SMRA Summarecon Agung Tbk


Saham SMRA Summarecon Agung Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
SMRA Indeks LQ-45 Turun Tipis, Saham Summarecon Anjlok 3,87 Persen | Britama.com
20 Nov 2017 19:08 (18 jam lalu) - britama.com, 20-Nop-2017, Indeks LQ-45 ditutup turun 0,04 poin (-0,00%) ke level 1.010,96 dengan total transaksi sebesar Rp3,49 triliun dan investor asing tercatat masuk sebanyak Rp162,18 miliar (beli bersih Rp162,18 miliar di Pasar Reguler dan Rp0,95 miliar di Pasar Nego). Level tertinggi Indeks LQ-45 pada perdagangan hari ini adalah 1.022,08 dan level terendah berada di 1.010,96. Dari 45 emiten yang masuk dalam perhitungan indeks LQ-45 (Periode Agustus 2017 s/d Januari 2018), terdapat 25 emiten yang turun. Sementara, emiten yang naik sebanyak 15 emiten dan 5 emiten lainnya tetap. Emiten yang mengalami pelemahan terbesar, yaitu: Summarecon ...
SMRA Perlambatan Bisnis Properti Terus Berlanjut - Kompas.com
20 Nov 2017 13:31 (23 jam lalu) - JAKARTA, KompasProperti - Perlambatan bisnis properti diprediksi masih terus berlanjut hingga tutup tahun 2017 dan awal 2018. Kendati tingkat penjualan pada beberapa proyek properti tertentu terlihat menggeliat, namun hal itu belum cukup kuat membangkitkan gairah pasar properti. Hal ini terungkap dalam laporan Bank Indonesia (BI) mengenai Survei Harga Properti Residensial yang dirilis 13 November 2017. Laporan tersebut menyebutkan, responden yang disurvei memperkirakan perlambatan bisnis properti bakal berlanjut sampai akhir tahun ini. Untuk diketahui, responden yang disurvei merupakan pengembang yang beroperasi di wilayah Jakarta, Bogor, ...
SMRA Target Price SMRA
17 Nov 2017 10:42 (4 hari lalu) - Saham PT.Summarecon Agung Tbk (SMRA) disarankan "Hold" (Hold Rating) dengan target harga di Rp 1110 Hal itu dikutip dari hasil riset analis Yehuda Anthony H, Philip Sekuritas
SMRA Menakar prospek properti Summarecon Agung
17 Nov 2017 09:02 (4 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lesunya industri properti masih membayangi kinerja PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Meskipun laba bersihnya melonjak, marketing sales SMRA belum optimal. Pada kuartal III-2017, pendapatan SMRA turun 10% menjadi Rp 1,3 triliun. Padahal, di kuartal dua, pendapatannya Rp 1,4 triliun. Namun periode Januari-September 2017, pendapatan SMRA naik 10,51% menjadi Rp 3,99 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan, laba bersihnya Rp 119 miliar, melonjak Rp 107,32%. Analis Phillip Sekuritas Yehuda Anthony Harahap mengatakan, rendahnya permintaan properti membuat pemasukan SMRA berkurang. Hal ini terlihat dari pe ...
INDY BKSL SMRA Inilah saham baru MSCI Small Cap Index
15 Nov 2017 08:05 (6 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) bakal mulai memberlakukan komposisi baru pada 30 November mendatang. Ada tujuh emiten yang mengalami perubahan dalam MSCI Global Small Cap Index. Pendatang baru di indeks saham kapitalisasi kecil ini adalah PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN). Informasi saja, SMRA, LPKR dan MNCN merupakan saham yang sebelumnya menghuni indeks MSCI Global Standard. Namun, ketiganya harus turun k ...
INDY TOPS LPKR BKSL SMRA Simak prospek penghuni baru indeks MSCI ini
14 Nov 2017 21:19 (6 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengubah komposisi saham pada indeks acuannya. Lembaga ini kembali melakukan rebalancing pada daftar MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index. Perubahan komposisi itu akan efektif pada 30 November 2017. Saham yang masuk dalam MSCI Global Standard Index yakni PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Masuknya BBTN bersamaan dengan tergeser keluarnya tiga saham lain, yakni PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Sementara itu, untuk MSCI Global Small Cap Index juga kedatangan pendatang baru. Di antaran ...
BBTN LPKR AISA SMRA BTN Masuk Jajaran Indeks Saham Global - Bisnis Liputan6.com
14 Nov 2017 13:15 (6 hari lalu) - Liputan6.com, Jakarta - Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali rebalancing atau mengubah isi portofolio saham yang menjadi pembentuk perhitungan indeks MSCI. Rebalancing saham tersebut berlaku mulai 30 November 2017. MSCI pun kembali memasukkan saham-saham asal Indonesia ke indeks MSCI global standard dan indeks MSCI global small cap. Selain itu juga ada saham-saham yang dihapus dalam indeks saham MSCI. Demikian mengutip dari indeks MSCI review, Selasa (14/11/2017). Ada satu saham asal Indonesia yang masuk indeks MSCI Global Standard, dan tiga saham dihapus. Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) masuk dalam jajaran indeks sa ...
BBTN LPKR SMRA Menakar perubahan indeks saham MSCI
14 Nov 2017 08:39 (7 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan kembali melakukan perubahan komposisi portofolio indeksnya bulan ini. Mengutip Bloomberg, Senin (13/11), beberapa saham Indonesia bakal terkena rebalancing dalam Emerging Market Index. Satu saham bank yakni PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dikabarkan masuk dalam indeks MSCI tersebut. Dan, ada dua saham emiten properti yang disebut-sebut keluar dari Emerging Market Index: PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee menilai, saham BBTN memang layak jadi anggota baru indeks MSCI. "Kinerjanya cukup bagus karen ...
SMRA Keterbukaan Informasi Yang Perlu Diketahui Publik        [SMRA]
BBTN LPKR SMRA Saham LPKR dan SMRA masih layak dikoleksi
13 Nov 2017 22:20 (7 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali mengatur ulang komposisi portofolionya untuk pasar negara berkembang di bulan ini. Meski dua saham properti dikeluarkan dari indeks ini, analis menilai kedua saham tersebut masih layak dikoleksi oleh investor lokal. Setiap Mei dan November, indeks saham yang kerap jadi acuan bagi para investor asing dalam berinvestasi di pasar negara berkembang ini diatur oleh MSCI untuk menyeimbangkan portofolionya. Di bulan ini, kabarnya saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan dikeluarkan dari indeks ini. Head of Research OSO Sekuritas Riska Afri ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10