TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk


Saham TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
TBIG Prospek jernih bisnis menara TBIG
27 Oct 2020 18:09 (1 hari 12 jam lalu) - Reporter: Harian Kontan Editor: Harris Hadinata KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah mengumumkan laporan keuangan kuartal III-2020. Sampai periode tersebut, laba bersih TBIG tercatat mencapai Rp 792 miliar, naik 22,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh pendapatan yang naik 13,5% di periode yang sama, menjadi Rp 3,9 triliun. Telkom Seluler memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan TBIG, yaitu sebesar Rp 1,5 triliun. Jumlah ini setara dengan 39,27% dari total pendapatan. Pendapatan dari Hutchinson naik sebesar 56,9% menjadi Rp 576 miliar. Jumlahnya setara dengan 1 ...
TBIG Memiliki Arus Kas Kuat - TBIG Cetak Pendapatan Rp 3,9 Triliun | Neraca.co.id
27 Oct 2020 11:46 (1 hari 19 jam lalu) - NERACA Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) di kuartal tiga 2020 masih membukukan pertumbuhan positif. Dimana perseroan berhasil membukukan pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp3.937 miliar dan Rp3.404 miliar. Jika pencapaian triwulan ketiga ini disetahunkan, maka total pendapatan dan EBITDA perseroan mencapai Rp5.440 miliar dan Rp4.720 miliar. Selain itu, perseroan juga memiliki 31.703 penyewaan dan 16.215 site telekomunikasi. Site telekomunikasi milik perseroan terdiri dari 16.093 menara telekomunikasi dan 122 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebany ...
TBIG Perusahaan Telko Berlomba Sewa Menaranya, TBIG Raup Untung Besar!
26 Oct 2020 17:17 (2 hari 13 jam lalu) - WE Online, Jakarta- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk.(TBIG) perusahaan penyewaan menara telekomunikasi ini berhasil memperoleh untung sebesar Rp747 miliar dari Januari hingga September 2020 ini. Angka tersebut naik 22% jika dibandingkan dengan keuntungan periode yang sama tahun lalu Rp611 miliar. Kenaikan laba didorong oleh peningkatan pendapatan perseroan yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp3,93 triliun hingga September 2020 naik sekitar 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,47 triliun. Kinerja yang monccer tersebut diperoleh perseroan dari penyewaan menara kepada perusahaan telkomunikasi seperti Telkom, Indosat, XL Ax ...
TLKM TBIG Dapat Sewa Telkomsel, Laba TBIG Q3 Naik 22% jadi Rp 747 M
26 Oct 2020 14:59 (2 hari 15 jam lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- Emiten infrastruktur menara Grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 747,47 miliar pada 9 bulan tahun ini atau per September, naik 22,14% dari periode yang sama tahun lalu Rp 611,96 miliar. Kenaikan laba bersih ini seiring dengan pendapatan perusahaan yang juga naik menjadi Rp 3,94 triliun, naik 13,54% dari periode yang sama tahun lalu Rp 3,47 triliun. Beban pokok pendapatan juga naik menjadi Rp 738,76 miliar dari September 2019 yakni Rp 653,81 miliar. Berdasarkan laporan keuangan publikasi, pendapatan terbesar berasal dari Telkomsel (PT Telekomunikasi Selular), a ...
TBIG Pendapatan dan laba bersih meningkat, Tower Bersama (TBIG) lampaui target penyewaan
26 Oct 2020 12:24 (2 hari 18 jam lalu) - Reporter: Nur Qolbi Editor: Yudho Winarto KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membukukan pendapatan Rp 3,9 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2020. Jumlah ini meningkat 13,5% dibanding pendapatan pada periode sama tahun 2019 yang sebesar Rp 3,47 triliun. Kenaikan pendapatan ini terjadi seiring dengan meningkatnya penyewaan dari pelanggan TBIG, khususnya yang termasuk lima besar. Penambahan sewa terbanyak dicatatkan oleh PT Hutchison 3 Indonesia, yakni sebesar 57% year on year (yoy), dari Rp 367,14 miliar menjadi Rp 576,25 miliar. Kemudian, PT Smartfren Teleco ...
TBIG TBIG Catat Pertumbuhan Laba 22 Persen Pada Kuartal III 2020
26 Oct 2020 09:40 (2 hari 21 jam lalu) - Pasardana.id- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) pada akhir September tahun 2020 mencatatkan laba bersih sebesar Rp747,46 miliar, naik 22,14 persen dibanding akhir kuartal III 2019 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp611,96 miliar. Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2020 dengan emiten anjungan telekomunikasi itu yang dimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Senin(26/10/2020). Jelasnya, dalam laporan keuangan tersebut tertera total pendapatan pada akhir kuartal III tahun 2020 sebesar Rp3,93 triliun, naik 13,48 persen dibanding periode yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp3,46 triliun. Sementara beban ...
Artikel lain:
    icon EmitenNews.com:   Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Bukukan Laba Naik 22,14 Persen Jadi Rp747,46 Miliar di Kuartal III-2020 - Emitennews - 26 Oct 2020 12:08 (2 hari 18 jam lalu)
TBIG TBIG scores Rp 3.93 trillion in 9M20 revenue | IDNFinancials
26 Oct 2020 11:39 (2 hari 19 jam lalu) - JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk. (TBIG) today released its interim financial statements for the nine months period ended 30 September 2020. During the nine months ended 30 September 2020, TBIG generated revenue and EBITDA amounting to Rp3,937 billion and Rp3,404 billion, respectively. Hardi Wijaya Liong, CEO of TBIG, commented, “We have already surpassed our full year 2020 guidance of 3,000 tenancies with our gross organic adds to 3,319 tenancies in the first nine months of 2020. The continued robust growth in collocations has improved our tenancy ratio to 1.96, from 1.85 at the end of 2019. We are focused on executing the or ...
TBIG Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Ditelaah Secara Terbatas
TBIG TOWR Ada sentimen omnibus law, ini rekomendasi saham emiten menara dari analis
26 Oct 2020 08:00 (2 hari 22 jam lalu) - Reporter: Hikma Dirgantara Editor: Tendi Mahadi KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Undang Undang (UU) Cipta Kerja atawa omnibus law diperkirakan akan memberikan dampak nyata terhadap kinerja emiten menara. Pasalnya, dalam klaster telekomunikasi RUU Omnibus Law kan terdapat kebijakan berbagi infrastruktur. Lantas seperti apa dampak omnibus law ini terhadap emiten menara? Analis Samuel Sekuritas Yosua Zisokhi justru cenderung memandang RUU Omnibus Law tersebut justru memberi sentimen negatif. Memang, ia melihat investor asing bisa memberikan pendanaan mengingat valuasi emiten menara di Indonesia, masih lebih atraktif dibandingkan emiten menara di Amerik ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10