SRIL Sri Rejeki Isman Tbk


Saham SRIL Sri Rejeki Isman Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
SRIL Restrukturisasi Utang Rumit, PKPU Sitex Diperpanjang 77 Hari - Korporasi Katadata.co.id
29 Sep 2021 17:48 (17 hari lalu) - PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) dan entitas anak memperoleh putusan perpanjangan masa Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari Pengadilan Negeri Semarang selama 77 hari hingga 6 Desember 2021. Perpanjangan diberikan atas permintaan dari manajemen Sritex. Berdasarkan surat keterbukaan informasi yang diunggah Rabu (29/9) dijelaskan, pada 20 September 2021 Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada PN Semarang mengeluarkan putusan nomor 12/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Smg yang mengabulkan perpanjangan PKPU tetap pada debitur selama 77 hari. Dengan adanya perpanjangan PKPU, maka operasional Sritex dan anak usaha tetap berjalan normal sebagaiman ...
Artikel lain:
    icon Katadata:   Restrukturisasi Utang Rumit, PKPU Sritex Diperpanjang 77 Hari - 29 Sep 2021 17:48 (17 hari lalu)
SRIL TNI-Polri Gandeng Sritek Gelar Vaksinasi untuk 30 Ribu Masyarakat
16 Sep 2021 12:31 (1 bulan 15 jam lalu) - JawaPos.com – Upaya percepatan vaksinasi Coivid-19 terus dilakukan oleh pemerintah. Untuk di beberapa daerah, TNI-Polri pun aktif menggandeng kalangan pengusaha dan tokoh masyarakat. Salah satunya di PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex. “Pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 oleh PT Sritex ini menjangkau seluruh karyawan Sritex dan masyarakat di wilayah Sukoharjo, dengan jumlah peserta vaksinasi mencapai 30.000 orang,” kata Direktur Utama PT Sritex Iwan S Lukminto melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (16/9). Diketahui, vaksinasi di Solo Raya khususnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, guna membantu pemerintah menc ...
SRIL GIAA BINA Sritex (SRIL) Bebas, BEI Isolasi Saham Garuda (GIAA) dan Bank Ina (BINA)
27 Jul 2021 13:05 (2 bulan 21 hari lalu) - EmitenNews.com- Tiga saham bebas dari daftar efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus alias isolasi. Tiga emiten itu, PT Grand Kartech (KRAH), PT Sri Rejeki Isman (SRIL), dan PT Waskita Beton Precast (WSBP). Itu berdasar pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/7). Saham tiga emiten itu, sebelumnya masuk kriteria nomor 8 pansus, yaitu dalam kondisi dimohonkan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) atau dimohonkan pailit. Menyusul lansiran terbaru itu, tersisa 17 emiten masuk pansus berlaku efektif pada Selasa (27/7). Selanjutnya, enam emiten memenuhi kriteria nomor 2, dengan laporan keuangan auditan terakhir mendapat opini ...
SRIL WSBP 17 Emiten Masuk Daftar Pemantauan Khusus, dari Sritex hingga Waskita Precast
21 Jul 2021 05:45 (2 bulan 27 hari lalu) - JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan sebanyak 17 emiten dalam daftar efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus (watchlist). Daftar ini berlaku efektif sejak 19 Juli 2021. Kepala Divisi Layanan dan Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Saptono Adi Junarso mengatakan, 17 emiten tersebut dimasukkan dalam papan pemantauan khusus setelah memenuhi setidaknya satu kriteria. "Dari 11 kriteria yang ditetapkan, 17 emiten yang masuk watchlist memenuhi kriteria nomor 2,3,8, dan 9," kata dia dalam keterangan tertulis. Saptono menyontohkan, PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) dimasukkan dalam daftar pemantauan khusus, ...
PBRX SRIL BEI Pantau Khusus 17 Perusahaan Publik, Ada Sritex hingga Pan Brothers - Bursa Katadata.co.id
19 Jul 2021 19:07 (2 bulan 29 hari lalu) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan daftar efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan dalam pemantauan khusus (watchlist) mulai Senin (19/7). Untuk tahap pertama, bursa memasukkan 17 saham ke dalam daftar pemantauan khusus. "Pada penerapannya yang pertama kali kami keluarkan ini, ada 17 perusahaan tercatat yang sudah masuk ke daftar efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan dalam pantauan khusus," kata Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi dalam konferensi pers, Senin (19/7). Penerapan ini diatur dalam Peraturan Nomor II-S tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus yang telah diberlakukan pada Jumat (16/7). Pada p ...
Artikel lain:
    icon Katadata:   Dari Sritex sampai Pan Brothers, 17 Emiten Masuk Pemantauan Khusus BEI - 19 Jul 2021 19:07 (2 bulan 29 hari lalu)
SRIL WSBP SRIL Hingga WSBP Jadi 17 Saham Dalam Pemantauan Khusus
19 Jul 2021 09:26 (2 bulan 29 hari lalu) - Pasardana.id- Regulator bursa resmi menerbitkan daftar penghuni perdana efek bersifat pemantauan khusus yang mulai efektif pada tanggal 19 Juli 2021. Daftar efek ini diharapkan dapat memberi perlindungan pada investor. “Menunjuk Peraturan Nomor II-S tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus dan dalam rangka memberikan perlindungan kepada Investor terkait informasi fundamental dan/atau likuiditas Perusahaan Tercatat, dengan ini Bursa menetapkan Daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus,” tulis manajemen BEI, Minggu(18/7/2021). Rincianya, 1. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk(IDXKBRI) karena tidak memb ...
SRIL Sritex Jalani PKPU di 3 Negara Berbeda, Ini Kabar Terbarunya
24 Jun 2021 16:49 (3 bulan 24 hari lalu) - JAKARTA- PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex saat ini tengah menghadapi persoalan utang. Saat ini perseroan tengah menjalani beberapa gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di tiga negara sekaligus, yaitu Indonesia, Singapura, dan Amerika Serikat. Mengenai proses PKPU di Indonesia, Corporate Communication Sritex Joy Citradewi menjelaskan bahwa Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang telah memutuskan untuk mengabulkan permintaan perusahaan untuk memperpanjang proses PKPU hingga 90 hari ke depan. "Perpanjangan ini dimohonkan kepada pengadilan mengingat kompleksitas proses restrukturisasi utang perusa ...
SRIL Terbelit PKPU di 3 Negara Sekaligus, Sritex: Besar Harapan Kami untuk....
24 Jun 2021 16:39 (3 bulan 24 hari lalu) - WE Online, Jakarta - PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) tengah berhadapan dengan perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di tiga negara, yakni Indonesia, Singapura, dan Amerika Serikat (AS). Untuk perkara di Indonesia, Pengadilan Negeri Semarang memutuskan untuk memperpanjang proses PKPU hingga 90 hari ke depan. Corporate Communication Sritex, Joy Citradewi, mengungkapkan bahwa perpanjangan tersebut diajukan karena adanya kompleksitas proses restrukturasi utang Sritex. Dengan diputuskannya perpanjangan PKPU tersebut, Sritex berharap proses perdamaian dengan para stakeholder dapat diselesaikan dengan baik dan menyeluruh. Baca Juga: ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10