SSIA Surya Semesta Internusa Tbk


Saham SSIA Surya Semesta Internusa Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
SSIA Meski Harga Lebih Rendah, Capaian Penjualan Lahan Positif Bagi Prospek Saham SSIA
21 Sep 2018 10:36 (1 hari 11 jam lalu) - Ipotnews- Surya Semesta Internusa (SSIA ) membukukan penjualan lahan 8 hektare dengan harga penjualan rata-rata (ASP) USD120. Capaian ini setara 80 persen perkiraan Indo Premier untuk penjualan 2018 yang seluas 10 hektare. "Kami menilai positif pencapaian itu meski dengan ASP yang lebih rendah, mengingat penjualan lahan industri merupakan satu-satunya andalan SSIA mendapatkan margin yang tinggi," papar Tim Analis Indo Premier Sekuritas, Jumat (21/9). Disebutkan, ASP untuk penjualan 8 hektare tersebut 20 persen lebih rendah dari asumsi yang senilai USD150 per meter persegi. Di sisi lain, unit perseroan, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA ) melapo ...
SSIA Premier Insight : SSIA, booked industrial land sales of 8ha with ASP of US$120
21 Sep 2018 09:20 (1 hari 12 jam lalu) - Download PDF Surya Semesta Internusa (SSIA IJ; Rp472; Buy) booked industrial land sales of 8ha with ASP of US$120. With this sales SSIA fulfilled 80% of our FY18 sales assumption of 10ha. However, the ASP is 20% lower than our ASP assumption of US$150. In addition, NRCA reported new contract of Rp1.3tn in 8M18, forming 34% of company's FY18 guidance of Rp3.8tn. Comment: We are positive on the news despite lower ASP, as industrial land sales is SSIA 's only high margin business. In the other hand in construction segment, NRCA is still waiting for the decision for tender process of access toll Patimban with contract estimate of 25% from p ...
SSIA Premier Insight : SSIA, has acquired 1,000ha in Subang
20 Sep 2018 09:13 (2 hari 12 jam lalu) - Download PDF Surya Semesta Internusa (SSIA ; Rp468; Buy) has acquired 1,000ha in Subang, with average acquisition cost of Rp125k/sqm. SSIA targets the acquisition of additional 200ha for the remaining 2018. In addition, SSIA is planning to start the presales of Subang industrial estate in late of 2018 or early 2019, while scheduling land hand over in late 2020. (Company). Sumber: IPS RESEARCH
SSIA Tantangan Terberat Surya Semesta Belum Berakhir | Investor Daily
18 Sep 2018 09:37 (4 hari lalu) - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) nampaknya belum bisa berbuat banyak akibat rendahnya permintaan lahan industri dan minimnya cadangan lahan industri siap jual tahun ini. Hal ini berpotensi membuat perseroan merugi sepanjang 2018. Meski perseroan diperkirakan merugi tahun ini. Sejumlah analis, Danareksa Sekuritas dan Sinarmas Sekuritas, masih memberikan pandangan positif terhadap kinerja keuangan perseroan ke depan. Surya Semesta diproyeksikan mulai bangkit tahun depan. Penopang utamanya diharapkan datang dari dimulainya penjualan lahan industri Subang. Analis Danareksa Sekuritas Yudha Gautama mengatakan, minimnya kontribusi segmen prop ...
SSIA SSIA Berpeluang Memulai Uptrendnya
17 Sep 2018 16:36 (5 hari lalu) - SSIA berpeluang kembali menguat dengan membentuk pola bullish cup and handle. Pola ini menandakan bahwa jika SSIA mampu menembus resistennya, SSIA berpeluang melanjutkan kenaikannya menuju target pertama di 540 dan jika target 540 tercapai, SSIA berpeluang terus menguat menuju 570. Indikator teknikal MACD yang baru golden cross mendukung potensi uptrend SSIA. Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 494. Target pertama di 540 dan target kedua di 570.
SSIA Danareksa Equity Snapshot - Surya Semesta Internusa (SSIA IJ. IDR478. HOLD. TP: IDR500)
17 Sep 2018 09:53 (5 hari lalu) - Surya Semesta Internusa(SSIA IJ) So Close Yet So Far   We expect SSIA to book flat revenues of Rp3.3tn in FY18 (+0.6% YoY), mostly driven by 2.5% growth in construction revenues to Rp2.2tn. The FY18 new contracts are expected to be flat at Rp2.8tn and the company may potentially obtain a new contract from the tender of the Patimban toll road in 4Q18. We expect a minimal contribution from existing industrial land sales due to weak demand and limited land specifications while the Subang landbank is not ready for sale. Maintain HOLD but with a lower TP of Rp500, based on a 76% discount to NAV.   Steady construction revenues. We expect cons ...
SSIA Dapat Pinjaman IFC, SSIA Batal Terbitkan Obligasi Rp 1,1 T
07 Sep 2018 15:18 (15 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membatalkan rencana penertbitan obligasi berkelanjutan yang totalnya mencapai Rp 2 triliun. Presiden Direktur SSIA, Johannes Suriadjaja, mengatakan perseroan sudah mendapatkan sumber pendanaan dari lembaga lain. "Perseroan hanya melakukan penerbitan obligasi berkelanjutan sebesar Rp 900 miliar," kata Johannes melalui keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Jumat (7/9/2018). SSIA menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I dalam 2 seri dengan jangka waktu yang berbeda, pada 2016. Seri A ditawarkan sebanyak Rp 510 miliar dengan tenor 3 tahun dan kupon 9,875% ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   SSIA Hanya Terbitkan Obligasi Rp 900 Miliar - Miliki Kocek Tebal dari IFC - 10 Sep 2018 14:17 (12 hari lalu)
SSIA Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek/Perubahan Struktur Pemegang Saham
SSIA PT Surya Semesta Hanya Tawarkan Obligasi Rp900 M
07 Sep 2018 14:47 (15 hari lalu) - Jakarta - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA ) menjelaskan hanya akan menerbitkan obligasi berkelanjutan sebesar Rp900 miliar dari target awal Rp2 triliun. Periode penawaran obligasi berkelanjutan I Surya Semesta Internusa tahap I tahun 2016 akan berakhir pada 13 September 2018. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (7/9/2018). Perseroan menjelaskan langkah tersebut karena menggunakan sumber pendanaan alternatif untuk kebutuhan pengembangan usaha di tahun 2017 dan 2018. SSIA adalah emiten yang berusaha dalam bidang industri, perdagangan, pembangunan, pertanian, pertambangan dan jasa, termasuk mendirikan perusahaan di bidan ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10