya? Silakan Anda baca selengkapnya pada artikel ini… Lika Liku Pemegang Saham DUCK Sebelum kita membahas mengenai dari transaksi REPO yang dilakukan oleh AKS selaku pemegang saham pengendali DUCK… Anda perlu mengetahui bahwa DUCK ini termasuk perusahaan yang suka “gonta-ganti” struktur pemegang saham. ...
  Artikel 1 sampai 10