SRIL Sri Rejeki Isman Tbk


Saham SRIL Sri Rejeki Isman Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
SRIL WSBP 17 Emiten Masuk Daftar Pemantauan Khusus, dari Sritex hingga Waskita Precast
21 Jul 2021 05:45 (4 hari lalu) - JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan sebanyak 17 emiten dalam daftar efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus (watchlist). Daftar ini berlaku efektif sejak 19 Juli 2021. Kepala Divisi Layanan dan Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Saptono Adi Junarso mengatakan, 17 emiten tersebut dimasukkan dalam papan pemantauan khusus setelah memenuhi setidaknya satu kriteria. "Dari 11 kriteria yang ditetapkan, 17 emiten yang masuk watchlist memenuhi kriteria nomor 2,3,8, dan 9," kata dia dalam keterangan tertulis. Saptono menyontohkan, PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) dimasukkan dalam daftar pemantauan khusus, ...
PBRX SRIL BEI Pantau Khusus 17 Perusahaan Publik, Ada Sritex hingga Pan Brothers - Bursa Katadata.co.id
19 Jul 2021 19:07 (5 hari lalu) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan daftar efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan dalam pemantauan khusus (watchlist) mulai Senin (19/7). Untuk tahap pertama, bursa memasukkan 17 saham ke dalam daftar pemantauan khusus. "Pada penerapannya yang pertama kali kami keluarkan ini, ada 17 perusahaan tercatat yang sudah masuk ke daftar efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan dalam pantauan khusus," kata Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi dalam konferensi pers, Senin (19/7). Penerapan ini diatur dalam Peraturan Nomor II-S tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus yang telah diberlakukan pada Jumat (16/7). Pada p ...
Artikel lain:
    icon Katadata:   Dari Sritex sampai Pan Brothers, 17 Emiten Masuk Pemantauan Khusus BEI - 19 Jul 2021 19:07 (5 hari lalu)
SRIL WSBP SRIL Hingga WSBP Jadi 17 Saham Dalam Pemantauan Khusus
19 Jul 2021 09:26 (6 hari lalu) - Pasardana.id- Regulator bursa resmi menerbitkan daftar penghuni perdana efek bersifat pemantauan khusus yang mulai efektif pada tanggal 19 Juli 2021. Daftar efek ini diharapkan dapat memberi perlindungan pada investor. “Menunjuk Peraturan Nomor II-S tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus dan dalam rangka memberikan perlindungan kepada Investor terkait informasi fundamental dan/atau likuiditas Perusahaan Tercatat, dengan ini Bursa menetapkan Daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus,” tulis manajemen BEI, Minggu(18/7/2021). Rincianya, 1. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk(IDXKBRI) karena tidak memb ...
SRIL Sritex Digugat PKPU di RI, Singapura & AS, Gimana Hasilnya?
24 Jun 2021 10:55 (1 bulan 22 jam lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten tekstil, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) menyatakan saat ini perseroan sedang dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di tiga negara, antara lain Indonesia, Singapura, dan Amerika Serikat (AS). Communication Head Sri Rejeki Isman Joy Citradewi menyampaikan, untuk proses PKPU di Indonesia, Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang telah memutuskan untuk mengabulkan permintaan perusahaan untuk memperpanjang proses PKPU hingga 90 hari ke depan. Perpanjangan ini dimohonkan kepada Pengadilan mengingat kompleksitas proses restrukturisasi utang perusahaan. "Kami berharap dengan ...
Artikel lain:
    icon SINDOnews:   Sritex Jalani PKPU di 3 Negara Berbeda, Ini Kabar Terbarunya - 24 Jun 2021 16:49 (1 bulan 16 jam lalu)
SRIL Terbelit PKPU di 3 Negara Sekaligus, Sritex: Besar Harapan Kami untuk....
24 Jun 2021 16:39 (1 bulan 16 jam lalu) - WE Online, Jakarta - PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) tengah berhadapan dengan perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di tiga negara, yakni Indonesia, Singapura, dan Amerika Serikat (AS). Untuk perkara di Indonesia, Pengadilan Negeri Semarang memutuskan untuk memperpanjang proses PKPU hingga 90 hari ke depan. Corporate Communication Sritex, Joy Citradewi, mengungkapkan bahwa perpanjangan tersebut diajukan karena adanya kompleksitas proses restrukturasi utang Sritex. Dengan diputuskannya perpanjangan PKPU tersebut, Sritex berharap proses perdamaian dengan para stakeholder dapat diselesaikan dengan baik dan menyeluruh. Baca Juga: ...
SRIL Punya Utang Rp 20 T, Saham Sritex Disingkirkan dari Empat Indeks Bursa - Bursa Katadata.co.id
24 Jun 2021 11:53 (1 bulan 21 jam lalu) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) dari penghitungan empat indeks saham di pasar modal. Hal itu dilakukan seiring kondisi perusahaan yang tak sanggup membayar kewajiban kepada sejumlah kreditur. Keempat indeks tersebut antara lain, Indeks Kompas100, Indeks IDX80, IDX Value30, dan IDX ESG Leaders. Emiten berkode saham SRIL ini diganti pada masing-masing indeks dengan saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). "Perubahan konstituen pada indeks tersebut efektif berlaku pada tanggal 21 Juni 2021," ujar Kepala Divisi Pengaturan dan Operasion ...
SRIL Sritex Dapat Perpanjangan PKPU 90 Hari, Bagaimana di Singapura dan AS? - Korporasi Katadata.co.id
24 Jun 2021 11:33 (1 bulan 22 jam lalu) - Perjalanan bisnis berliku PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) memasuki babak baru. Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang memutuskan untuk memperpanjang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) senilai Rp 5,5 miliar hingga 90 hari ke depan, tepatnya sampai 21 September 2021. Jangka waktu penundaan lebih singkat dari permohonan Sritex kepada majelis hakim yang ingin memperpanjang PKPU hingga 120 hari. Menurut manajemen Sritex, perpanjangan itu dimohonkan karena kompleksitas proses restrukturisasi utang perusahaan. "Kami berharap dengan adanya perpanjangan ini, proses menuju perdamaian antara Sritex dan para pemangku k ...
SRIL Imbas Gagal Bayar Utang, Sritex Didepak dari 4 Indeks Saham
23 Jun 2021 11:30 (1 bulan 1 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen tekstil, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) harus keluar dari sejumlah indeks acuan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setidaknya, emiten dengan kode saham SRIL ini terpental dari empat indeks di Bursa, yakni Indeks Kompas100, yang digantikan oleh PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Kedua, SRIL juga terdepak dari indeks IDX-80 yang digantikan oleh BMTR. Selanjutnya, SRIL juga terpental dari indeks IDX Value30 dan IDX ESG Leaders yang masing-masing digantikan oleh PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Dalam pengumuman yang disampaikan otoritas bursa dalam evaluasi insidental in ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10