NUSA Sinergi Megah Internusa Tbk


Saham NUSA Sinergi Megah Internusa Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
IHSG NUSA TOP LOSERS 18 SEPTEMBER: Saham Sinergi Megah Internusa Autoreject - Market Bisnis.com
18 Sep 2018 17:34 (5 jam lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk. kembali membukukan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini, Selasa (17/9/2018). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi NUSA tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah merosot 25% ke level Rp189 per lembar saham, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan otomatis (autoreject). Berdasarkan aturan BEI Nomor Kep-00113/BEI/12-2016 perihal Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, untuk saham di kisaran harga Rp200-Rp5.000, akan dikenai auto rejection jika batasannya adalah turun atau naik sebesar 25% d ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   TOP LOSERS 18 SEPTEMBER: Saham Sinergi Megah Internusa Autoreject - 18 Sep 2018 18:30 (4 jam 6 menit lalu)
IHSG NUSA TOP LOSERS 17 SEPTEMBER: Saham Sinergi Megah Internusa Merosot 24,55% - Market Bisnis.com
17 Sep 2018 19:09 (1 hari 3 jam lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk. membukukan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini, Senin (17/9/2018). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi NUSA tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah merosot 24,55% atau 82 poin dan ditutup di level Rp252 per lembar saham. Menempati posisi terlemah berikutnya adalah saham PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST) yang melemah 10,11% dan berakhir di level Rp169 per lembar saham. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,80% atau 107,02 poin di level 5.824,26, setelah dibuka melemah 0,39% atau 22,8 ...
NUSA Dilanda Profit Taking, Harga Saham NUSA Anjlok 17,96%
17 Sep 2018 10:38 (1 hari 11 jam lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- Aksi ambil untung atau profit taking melanda saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) karena sudah naik tinggi pekan lalu. Harga saham NUSA anjlok 17,96% menjadi Rp 274 per saham. NUSA sudah diperdagangkan 1.642 kali dengan volume 15,27 juta. Total transaksi Rp 4,44 miliar. Sinergi Megah Internusa merupakan emiten milik keluarga Benny Tjokrosaputro. Pekan lalu, harga saham NUSA naik hingga 51,8%. Dari Rp 200 per saham menjadi Rp 334 per saham. Kegiatan usaha dari emiten ini meliputi perhotelan dan jasa pariwisata lainnya. NUSA mencatatkan sahamnya di bursa 12 Juli 2018. (roy/dru)
NUSA Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek/Perubahan Struktur Pemegang Saham
NUSA Gelar GA Forum 2018, SKK Migas Dorong Efisiensi...
30 Aug 2018 16:02 (19 hari lalu) - NUSA DUA- Satuan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berkolaborasi dengan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun ini kembali menggelar ajang General Affairs (GA) Forum 2018 dengan tema Breakthrough Through Synergy. Tujuan dari penyelanggaran GA Forum tahun ini untuk mendorong efisiensi di segala bidang, tidak terkecuali operasional kantor mulai dari sewa gedung, transportasi untuk mobilisasi pekerja, fasilitas dan peralatan kantor, fasilitas kedinasan, travel dan akomodasi perjalanan dinas. "General affairs memang bukan merupakan core business dari industri hulu minyak dan gas bumi, akan tetapi tanpa general aff ...
DYAN NUSA Saham DYAN dan NUSA Naik Lebih dari 10%, Begini Prospeknya
15 Aug 2018 08:40 (1 bulan 4 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Kami merangkum analisis teknikal terhadap dua saham yang mengalami kenaikan harga sangat tinggi secara persentase di perdagangan bursa kemarin, untuk melihat prospek pergerakannya pada hari ini. Kedua saham tersebut adalah PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) dan PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA). Berikut ini laporan Tim Riset CNBC Indonesia: 1. PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) Saham DYAN berpeluang melemah secara teknikal pada hari ini menyusul terbentuknya pola bullish harami yang memberikan sinyal penguatan bersifat sedang. Meskipun volume perdagangan DYAN meningkat, volatilitas saham ini masih ...
NUSA Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek/Perubahan Struktur Pemegang Saham
IHSG NUSA TOP LOSERS: Saham NUSA Turun Lebih dari 20% - Market Bisnis.com
03 Aug 2018 19:35 (1 bulan 16 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk. (NUSA) membukukan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini, Jumat (3/8/2018). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten yang bergerak di bidang pariwisata tersebut memimpin pelemahan saham (top losers) setelah melemah 21,26% dan ditutup di level Rp200 per lembar saham. Mengekor pelemahan saham NUSA adalah saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) yang melemah 19,50% dan berakhir di level Rp128 per lembar saham. Sementara itu, IHSG ditutup turun tipis 0,07% atau 4,18 poin di level 6.007,54. Setelah dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,05% atau 3,07 po ...
NUSA Saham Hotel Bentjok Babak Belur, Dilepas Investor Turun 21%
03 Aug 2018 15:50 (1 bulan 16 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- Saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) jelang berakhirnya perdagangan hari ini babak belur dijual oleh investor. Dibuka di harga Rp 258 per saham pagi ini, hingga 15.45 WIB saham perusahaan sudah turun sampai 21,26% ke Rp 200 per saham. Dijual oleh investor dengan volume 61,53 juta saham dengan nilai sebesar Rp 13,87 miliar. Dalam sepekan terakhir harga saham perseroan naik 13,71%. Dari awal tahun harga saham sudah naik 189%. Benny Tjokro tercatat menjadi pemegang saham terbesar NUSA dengan kepemilikan 83,93%. Sementara publik tercatat memiliki 15,58%. Saat pencatatan saham perdana, perseroan menyampaikan renc ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10