SMCB Holcim Indonesia Tbk


Saham SMCB Holcim Indonesia Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
SMCB Siapa Emiten Pertama dalam Sejarah BEI? - pasarmodal www.inilah.com
10 Aug 2017 12:50 (6 hari lalu) - INILAHCOM, Jakarta - Hingga hari ini sudah total 555 emiten yang sudah melantai di bursa. Siapakah emiten pertamanya? Hari ini, Kamis (10/8/2017) Bursa Efek Indonesia (BEI) atau dahulu dikenal dengan BUrsa Efek JAkarta (BEJ) merayakan ulang tahunnya yang ke 40 tahun. Emiten pertama yang mecatatkan sahamnya di BEJ empat dekade lalu adalah PT Semen Cibinong Tbk dan memperoleh kode saham SMCB. Namun saat ini telah berubah menjadi PT Holcim Indonesia meski tetap dengan kode saham SMCB. SMCB memperoleh pernyataan efektif dari Badan Pelaksana Pasar Modal (BAPEPAM) pada 6 Agustus 1977 dan segera melantai di bursa kala itu dengan menawarkan 178.750 ...
SMCB Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa [SMCB]
Tag: BEI (IDX)
03 Aug 2017 08:16 (13 hari lalu) - Attachments:
SMCB Kunjungan Redaksi - JawaPos.com

icon JawaPos.com   id SMCB
02 Aug 2017 07:05 (14 hari lalu) - Kantor Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (1/8) siang kedatangan tamu dari PT Holcim Indonesia. Perusahaan semen itu diwakili oleh Corporate Communication East Java, Indriani Siswati dan Sales Officer area Tuban dan Bojonegoro, Tunjung S Wibowo. Juga perwakilan distributor semen Holcim area Tuban dan Bojonegoro, Michael Wirawan bersama Rhizal, selaku suvervisor. Selain bersilaturahmi atas kerja sama yang telah berjalan dengan baik, pihak PT Holcim mengucapkan ulang tahun ke-18 kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. Mereka ditemui oleh Manajer Iklan, Ardian Ananto dan Redaktur, Khorij Zaenal Asrori. (bj/gas/haf/bet/JPR) #kunjungan #redaksi #ku ...
GIAA SMCB Lima Emiten Ini Mencatatkan Penurunan Kinerja Terdalam di Semester I 2017
01 Aug 2017 17:06 (15 hari lalu) - Bareksa.com- Laporan keuangan sejumlah emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah diumumkan. Di antaranya ada beberapa emiten yang membukukan kinerja sangat cemerlang, bahkan ada yang labanya melonjak lebih dari 1000 persen tapi ada juga yang merugi berkali-kali lipat.
SMCB Pasokan Berlebih, Penjualan Semen Holcim Turun 10 Persen
01 Aug 2017 15:47 (15 hari lalu) - TEMPO.CO, Jakarta- Penjualan semen PT Holcim Indonesia Tbk turun 10 persen menjadi Rp 4,28 triliun pada semester pertama 2017 (unaudited). Pada periode yang sama tahun lalu, penjualan emiten berkode saham SMCB itu mencetak penjualan sebesar Rp 4,77 triliun. Menurut CEO Holcim Gary Schutz, penurunan penjualan semen terjadi di tengah kondisi pasar yang dinamis dan tidak seimbang. Pasokan semen jauh di atas permintaan. Kinerja Holcim juga turut terdampak pada aktivitas konstruksi terutama pada saat bulan ramadan di kuartal kedua. “Hal ini menyebabkan perusahaan mengalami penurunan penjualan sebesar 10 persen menjadi Rp 4.288 miliar,” kata Gary ...
SMCB Penjualan Holcim Merosot 10 Persen - Kompas.com
01 Aug 2017 07:31 (15 hari lalu) - JAKARTA, KompasProperti- PT Holcim Indonesia Tbk mencatat penurunan penjualan 10 persen menjadi Rp 4,288 triliun pada Semester I-2017. Sebelumnya, perseroan mampu membukukan penjualan pada angka Rp 4,770 triliun Tak hanya penjualan, segmen laba kotor juga mengalami penurunan dari Rp 1,010 miliar pada Semester I-2016 menjadi Rp 622 miliar pada Semester I-2017. Demikian halnya dengan marjin laba kotor yang menurun dari 21 persen menjadi 15 persen. Tidak seimbangnya antara pasokan yang berlebih terhadap permintaan, disebut sebagai pemicu menurunnya penjualan. Permintaan yang menurun diprediksi lantaran terjadinya pelambatan aktivitas konstruk ...
SMCB Semen Holcim Akui Penjualan Tahun ini Memble - Warta Ekonomi
01 Aug 2017 02:49 (15 hari lalu) - Warta Ekonomi.co.id, Jakarta- Kinerja yang ditunjukkan industri semen dinilai terdampak perlambatan aktivitas konstruksi sehingga perusahaan seperti PT Holcim Indonesia Tbk mengalami penurunan penjualan. Laporan kinerja keuangan perusahaan Holcim semester I-2017 yang diterima di Jakarta, Senin, menyebutkan, perlambatan aktivitas konstruksi terutama pada saat bulan Ramadan pada kuartal kedua tahun 2017. Hal itu menyebabkan perusahaan mengalami penurunan penjualan sebesar 10 persen menjadi Rp4.288 milyar. Perusahaan mencapai penurunan biaya hingga 2 persen. Asosiasi Perusahaan Semen Indonesia menyatakan, konsumsi semen nasional tercatat hanya ...
SMCB Perlambatan konstruksi menekan kinerja SMCB
31 Jul 2017 21:13 (16 hari lalu) - JAKARTA. Penjualan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) di semester 1 2017 melorot 10,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. SMCB membukukan penjualan Rp 4,29 triliun, atau berkurang Rp 480 miliar menjadi Rp 4,77 triliun. Penjualan semen mendominasi 82,67% dari keseluruhan penjualan atau sebesar Rp 3,5 triliun. Gary Schutz, CEO Holcim Indonesia mengatakan, penurunan kinerja keuangan ini karena kondisi pasar yang dinamis dan ketidakseimbangan antara pasokan yang berlebih terhadap permintaan. "Selain itu, perlambatan aktivitas konstruksi pada saat bulan Ramadan di kuartal kedua juga menjadi faktor yang membuat kinerja keuangan perseroan kuran ...
SMCB Holcim Indonesia masih Terus Alami Rugi - pasarmodal www.inilah.com
31 Jul 2017 20:03 (16 hari lalu) - INILAHCOM, Jakarta-PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) masih belum diuntungkan dengan adanya perbaikan ekonomi, terbukti dengan penjualannya yang masih turun sepanjang semester I tahun ini. Penjualan semen perseroan mengalami penurunan sebesar 10% menjadi Rp4,3 triliun dibandingkan dengan kerugian penjualan tahun lalu di angka Rp4,8 triliun. "Meski telah melakukan efisiensi biaya mencapai 2%, laba bersih perseroan masih tergerus hingga 38,4% di angka Rp622 miliar di semester I tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu di angka Rp1 triliun," kata Gary Schutz, CEO Holcim Indonesia dala catatan tertulisnya, Senin (31/7/2017). Kine ...
Artikel lain:
    icon IPOT:   Holcim Indonesia masih Terus Alami Rugi - 31 Jul 2017 20:15 (16 hari lalu)
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10