RIMO Rimo International Lestari Tbk


Saham RIMO Rimo International Lestari Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
RIMO 43 Emiten Kena Denda dan Sanksi dari BEI - Rivan Kurniawan
26 Aug 2020 09:00 (1 bulan 1 hari lalu) - Belakangan ini ada banyak perusahaan emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru dikenakan denda dengan nilai yang mencapai Rp 50 juta. Bahkan emiten juga diberikan sanksi berupa peringatan tertulis II dan notasi khusus berupa huruf “L”. Jika demikian, apa sebenarnya yang menyebabkan pengenaan denda dan sanksi terhadap 43 perusahaan emiten tersebut? Artikel ini dipersembahkan oleh: 43 Emiten Kena Denda dan Sanksi Baru-baru ini, sebanyak 43 emiten kena denda dan sanksi dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan pengumuman BEI tertanggal 10 Agustus 2020, dari seluruh 799 emiten yang tercatat di BEI, baru ada sekitar ±628 yang ...
RIMO Daftar Emiten yang Berpotensi Delisting Makin Panjang, Siapa Saja Mereka? - Market Bisnis.com
20 Aug 2020 16:28 (1 bulan 6 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA — Pada Selasa (18/8/2020) petang, Bursa Efek Indonesia (BEI) mempublikasikan pengumuman potensi delisting terhadap lima emiten. Seluruh saham kelima perusahaan ini disebut telah disuspensi selama 6 bulan. Sesuai Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di BEI, delisting bakal dilakukan apabila suspensi bertahan selama 24 bulan, alias sampai Februari 2022. Kelima perusahaan itu adalah PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI), PT Rimo Internasional Lestari Tbk. (RIMO), PT Mitra Pemuda Tbk. (MTRA), PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk. (SKYB), dan PT Siwani Makmu ...
RIMO Lima saham ini berpotensi delisting pada tahun 2022
19 Aug 2020 11:10 (1 bulan 7 hari lalu) - Reporter: Kenia Intan Editor: Yudho Winarto KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan ada lima saham yang berpotensi kena penghapusan pencatatan atau delisting di tahun 2022 mendatang. Kelima emiten itu adalah PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO), PT Mitra Pemuda Tbk. (MTRA), PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk. (SKYB), PT Siwani Makmur Tbk. (SIMA), dan PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI). Mengutip pengumuman BEI, kelima saham itu telah disuspensi selama enam bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada Februari 2020. Asal tahu saja, bursa dapat melakukan delisting terhadap saham perusahaan tercatat yang ...
Artikel lain:
    icon Kontan:   Ada lima saham yang berpotensi dihapus dari BEI, siapa saja? - 20 Aug 2020 05:42 (1 bulan 7 hari lalu)
RIMO Tak Ada Indikasi Pemulihan, BEI Beri Waktu Rimo International Lestari (RIMO) Hingga 2022. Ini Pemegang Sahamnya – Emitennews
19 Aug 2020 11:59 (1 bulan 7 hari lalu) - EmitenNews.com- Bursa Efek Indonesia mengumumkan potensi delisting untuk emiten PT Rimo International Lestari Tbk. (RIMO) melalui pengumuman surat No.: Peng-P-01270/BEI.PP2/08-2020. RIMO sendiri adalah emiten yang tercatat pada papan pengembangan BEI dan pertama kali mencatatkan sahamnya pada 10 November 2000. Dalam pengumuman Bursa Selasa (18/8) disebutkan,Berdasarkan Pengumuman Bursa No. Peng-SPT 00003/BEI.PP2/02-2020 dan Peng-SPT-00016/BEI.WAS/02- 2020 tanggal 11 Februari 2020 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO). Ketentuan III.3.1.1, Mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signif ...
RIMO Berpotensi Delisting, Begini Kinerja Operasional Rimo Lestari (RIMO) - Market Bisnis.com
18 Aug 2020 23:09 (1 bulan 8 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (Persero) melansir pengumuman terkait potensi penghapusan pencatatan efek atau delisting terhadap emiten properti PT Rimo International Lestari Tbk. BEI menyebut, masa suspensi perdagangan saham Rimo Lestari telah mencapai enam bulan sejak digembok pada 11 Februari 2020. "Masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada 12 Februari 2022," tulis BEI melalui pengumuman resmi, Selasa (18/8/2020). Untuk diketahui, BEI memiliki kewenangan untuk menendang emiten dari lantai bursa bila masa suspensi berlangsung 24 bulan atau 2 tahun. Hal ini diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatata ...
RIMO Biar Jelas, BT Minta Koleksi Saham Jiwasraya Dibuka | Neraca.co.id
20 Jul 2020 15:21 (2 bulan 7 hari lalu) - NERACA Jakarta - Benny Tjokrosaputro (BT) meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka data investasi saham PT Asuransi Jiwasraya dibuka ke publik. Tujuannya agar publik mengetahui saham apa yang sebenarnya membuat Jiwasraya rugi besar, sehingga gagal membayar polis jatuh tempo Rp 12,4 triliun per akhir 2019. "Kalau tidak mau dianggap melindung pihak tertentu, ya dibuka saja. Tinggal dilihat apakah data yang dibuka sama dengan yang beredar di masyarakat," ujar BT dalam tulisan tangan yang beredar di kalangan pelaku pasar, Senin (20/7). Menurut BT, awalnya dia tidak tahu saham-saham apa saja yang membuat Jiw ...
Artikel lain:
    icon Infobanknews:   Benny Tjokro Minta Koleksi Saham Jiwasraya Dibuka - 21 Jul 2020 13:00 (2 bulan 6 hari lalu)
    icon EmitenNews.com:   Biar Jelas, Benny Tjokro Minta Koleksi Saham Jiwasraya Dibuka. Selain Ini - Emitennews - 21 Jul 2020 19:46 (2 bulan 6 hari lalu)
RIMO Aset Perusahaan Cuma Rp230 M, Jiwasraya Malah Guyur Rp2,8 T
07 Jul 2020 21:53 (2 bulan 20 hari lalu) - Faisal Satria, Kepala Divisi Kepala Divisi Investasi Jiwasraya yang baru. Ia dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Terdakwa pada sidang adalah bos Hanson International, Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama Trada Alam Minera, Heru Hidayat dan Direktur Maxima Integra, Joko Hartono Tirto. Awalnya, jaksa mengorek mengenai investasi Jiwasraya di PT Pan Arcadia Capital. Perusahaan itu hanya memiliki aset Rp230 miliar, tapi mendapat suntikan dana hingga Rp2,8 triliun. Begitu pula terhadap PT Pool Ad vista Asset Management diguyur dana Rp1,18 triliun. "Pertanyaan saya, apakah cara-cara ini sudah sesuai pedo ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10