RICY Ricky Putra Globalindo Tbk


Saham RICY Ricky Putra Globalindo Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
RICY Meski Penjualan Lesu, RICY Raup Laba Ganda Di kuartal III/2019
03 Dec 2019 05:46 (3 hari 4 jam lalu) - Ipotnews- Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, kinerja PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY ) meski diwarnai penurunan pendapatan bersih tapi dari segi bottomline, perseroan justru mampu meraup kenaikan ganda. Berdasar laporan keuangannya sampai kuartal III/2019 penjualan RICY mencapai Rp 1,35 triliun atau turun 10,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,51 triliun. Sedangkan harga pokok penjualan perusahaan turut turun 11% year on year (yoy) menjadi Rp 1,12 triliun di triwulan ketiga tahun ini. Sehingga laba kotor RICY tercatat bertumbuh 3,4% dari Rp 245,69 miliar di kuartal III 2018 menjadi Rp 237,27 miliar di kuart ...
RICY Ricky Putra Globalindo (RICY) belum berencana tambah kapasitas tahun depan
02 Dec 2019 18:31 (3 hari 15 jam lalu) - Reporter: Agung Hidayat Editor: Yoyok KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun 2020 besok masih menjadi periode yang penuh tantangan bagi pelaku industri tekstil dan garmen seperti PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY). Oleh karena itu perseroan masih berhati-hati untuk merencanakan ekspansi bisnis, khususnya di ranah produksi. Tirta Heru Citra, Direktur RICY mengatakan bahwa di tahun depan perusahaan belum akan melakukan penambahan kapasitas. Adapun perseroan memandang tahun depan masih prospektif memperoleh pertumbuhan penjualan, hanya saja manajemen belum dapat mengungkapkannya saat ini. Baca Juga: Meski pendapatan turun, laba bersih RICY melonjak ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Ricky Putra Globalindo (RICY) belum berencana tambah kapasitas tahun depan - 02 Dec 2019 19:05 (3 hari 15 jam lalu)
RICY Meski pendapatan turun, laba bersih RICY melonjak dua kali lipat di kuartal III-2019
02 Dec 2019 18:17 (3 hari 16 jam lalu) - Reporter: Agung Hidayat Editor: Yoyok KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) membukukan penurunan pendapatan bersih sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Namun dari segi bottomline, perseroan mampu meraup kenaikan beberapa kali lipat. Mengulik laporan keuangannya sampai kuartal III 2019 penjualan RICY mencapai Rp 1,35 triliun atau turun 10,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,51 triliun. Sedangkan harga pokok penjualan perusahaan turut turun 11% year on year (yoy) menjadi Rp 1,12 triliun di triwulan ketiga tahun ini. Baca Juga: Belanja Modal Produsen Underwear Ini Sulit Terserap 100% Sehingga ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Meski pendapatan turun, laba bersih RICY melonjak dua kali lipat di kuartal III-2019 - 02 Dec 2019 19:04 (3 hari 15 jam lalu)
RICY Informasi atau Fakta Material lainnya
RICY Financial Statements 3Q 2019 of RICY
12 Nov 2019 14:32 (23 hari lalu) - PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY ) membukukan laba bersih pada Quarter 3 2019 sebesar 4,4 miliar. Naik bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 sebesar 2,1 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 6.84 per lembar. Berikut Laporan keuangan RICY Quarter 3 2019: Account Quarter 3 2019 Last Price 150 Share Out 641,7 M Market Cap. 96,3 B Balance Sheet Cash 131,8 B Total Asset 1.542,3 B S.T Debt 1.039,1 B L.T Debt 52,4 B Total Equity 450,9 B Income Stat ...
RICY Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
RICY Informasi atau Fakta Material lainnya
RICY RICY tata ulang pengguna Capex | Britama.com
24 Sep 2019 09:34 (2 bulan 13 hari lalu) - Britama.com – Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) menata ulang penggunaan belanja modalnya (Capex / Capital Expenditures) tahun ini akibat kondisi ketidakpastian di sektor tekstil dan garmen. Sebelumnya manajemen telah merencanakan nilai capex tahun ini sebanyak Rp50 miliar yang sebagian besar menopang peremajaan mesin pabrikan, saat ini baru terpakai 60% dari rencana anggaran tersebut. Penggunaan anggaran capex sampai akhir tahun ini diperkirakan maksimal hanya 80% atau sekitar Rp40 miliar dari rencana awal perseroan mengingat permintaan pasar tekstil dan garmen yang cenderung lesu di tingkat lokal. Hal ini membuat perseroan menunda menamba ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10