SMRA Summarecon Agung Tbk


Saham SMRA Summarecon Agung Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
EXCL SMRA Sinarmas Sekuritas: Pantau Saham SMRA, EXCL, INDF, UNVR - Market Bisnis.com
12 Nov 2019 09:06 (23 jam lalu) - Bisnis.com, SEMARANG—Sinarmas Sekuritas merekomendasikan kepada investor untuk memantau saham SMRA, EXCL, INDF, dan UNVR pada perdagangan Selasa (12/11/2019). Dalam publikasi risetnya tim analis Sinarmas Sekuritas menuliskan, pada hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan rentang 6.118 - 6.230. IHSG belum berhasil breakout resistan 6.180 dan berpeluang menguji rupport Trendline 6.125 dan 6.086. Namun, jika JCI breakout resistan 6.180 akan mencoba resistan 6.230 dan 6.257. Indikator Stoc osc dan MACD mengindikasikan pola downtrend. “Level Support 6.118, 6.086, sedangkan level resistan 6.180, 6.230,” paparnya. Berikut ulasan sej ...
SMRA Laris, Rumah Mungil Tiga Kamar di Klaster Agnesi
08 Nov 2019 17:56 (4 hari lalu) - HousingEstate, Jakarta - Untuk kesekian kali PT Summarecon Agung, Tbk. melansir rumah mungil dua lantai. Terbaru, yang dilaunching 2 November 2019 lalu, adalah klaster Agnesi di kawasan Symphonia, Summarecon Serpong, Tangerang (Banten). Ada tiga tipe yang dipasarkan, yaitu tipe 5 luas bangunan 60 m2 dengan kaveling 5×10,5, tipe 6 (69/6×12), dan tipe 7 (80/7×12). Total rumah yang akan dikembangkan sebanyak 266 unit. Dari jumlah itu yang dipasarkan baru 231 unit. Menurut salah satu staf marketingnya, sejauh ini sudah terjual 90 persen lebih, atau 209 unit. “Tipe 6 dan 7 sudah sold out, stok yang masih banyak tinggal tipe 5,” katanya. Kenapa l ...
SMRA Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek/Perubahan Struktur Pemegang Saham
SMRA Summarecon Serpong Jual Rumah Sebanyak 208 Unit Dalam Sehari
05 Nov 2019 21:09 (7 hari lalu) - WE Online, Jakarta- Summarecon Serpong, salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) berhasil menjual sebanyak 208 unit Klaster Agnesi yang merupakan bagian dari kawasan hunian Symphonia, dalam waktu empat jam. Launching klaster ini dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 2 November 2019 di Plaza Summarecon Serpong. Director Summarecon Serpong, Magdalena Juliati, Executive mengatakan bahwa klaster ini melengkapi lima klaster yang telah habis terjual sebelumnya, berada pada District Harmony yaitu Verdi, Vivaldi, Rossini hingga hunian premium Mozart serta yang terakhir mulai dibuka District Melody dengan cluster perdananya adalah Marti ...
Artikel lain:
    icon SINDOnews:   Summarecon Serpong Tutup Manis, 208 Unit Klaster Agnesi Terjual... - 05 Nov 2019 22:08 (7 hari lalu)
SMRA Ditawarkan Mulai Rp1 Miliar, Klaster Agnesi Terjual 208 Unit - Ekonomi Bisnis.com
04 Nov 2019 13:28 (8 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA — Klaster Agnesi yang merupakan bagian dari kawasan hunian Symphonia yang dikembangkan Summarecon Serpong mendapatkan respons yang positif dari pasar dengan dicatatkannya penjualan sebanyak 208 unit dalam waktu singkat. “[Sebanyak] 208 unit klaster Agnesi berhasil terjual hanya dalam waktu 4 jam,” ujar Magdalena Juliati, Executive Director Summarecon Serpong melalui siaran pers, Senin (4/11/2019). Baca juga: Summarecon Kebut Pembangunan Olive Residence Magdalena mengatakan bahwa klaster Agnesi bakal melengkapi lima klaster yang telah habis terjual sebelumnya yang berada di District Harmony yaitu Verdi, Vivaldi, Rossini, ...
PWON SMRA Dari Emiten Properti Ini, Hanya PWON Lampaui Ekspektasi
01 Nov 2019 14:53 (11 hari lalu) - Ipotnews- Seluruh emiten properti relatif telah merilis kinerja periode 3Q19. Hanya PWON yang menorehkan hasil kuat, lalu berikutnya adalah SMRA , JRPT dan terakhir CTRA . Tiga emiten properti terakhir membukukan kinerja di bawah ekspektasi. Tetapi secara kuartalan (QoQ) sebagian besar menorehkan profit dan marjin yang membaik (terutama CTRA dan SMRA karena keduanya muncul dari dasar yang rendah). "Salah satu tren yang Kami cermati adalah kenaikan proporsi pendapatan berulang (recurring income) di semua emiten, ke depan ini mungkin menjadi kecenderungan di tengah melambatnya pre sales dalam 3 tahun terakhir," demikian seperti dikutip da ...
SMRA Financial Statements 3Q 2019 of SMRA
31 Oct 2019 14:56 (12 hari lalu) - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA ) membukukan laba bersih pada Quarter 3 2019 sebesar 314,6 miliar. Naik bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 sebesar 203,3 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 21.85 per lembar. Berikut Laporan keuangan SMRA Quarter 3 2019: Account Quarter 3 2019 Last Price 1115 Share Out 14,4 B Market Cap. 16.085,9 B Balance Sheet Cash 1.597,3 B Total Asset 23.879,8 B S.T Debt 8.092,7 B L.T Debt 6.545,9 B Total Equity 9.241,3 B Income State ...
SMRA Saham SMRA | SUMMARECON AGUNG RAIH PERTUMBUHA LABA 54,71%
31 Oct 2019 13:33 (12 hari lalu) - IQPlus, (31/10) - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) meraih pertumbuhan laba sebesar 54,71% hingga periode 30 September 2019 menjadi Rp314,61 miliar dari laba Rp203,35 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendapatan neto naik menjadi Rp4,41 triliun dari Rp4,02 trilin dan laba kotor meningkat menjadi Rp2,05 triliun dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp1,91 triliun. Laba usaha naik menjadi Rp1,09 triliun dari laba usaha Rp1,05 triliun dan laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp419,99 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp399,08 miliar. Total aset perseroan m ...
SMRA Laba Summarecon Agung Tbk (SMRA) Naik 54,71 Persen Pada Kuartal III - Emitennews - Market & Update
31 Oct 2019 09:30 (12 hari lalu) - EmitenNews.com – Perusahaan pengembang properti, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatat pertumbuhan laba sebesar 54,71 persen hingga kuartal III tahun ini menjadi Rp314,61 miliar dari laba Rp203,35 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Mengutip laporan resminya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (31/10), kenaikan laba tersebut berasal dari pendapatan bersih yang naik menjadi Rp4,41 triliun dari Rp4,02 trilin. Sehingga, laba kotor meningkat menjadi Rp2,05 triliun dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp1,91 triliun. Selain itu, laba usaha naik menjadi Rp1,09 triliun dari laba usaha Rp1,05 triliun dan laba sebelum pajak penghas ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10