OCAP ONIX CAPITAL Tbk


Saham OCAP ONIX CAPITAL Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
OCAP Laporan Kepemilikan Saham PT Onix Capital Tbk. (OCAP)
OCAP Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
OCAP Laporan Hasil Public Expose - Tahunan
OCAP Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
OCAP Penyampaian Materi Public Expose - Tahunan
OCAP Penyampaian Bukti Iklan Pengumuman Rencana Public Expose Tahunan
JSKY IHSG MPRO OCAP IHSG Terburuk di Asia, Tapi Ada Saham Cuan hingga 100%
03 Nov 2019 12:14 (2 bulan 25 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- Sepekan ini (28 Oktober-1 November), bukan periode kejayaan bursa saham utama Indonesia. Pasalnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menduduki posisi paling bontot di kawasan Asia dengan mencatatkan imbal hasil negatif hingga 0,7%, dari level 6.252,35 ke level 6.207,19. IHSG menjadi satu-satunya bursa saham acuan di Benua Kuning yang mencetak koreksi sepanjang perdagangan pekan ini. Indeks Sensex (India) dan indeks Hang Seng (Hong Kong) menduduki posisi dua teratas dengan membukukan penguatan masing-masing sebesar 2,8% dan 1,6%. Mayoritas bursa saham di kawasan Asia menguat menyusul keputusan bank sentral AS (The F ...
OCAP Financial Statements 3Q 2019 of OCAP
25 Oct 2019 15:14 (3 bulan 4 hari lalu) - PT Onix Capital Tbk (OCAP ) membukukan rugi bersih pada Quarter 3 2019 sebesar 1,6 miliar. Membaik bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yang mencetak kerugian sebesar 31,8 miliar. Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp 5.85 per lembar. Berikut Laporan keuangan OCAP Quarter 3 2019: Account Quarter 3 2019 Last Price 250 Share Out 273,2 M Market Cap. 68,3 B Balance Sheet Cash 625,2 M Total Asset 68,4 B S.T Debt 0,0 L.T Debt 237,1 B Total Equity -168,7 B ...
OCAP Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
AISA KARW DWGL ARGO MGNA SULI JKSW OCAP 40 Saham di BEI Masih Ber-“tato”
08 Oct 2019 14:29 (3 bulan 21 hari lalu) - JAKARTA-Sebanyak 40 saham emiten bermasalah masih menyandang notasi khusus dari Bursa Efek Indonesia (BEI). "Tato" diberikan secara beragam kepada masing-masing emiten, dari yang paling ringan sampai yang paling berat. Berdasarkan data terbaru notasi khusus yang dikeluarkan BEI, jumlah saham bertato berkurang empat emiten. Dalam data yang dipublikasikan otoritas bursa sebelumnya, terdapat 44 saham emiten yang terkena notasi khusus. Empat saham emiten yang keluar dari daftar notasi khusus yaitu PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD ), PT Timah Tbk (TINS ), PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX ), dan PT Bara Jaya Internasiona ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10