PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk


Saham PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
PGAS BPH Migas Harap Petronas Tetap Manfaatkan Pipa Kalija 1 Milik PGN | Katadata News
22 Oct 2019 15:37 (2 jam 12 menit lalu) - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa berharap Petronas bertanggungjawab memanfaatkan pipa gas Kalija 1 yang dioperasikan PT Kalimantan Jawa Gas (KJG). Jika tak dimanfaatkan, Fanshurullah khawatir kasus Kepodang bisa merusak iklim investasi hilir migas. Pasalnya, pengembalian investasi KJG belum tercapai karena produksi gas Lapangan Kepodang habis. "Orang sudah keluar modal, tahu-tahu gas-nya habis, modal saja belum balik. Itu kan merusak iklim investasi," kata Fanshurullah saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Selasa (22/10). Pemanfaatan pipa Kalija I bisa diupayakan dengan membangun floating stora ...
PGAS Manfaat Jargas, Udara Bersih hingga Bantu Ekonomi Masyarakat - Dunia Energi
22 Oct 2019 10:41 (7 jam lalu) - ANAK-anak tertawa riang di teras salah satu rumah dalam gang sempit di wilayah desa Karanganyar, Gadingrejo. Sesekali Nazril bocah berumur 5 tahun juga berlarian ke dalam rumah bermain kejar-kejaran dengan teman sebayanya. Yunis atau yang akrab disapa Mba Yunis mengaku keceriaan ini berlangsung belum terlalu lama. Anak-anak biasanya main jauh dari rumah atau bahkan diungsikan dulu ketika jam waktu sudah menunjukkan untuk kegiatan masak. Alasannya sederhana, karena udaranya tidak bersih lantaran dulu di rumahnya masih menggunakan kayu sebagai bahan bakar. Pembakaran menggunakan kayu menghasilkan asap pekat tidak hanya di dalam rumah, tetapi j ...
PGAS Kontrak Diperpanjang, Ini Langkah PGN Saka - ekonomi www.inilah.com
21 Oct 2019 14:43 (1 hari 3 jam lalu) - INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian ESDM, sudah memberikan perpanjangan kontrak kerja sama pada PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka) untuk Wilayah (WK) Kerja Pangkah sebagai operator. Perpanjangan kontrak anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) tersebut menggunakan skema Gross Split melalui Saka Indonesia Pangkah Limited. Direktur Utama PGN Saka Nofriadi mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk melakukan eksplorasi dan mendukung pemerintah dalam significant discovery. Sebagai komitmen untuk meningkatkan energi nasional, PGN Saka melakukan aktivitas pengembangan dua lapangan yaitu West Pangkah dan Sidayu yang d ...
Artikel lain:
    icon JawaPos.com:   Kementerian ESDM Kembali Percayakan Blok Pangkah pada PGN Saka - 21 Oct 2019 15:38 (1 hari 2 jam lalu)
    icon Detik Finance:   Kembali Operasikan Blok Pangkah, PGN Genjot Produksi Energi Nasional - 21 Oct 2019 17:33 (1 hari 15 menit lalu)
PGAS Upaya PGN untuk Capai Target Bauran Energi Tahun 2024 – KORAN BUMN
21 Oct 2019 17:07 (1 hari 41 menit lalu) - Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus berupaya untuk mencapai target bauran energi pada 2024. Sesuai rencana hingga 2024, emiten dengan kode saham PGAS ini akan membangun sejumlah infrastruktur baru di antaranya jaringan pipa transmisi dan distribusi masing-masing sepanjang 528 km dan 500 km. Selain itu, PGAS juga akan membangun tujuh LNG filling station untuk truk/kapal, lima FSRU, 3,59 juta sambungan rumah tangga dan 17 fasilitas LNG untuk menyuplai kebutuhan kelistrikan dan menjangku wilayah geografis Indonesia. Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengatakan, bila target bauran energi tercapai, maka pemerintah dapat mengurangi impor ...
PGAS Cadangan Gas Lapangan Kepodang akan Habis, SKK Migas Tunggu Kesepakatan Saka dan Petronas` – KORAN BUMN
21 Oct 2019 17:07 (1 hari 41 menit lalu) - Penyaluran gas dari lapangan Kepodang yang terletak di wilayah kerja Muriah masih dalam pembahasan para pihak terkait. Pembicaraan masih dilakukan oleh pengelola dan pemegang hak partisipasi di wilayah tersebut, yakni Petronas Carigali Muriah Ltd (PCML) dan Saka Energi. Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Fatar Yani Abdurrahman mengatakan, pihaknya masih menunggu kesepakatan dari keduanya. “SKK menunggu kesepakatan Saka dan Petronas,” ujar Fatar Menurutnya, skema penyaluran kembali pasokan gas dari lapangan Kepodang akan dibahas secara Business to Business. Meski tak menyebut detai ...
PGAS Saka Energi lanjutkan Kelola Kepodang, Beproduksi Hanya Tiga Bulan | Katadata News
21 Oct 2019 17:05 (1 hari 44 menit lalu) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan Saka Energi Indonesia, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), bakal melanjutkan kelola Lapangan Kepodang Blok Muriah. Pasalnya, Petronas selaku operator blok tersebut sudah tidak melanjutkan produksi Lapangan Kepodang karena kondisi kahar. Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdudarrahman mengatakan pihaknya masih menunggu kesepakatan antara Petronas dengan Saka Energi terkait ahli kelola lapangan migas tersebut. "Ini mereka sedang membereskan dokumennya," kata Fatar saat ditemui di Jakarta Senin (21/10). Fatar berharap proses bisnis alih kelo ...
Artikel lain:
    icon Katadata:   Saka Energi lanjutkan Kelola Kepodang, Berproduksi Hanya Tiga Bulan - 21 Oct 2019 17:05 (1 hari 44 menit lalu)
PGAS Resmi, PGN Saka Kembali Jadi Operator WK Pangkah
21 Oct 2019 16:06 (1 hari 1 jam lalu) - KOMPAS.com- PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka) resmi kembali menjadi operator Wilayah Kerja (WK) Pangkah. Hal ini terjadi usai anak perusahaan dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan perpanjangan Kontrak Kerja Sama (KKS) untuk WK Pangkah dengan skema Gross Split melalui Saka Indonesia Pangkah Limited. PGN Saka resmi menjadi operator usai Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dengan Direktur Utama PGN Saka Nofria didisaksikan Plt. Dirjen Migas Djoko Siswanto menandatangani kontrak kerja sama di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18 /10/2019). Djoko Siswanto berharap komitmen terse ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10