PEHA Phapros Tbk


Saham PEHA Phapros Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
PEHA Pasar dan Bahan Baku Herbal Melimpah, Phapros Dukung Pengembangan... | Halaman 2
11 Nov 2020 23:59 (12 hari lalu) - (Baca juga: Konsumsi Tanaman Herbal untuk Daya Tahan Tubuh Saat Pandemi) Sebagai informasi, OMAI merupakan obat yang dikembangkan dengan teknologi modern dan seluruh bahan bakunya asli dari kekayaan alam Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri kimia, farmasi, dan obat tradisional menjadi salah satu sektor yang menunjukkan pertumbuhan di tengah pandemi pada sepanjang kuartal III tahun ini. Sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional di kuartal III 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 5,69% dibanding kuartal II 2020 lalu. Pertumbuhan sektor kimia, farmasi, dan obat tradisional didukung oleh peningkatan produ ...
Artikel lain:
    icon SINDOnews:   Pasar dan Bahan Baku Herbal Melimpah, Phapros Dukung Pengembangan... - 11 Nov 2020 23:59 (12 hari lalu)
    icon SINDOnews:   Pasar dan Bahan Baku Herbal Melimpah, Phapros Dukung Pengembangan... - 11 Nov 2020 23:59 (12 hari lalu)
PEHA Produk Herbal RI Punya Potensi Besar : Okezone Economy
11 Nov 2020 22:04 (12 hari lalu) - JAKARTA- Direktur Utama PT Phapros Tbk (PEHA) Hadi Kardoko mengatakan, potensi obat herbal di dalam negeri masih sangat besar. Hal ini harus didorong untuk mengurangi ketergantungan bahan baku impor industri farmasi. "Apakah pasar herbal cukup besar? Ya, cukup besar. Apakah diterima masyarakat? Tergantung bagaimana melakukan edukasi," ujarnya saat berkunjung ke MNC Portal di Gedung iNews Tower, Rabu (11/11/2020). Baca Juga: Redam Impor Tekstil, Pemerintah Bakal Revisi Aturan Dia melanjutkan, produk obat di Indonesia mayoritas masih mengandalkan bahan baku dari luar negeri. Sekitar 95% bahan baku obat masih diimpor sehingga Indonesia baru m ...
PEHA Pacu Inovasi, Phapros Optimistis Capai Pertumbuhan Positif di...
11 Nov 2020 20:57 (12 hari lalu) - JAKARTA- Perusahaan farmasi, PT Phapros Tbk (PEHA) optimistis mampu tumbuh positif di tahun ini. Perseroan akan terus berinovasi dengan mengoptimalkan produk eksisting maupun produk baru yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19. "Ada upaya inovasi yang kami lakukan agar kinerja tetap naik. Mulai dari inovasi proses kami lakukan sehingga harapan kami hingga akhir tahun bisa tetap ada pertumbuhan," ujar Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko saat berkunjung ke MNC Portal di Gedung iNews Tower, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: Mampukah UU Ciptaker Dorong Inovasi Farmasi?) Hadi mengakui penjualan salah satu produk, yaitu Antimo cukup tertekan kare ...
PEHA Penjualan Antimo Menurun Tajam Saat PSBB, Phapros Kejar Peluang...
11 Nov 2020 18:18 (12 hari lalu) - JAKARTA- Perusahaan farmasi, PT Phapros Tbk (PEHA) akan terus menggenjot penjualan produk-produk yang berhubungan dengan pandemi Covid-19. Langkah ini juga sebagai antisipasi penurunan permintaan terhadap produk-produk tertentu. Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko mengungkapkan, salah satu produk Phapros yang mengalami penurunan penjualan yang cukup tajam adalah Antimo. Sebaliknya, produk multivitamin dan produk lain (generik dan branded) pertumbuhannya cukup signifikan. "Tidak bisa dipungkiri bahwa produk kami, yaitu Antimo yang erat kaitannya dengan teman perjalanan cukup tertekan. Apalagi pada saat PSBB, orang-orang tidak melakukan perja ...
PEHA Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
PEHA KAEF Phapros Exports Pharmaceutical Products to Afghanistan and Myanmar - The Insiders Stories
21 Oct 2020 18:24 (1 bulan 3 hari lalu) - Share Email WhatsApp JAKARTA (TheInsiderStories) – The subsidiary of pharmaceutical producer, PT Phapros Tbk (IDX: PEHA) PT Lucas Djaja, has exported Dexamethasone and amoxicilin to Afghanistan and Myanmar, the company said today (10/21). “Until mid-October 2020, the company’s total exports grew by 17%. The company also hopes that the export value will grow along with the company’s plan to export 17 containers again until November 2020, ” Ninung explained in an official statement, Tuesday (20/10). Lucas Djaja is a subsidiary of Phapros which is domiciled in Bandung, West Java. This company is the result of an acquisition made at the end o ...
PEHA Phapros Ekspor Obat-obatan ke Afghanistan dan Myanmar
20 Oct 2020 15:22 (1 bulan 4 hari lalu) - JAKARTA, KOMPAS.com - PT Phapros Tbk melalui anak usahanya melakukan ekspor produk berupa antibiotik, obat resep kortikosteroid, dan obat untuk sakit maag ke Afghanistan dan Myanmar senilai Rp 1,8 miliar. PT Lucas Djaja merupakan anak usaha Phapros yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. Direktur Utama PT Lucas Djaja Ninung Murtini mengatakan, produk yang diekspor merupakan antibiotik jenis amoxicillin, obat resep kortikosteroid jenis dexamethasone, dan obat untuk sakit maag. Baca juga: Selama Pandemi Penjualan Multivitamin Produksi Phapros Naik 30 Kali Lipat “ Ekspor dilakukan karena ada kebutuhan di sana dan total nilainya mencapai lebih ...
PEHA Phapros Ekspor Produk ke Afghanistan dan Myanmar - IMQ | Indonesia Market Quotes
20 Oct 2020 15:03 (1 bulan 4 hari lalu) - IMQ, Jakarta — PT Phapros Tbk (PEHA) melalui anak usahanya, PT Lucas Djaja, mengekspor sejumlah produk, seperti antibiotik, obat resep kortikosteroid ke Afghanistan dan Myanmar. Direktur Utama Lucas Djaja, Ninung Murtini mengatakan, antibiotik yang dikirim berjenis Amoxicillin. Sedangkan pada obat resep Kortikosteroid berjenis Dexamethasone, ekspor ini dilakukan perseroan sejalan dengan peluang bisnis pada sektor tersebut di kedua negara dan nilai ekspornya diperkirakan mencapai US$120,000 atau lebih. "Hingga pertengahan Oktober 2020, total ekspor perseroan tumbuh sebesar 17%. Perseroan juga berharap nilai ekspor tumbuh seiring dengan renca ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10