PRIM Royal Prima Tbk


Saham PRIM Royal Prima Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa Berita IPO - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
PRIM PT Royal Prima Derita Laba Turun Jadi Rp1,9 Miliar - pasarmodal www.inilah.com
02 Dec 2019 06:40 (1 tahun 5 bulan lalu) - INILAHCOM, Jakarta - PT Royal Prima Tbk (PRIM) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp1,9 miliar per 30 September 2019 dari Rp14,3 miliar pada periode yang sama tahun 2018. Penurunan ini seiring penurunan total pendapatan dan kenaikan biaya administrasi. Pada periode ini, total pendapatan perseroan menjadi Rp125,41 miliar dari Rp154,2 miliar. Untuk beban pokok pendapatan turun menjadi Rp81,09 miliar dari Rp102,05 miliar. Jadi laba kotor menjadi Rp44,3 miliar dari Rp52,1 miliar. Sedangkan beban administrasi naik menjadi Rp38,2 miliar dari Rp34,4 miliar. Penghasilan bunga turun jadi Rp52,9 juta dari Rp72,5 juta. Perseroan menanggung beban ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   PT Royal Prima Derita Laba Turun Jadi Rp1,9 Miliar - 02 Dec 2019 08:53 (1 tahun 5 bulan lalu)
PRIM Laba PT Royal Prima Turun Jadi Rp1,9 Miliar - pasarmodal www.inilah.com
09 Sep 2019 07:01 (1 tahun 8 bulan lalu) - INILAHCOM, Jakarta - PT Royal Prima Tbk (PRIM) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp1,94 miliar per 30 Juni 2019 dari Rp8,18 miliar pada periode yang sama tahun 2018. Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp78,9 miliar atau turun dari Rp96,13 miliar. Untuk beban pokok pendapatan menjadi Rp50,25 miliar dari Rp66,02 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu. Untuk laba kotor menjadi Rp28,66 miliar dari Rp30,103 miliar. Sedangkan beban administrasi Rp23,8 miliar dari Rp20,18 miliar. Pendapatan bunga menjadi Rp41,99 juta dari Rp58,4 juta. Untuk beban bunga Rp201,14 juta. Penghasilan lain-lain menj ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Laba PT Royal Prima Turun Jadi Rp1,9 Miliar - 09 Sep 2019 08:47 (1 tahun 8 bulan lalu)
PRIM Laba PT Royal Prima Turun 59,1% Jadi Rp2,2 Miliar - pasarmodal www.inilah.com
02 Jun 2019 00:15 (1 tahun 11 bulan lalu) - INILAHCOM, Jakarta - PT Royal Prima Tbk (PRIM) pada akhir kuartal I 2019 mencatatkan laba bersih senilai Rp2,23 miliar atau turun 59,1% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp5,46 miliar. Sementara untuk pendapatan sepanjang kuartal I 2019 sebesar Rp38,87 miliar atau mengalami penurunan 19,9% dibanding kuartal I tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp48,53 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Sabtu (1/6/2019). Tetapi, beban pendapatan mengalami penurunan 22,29% dari Rp31,31 miliar menjadi Rp24,33 miliar pada akhir kuartal I 2019. Pada sisi ekuitas, tercatat sebesar Rp851,03 miliar atau turun tipis dibanding akhir ...
PRIM Ini Penyebab Laba Royal Prima (PRIM) Tertekan di 2018 - Market Bisnis.com
09 Apr 2019 06:30 (2 tahun 1 bulan lalu) - Bisnis.com, JAKARTA — Laba PT Royal Prima Tbk. pada 2018 terkoreksi sebesar 10,6% meski dari sisi pendapatan pada 2018 mengalami pertumbuhan. Adapun, pendapatan emiten berkode saham PRIM tersebut pada 2018 Rp204,7 miliar, meningkat 15,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pada 2018, laba PRIM tercatat menjadi Rp17,7 miliar atau terkoreksi 10,6% dari Rp19,8 miliar. Michael Mok Siu Pen, Direktur PT Royal Prima Tbk. mengatakan bahwa tertekannya pertumbuhan laba perseroan pada 2018 disebabkan oleh beberapa faktor yang dialami pada saat itu. Pada 2018, perseroan melakukan beberapa penambahan aset, sehingga hal tersebut berdampak kepada menin ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Ini Penyebab Laba Royal Prima (PRIM) Tertekan di 2018 - 09 Apr 2019 09:16 (2 tahun 1 bulan lalu)
PRIM Sejarah dan Profil Singkat PRIM (Royal Prima Tbk) | Britama.com
13 Jul 2018 15:46 (2 tahun 10 bulan lalu) - britama.com, Royal Prima Tbk (PRIM) didirikan pada tanggal 04 Juni 2013 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2014. Kantor pusat Royal Prima Tbk berlokasi di Grand Slipi Tower, Lantai 7A Jl. Letjen S. Parman, Kav. 22 – 24 Slipi Jakarta Barat 11480 – Indonesia. Telp: (62-21) 8881-3182 (Hunting), Fax: (62-21) 8001-3181. Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Royal Prima Tbk, yaitu: I Nyoman Ehrich Lister, dengan persentase kepemilikan sebesar 64,58%. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan PRIM adalah bergerak dalam bidang jasa kesehatan. Saat ini, kegiatan usaha utama Royal Prima Tbk adalah dalam b ...
GHON PRIM TUGU SPTO BOSS NICK TRUK LCKM DFAM JSKY INPS HELI BTPS Ada 19 emiten baru, ini kinerja sahamnya di semester I
Topik: Berita IPO Tag: Situs Berita
21 Jun 2018 10:13 (2 tahun 11 bulan lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga menjelang akhir semester pertama 2018, Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan 19 emiten anyar yang melakukan initial public offering (IPO) sejak awal tahun. Tapi, tak semua emiten baru mencatat kinerja saham yang gemilang. Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, kenaikan dan penurunan harga saham emiten baru pada kuartal I 2018 ini dipengaruhi oleh faktor fundamental. "Di masa mendatang faktor fundamental yang paling berpengaruh. Sedangkan pengaruh animo pelaku investor hanya terasa lebih kuat ketika event IPO," kata Nafan, Rabu (20/6). Sementara itu Vice President Research PT Ind ...
PRIM Royal Prima memperkuat jejak di Pulau Sumatra
19 May 2018 17:25 (2 tahun 12 bulan lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lantai bursa kembali menyambut kehadiran emiten layanan jasa rumahsakit. Melalui aksi initial public offering (IPO) atawa penawaran saham perdana pada Selasa (15/5) lalu, PT Royal Prima Tbk sukses menghimpun dana guna melebarkan sayap usahanya hingga ke Pulau Jawa. Selama ini, emiten dengan kode saham PRIM tersebut dikenal sebagai salah satu operator rumahsakit swasta terbesar di Pulau Sumatra. Hingga sekarang, Royal Prima memiliki dua unit rumahsakit dengan total 964 tempat tidur, yang berlokasi di Medan dan Jambi. Kapasitas kedua rumahsakit itu ditargetkan bisa bertambah hingga 1.200 tempat tidur di 2019 mendatang. ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10