SIPD Sreeya Sewu Indonesia Tbk


Saham SIPD Sreeya Sewu Indonesia Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
SIPD Sreeya Sewu (SIPD) Incar Laba Bersih dan Pendapatan Naik Dua Digit - Market Bisnis.com
15 Apr 2021 17:30 (2 hari 8 jam lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - Emiten unggas PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD) mengungkapkan penurunan harga day old chicken (DOC) pengaruhi peningkatan beban perseroan pada 2020. Pada 2021, Sreeya menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit. Chief Financial Officer dan Corporate Secretary Sreeya Sewu Indonesia Sri Sumiyarsi mengungkapkan terdapat peningkatan pendapatan sebesar 7 persen sepanjang 2020. Peningkatan ini mayoritas ditopang dari kenaikan volume di unit usaha feedmill atau pakan ternak dan sedikit peningkatan di lini usaha makanan olahan. "Terjadinya penurunan bottomline akibat dari penurunan harga di DOC dan broiler ...
Artikel lain:
    icon Bisnis:   Ekspansif, Sreeya Sewu (SIPD) Siapkan Belanja Modal 3 Kali Lipat - 15 Apr 2021 20:15 (2 hari 5 jam lalu)
SIPD Memburuk, Laba Sreeya Sewu Indonesia (SIPD) Tereduksi 64,5 Persen Jadi Rp28,2 Miliar
15 Apr 2021 11:16 (2 hari 14 jam lalu) - EmitenNews.com - PT Sreeya Sewu Indonesia (SIPD) sepanjang 2020 mengantongi laba bersih Rp28,26 miliar. Tereduksi 64,55 persen dari periode sama 2019 dengan laba bersih Rp79,77 miliar. Pendapatan bersih tercatat Rp4,341 triliun atau tumbuh 7,2 persen dibanding 2019 sebesar Rp4,049 triliun. Beban pokok penjualan barang beli putus tertera Rp3,805 triliun atau tumbuh 10 persen dibanding 2019 sebesar Rp3,405 triliun. Laba kotor terbilang Rp535,59 miliar, atau turun 9,16 persen dibanding 2019 sebesar Rp589,68 miliar. Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp21,11, dibanding akhir 2019 membukukan laba per saham Rp59,58. Aset SIPD sebesar ...
SIPD Beban Bengkak, Laba SIPD Anjlok 64 Persen Tahun 2020
15 Apr 2021 08:35 (2 hari 16 jam lalu) - P asardana.id - PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (IDX: SIPD) mencatatkan laba bersih senilai Rp28,26 miliar pada akhir tahun 2020, atau turun 64,55 persen dibandingkan akhir tahun 2019, yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp79,77 miliar. Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp21,11, dibandingkan akhir tahun 2019, yang membukukan laba per saham Rp59,58. Data itu berdasarkan laporan keuangan telah audit emiten makanan berbahan daging ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/4/2021). Jelasnya, pendapatan bersih tahun 2020 tercatat sebesar Rp4,341 triliun atau tumbuh 7,2 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp4,0 ...
Artikel lain:
    icon Pasardana.id:   Beban Bengkak, Laba SIPD Anjlok 64 Persen Pada Tahun 2020 - 15 Apr 2021 08:35 (2 hari 16 jam lalu)
SIPD Kinerja 2020, Emiten Unggas Sreeya Sewu (SIPD) Raih Pendapatan Rp4,3 Triliun - Market Bisnis.com
14 Apr 2021 14:15 (3 hari 11 jam lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - Emiten unggas PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD) atau sebelumnya bernama PT Sierad Produce Tbk. mencatatkan peningkatan pendapatan sepanjang 2020. Kendati demikian, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induknya tergerus. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020 yang dikutip Rabu (14/4/2021), emiten bersandi SIPD tersebut mencatatkan pendapatan Rp4,34 triliun naik tipis 7,42 persen dibandingkan dengan 2019 yang sebesar Rp4,04 triliun. Kendati mengalami kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan perseroan juga meningkat menjadi Rp3,8 triliun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,45 tr ...
SIPD Kejar target penjualan dua digit tahun ini, simak strategi Sreeya Sewu (SIPD)
21 Mar 2021 08:10 (27 hari lalu) - Reporter: Ika Puspitasari Editor: Herlina Kartika Dewi KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pakan ternak PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) memasang target pertumbuhan penjualan dobel digit pada tahun 2021. Sekretaris Perusahaan Sreeya Sewu Indonesia Sri Sumiyarsi mengatakan, dengan pertumbuhan penjualan tersebut perusahaan ini memproyeksi laba bersih bisa tumbuh single digit pada tahun ini. Sumiyarsi percaya SIPD mampu mencapai target tersebut karena sejalan dengan rencana ekspansi dan upaya perusahaan yang tengah dilakukan. Ia menjabarkan, dari sektor hulu atau poultry emiten ini fokus untuk terus mengungkit kapasitas breeding. “Ini untuk m ...
SIPD Marhaban Ya Ramadan, Sreeya Sewu (SIPD) Tingkatkan Kapasitas Produksi 30 Persen - Market Bisnis.com
17 Mar 2021 09:55 (1 bulan 1 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - Menjelang Ramadan dan Lebaran 2021, emiten perunggasan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD) bersiap mengantisipasi peningkatan permintaan daging ayam. Kapasitas produksi pun dinaikkan 30 persen. Corporate Secretary Sreeya Sewu Indonesia Sri Sumiyarsi menuturkan perseroan telah mengantisipasi permintaan daging ayam saat Ramadan dan Lebaran 2021 dengan meningkatkan kapasitas volume produksi sekitar 30 persen dari bulan sebelumnya. "Kemudian Sreeya juga memperhatikan pengelolaan rantai pasokan produk mulai dari perencanaan permintaan, perencanaan pemenuhan bahan baku pokok, serta memastikan pengelolaan logistiknya," jelas ...
SIPD Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam, Begini Rencana Ekspansi Sreeya Sewu (SIPD)  - Market Bisnis.com
05 Mar 2021 14:07 (1 bulan 13 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - Emiten unggas PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD) mengungkapkan rencana ekspansinya pada 2021. Siapkan belanja modal lebih besar dari 2020, perseroan akan tingkatkan kapasitas di hulu. Corporate Secretary Sreeya Sewu Indonesia Sri Sumiyarsi menuturkan Sreeya sebagai salah satu perusahaan unggas terpadu melaksanakan beberapa strategi inovatif dengan pendekatan yang berbeda dalam menggenjot pertumbuhan untuk menciptakan nilai tambah dan keunggulan kompetitif. Penguatan di sektor hulu (Poultry) dilakukan dengan menjalankan strategi performance to solution dengan peningkatan kualitas produk pakan, keunggulan pelayanan yan ...
SIPD Gaji PNS di Beberapa Daerah Molor, Begini Penjelasan Kemendagri
12 Jan 2021 14:05 (3 bulan 5 hari lalu) - JAKARTA- Beberapa daerah terlambat menyalurkan gaji pegawai negeri sipil (PNS). Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian ada beberapa penyebabnya. Bisa jadi pembahasan APBD yang belum tuntas, penyesuaian sistem gaji PNS baru, hingga adanya struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru di beberapa daerah. “Ada pemda yang masih membahas APBD. Ada pemda yang masih mengurai gaji tiap ASN yang selama ini dilakukan secara manual di drop ke SKPD namun dengan transaksi nontunai harus kirim ke masing-masing rekening ASN dan lain-lain. Banyak sekali faktor,” katanya saat dihubungi ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10