NISP Bank OCBC NISP Tbk


Saham NISP Bank OCBC NISP Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
NISP Taktik OCBC NISP Hadapi Era Disrupsi | SWA.co.id
21 Feb 2019 17:34 (7 jam lalu) - Parwati Surjaudaja, President Director OCBC NISP Sejumlah pemain baru di bidang jasa keuangan bermunculan. Tidak sekadar membawa produk konvensional, mereka hadir dengan beragam inovasi keuangan lewat teknologi, yang membuat mereka dijuluki Fintech (Financial Technology) oleh masyarakat. Keluwesan newcomers tersebut dalam menangkap kebutuhan pasar ditakutkan akan menggerus bisnis keuangan eksisting. Tak ayal kita dapat melihat kehadiran produk digital milik sektor perbankan konvensional. OCBC NISP bisa dikatakan menjadi salah satu bank yang dapat bersaing di tengah arus perubahan yang begitu cepat. Pasalnya, pangsa pasar OCBC NISP bukannya ...
NISP Dorong Pertumbuhan "Green Building", IFC Investasi Rp 2,1 Triliun - Kompas.com
20 Feb 2019 22:52 (1 hari 2 jam lalu) - JAKARTA, KOMPAS.com - International Finance Corporation (IFC) menginvestasikan dana sebesar 150 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun di Bank OCBC NISP pada 2018 untuk menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan green building (gedung hijau). Investasi yang disebut green bond itu bertujuan memberi bantuan pendanaan kepada para pengembang agar lebih terdorong membangun gedung hijau. "Kami investasi 150 juta dollar AS di Bank OCBC NISP tahun lalu. Tujuannya mendorong pertumbuhan green building," ujar Indonesia Green Building Program Leader IFC Sandra Pranoto di Jakarta, Rabu (20/2/2019). Dia mengatakan, ini merupakan investasi dalam be ...
BBCA NISP FREN IHSG Akuisisi BCA hingga Capex FREN, Simak Kabar 10 Emiten Ini
20 Feb 2019 15:17 (1 hari 10 jam lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah melewati sesi perdagangan yang bak roller-coaster, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil ditutup menembus level psikologis 6.500 untuk kali pertama sejak 8 Februari, Rabu (20/2/2019). Dibuka menguat 0,42%, IHSG justru melemah tipis 0,08% per akhir sesi 1 ke level 6.489,42. Di sesi 2, IHSG beberapa kali bolak-balik di zona hijau dan merah sebelum akhirnya ditutup menguat 0,28% ke level 6.512,78. Baca: The Fed Galau Nih, BI Bagaimana? Kinerja IHSG senada dengan bursa saham utama kawasan Asia yang juga ditransaksikan di zona hijau: indeks Nikkei naik 0,6%, indeks Shanghai naik 0,2%, indeks Ha ...
NISP Ini segmen yang dibidik OCBC NISP terkait sustainable finance
19 Feb 2019 22:26 (2 hari 3 jam lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini, Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) IV dan III mesti melampirkan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) hal ini sesuai dengan POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Menjalani ketentuan tersebut, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Parwati Surjaudaja bilang perseroan telah membidik segmen industri untuk penyaluran kredit tahun ini. "Sektor yang akan disalurkan termasuk kategori: green manufaktur, pembangkit listrik energi baru dan terbarukan, dan distribusi yang mendukung sektor energi bersih ...
NISP Presdir NISP Bicara Soal Penerbitan Obligasi & Efisiensi
18 Feb 2019 19:48 (3 hari 5 jam lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Di tahun 2019, sejumlah bank menengah mulai bersiap untuk memperkuat permodalan dan pendanaan guna menunjang ekspansi. beberapa bank yang masuk kelas BUKU III bakal melakukan penguatan modal maupun pendanaan non konvensional tahun ini. Salah satunya PT Bank OCBC NISP Tbk (IDX: NISP) yang kemungkinan akan melakukan penerbitan obligasi maupun pendanaan lain. Simak wawancara Hera F Haryn bersama Parwati Surjaudaja selengkapnya dalam Program Closing Bell, CNBC Indonesia (Rabu, 20/02/2019) pada video berikut ini.
NISP Sejumlah bank BUKU III mengatur strategi untuk optimalkan penggalangan dana wholesale
17 Feb 2019 17:50 (4 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tahun 2019 ini sejumlah bank menengah mulai bersiap untuk memperkuat permodalan dan pendanaan guna menunjang ekspansi. Ada beberapa bank yang masuk kelas BUKU III dengan modal inti minimal Rp 5 triliun yang bakal melakukan penguatan modal maupun pendanaan non konvensional tahun ini. Salah satunya PT Bank OCBC NISP Tbk yang kemungkinan akan melakukan penerbitan obligasi maupun pendanaan lain. Namun, Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja tak mau banyak komentar lantaran rencana pendanaan tersebut baru akan dilakukan jika kondisi pasar kondusif dan sesuai kebutuhan. "Belum ada jalan persisnya karena akan dis ...
NISP OCBC NISP Targetkan Pertumbuhan Bisnis 15%
16 Feb 2019 18:35 (5 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank OCBC NISP Tbk (IDX: NISP) menargetkan pertumbuhan bisnis di tahun ini mencapai 15% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dengan pertumbuhan tersebut, bank buku III ini mengaku terbuka juga peluang untuk mengakuisisi bank lain. Bagaimana langkah OCBC NISP dalam menghadapi bisnis perbankan di tahun ini? Simak wawancara ekslusif Hera F. Haryn dengan Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja dalam program Closing Bell CNBC Indonesia, (Rabu, 20/02/2019) di video ini.
NISP 2021, OCBC NISP Bidik Jadi Bank Buku IV
16 Feb 2019 18:35 (5 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank OCBC NISP Tbk (IDX: NISP) menilai pada 2021 dapat naik menjadi Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) IV. Dengan status bank dengan klasifikasi BUKU IV, bank memiliki beberapa keleluasaan dalam menjalankan bisnis tertentu seperti sistem pembayaran. Namun, bagaimana bank dengan klasifikasi BUKU III ini mencapai tingkat modal Rp 30 triliun sesuai persyaratan kelompok BUKU IV? Simak wawancara ekslusif Hera F. Haryn dengan Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam program Closing Bell CNBC Indonesia, (Rabu, 20/02/2019) di video ini.
BJTM NISP Bank bakal menggenjot kredit produktif
16 Feb 2019 08:32 (5 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan tetap menjadikan kredit produktif sebagai andalan penyaluran kredit tahun ini. Direktur Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Ferdian Timur Satyagraha menjelaskan, bila dirinci kredit modal kerja lebih jadi tumpuan dibandingkan kredit investasi. Sektor yang paling prospektif tahun ini antara lain perdagangan serta konstruksi. Tahun lalu persentase porsi kredit modal kerja Bank Jatim sebesar 22% dengan pertumbuhan mencapai 8,7% secara year on year (yoy). Sementara kredit investasi relatif lebih rendah, hanya memegang porsi 8% terhadap total kredit. Kenaikannya juga masih rendah sebes ...
NISP Laporan Hasil Pemeringkatan TAHUNAN
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10