MGNA Magna Investama Mandiri Tbk


Saham MGNA Magna Investama Mandiri Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa Fundamental - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
MGNA Financial Statements 2Q 2019 of MGNA
21 Aug 2019 14:56 (1 tahun 2 bulan lalu) - PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA ) membukukan rugi bersih pada Quarter 2 2019 sebesar 21,5 miliar. Turun bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yang mencetak kerugian sebesar 19,0 miliar. Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp 21.47 per lembar. Berikut Laporan keuangan MGNA Quarter 2 2019: Account Quarter 2 2019 Last Price 50 Share Out 1,0 B Market Cap. 50,2 B Balance Sheet Cash 880,6 M Total Asset 184,4 B S.T Debt 27,8 B L.T Debt 162,9 B Total Equity ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Financial Statements 3Q 2019 of MGNA - 07 Nov 2019 08:53 (11 bulan lalu)
    icon IPOT News:   Financial Statements 1Q 2020 of MGNA - 01 Jul 2020 14:59 (3 bulan 28 hari lalu)
MGNA Financial Statements Full Year 2019 of MGNA
03 Jun 2020 16:18 (4 bulan 26 hari lalu) - PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA ) membukukan rugi bersih pada tahun 2019 sebesar 118,9 miliar. Turun bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yang mencetak kerugian sebesar 34,7 miliar. Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp 118.89 per lembar. Berikut Laporan keuangan MGNA Tahun 2019: Account Quarter 4 2019 Last Price 50 Share Out 1,0 B Market Cap. 50,2 B Balance Sheet Cash 416,1 M Total Asset 88,8 B S.T Debt 174,7 B L.T Debt 19,3 B Total Equity -105,1 ...
MGNA Jual aset bisnis inti, saham Magna Investama (MGNA) kena suspensi
09 Jan 2020 10:34 (9 bulan lalu) - Reporter: Wahyu Tri Rahmawati Editor: Wahyu Rahmawati KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan saham PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) setelah emiten ini mengumumkan rencana untuk menghentikan seluruh kegiatan operasional pabrik anak usaha yang menjadi kontributor utama pendapatan MGNA. "Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek MGNA di seluruh pasar sejak sesi I perdagangan hari Rabu tanggal 8 Januari 2020," ungkap BEI dalam pengumuman bursa, Rabu (8/1). Dalam keterbukaan informasi Senin (6/1), MGNA mengungkapkan telah menghentikan seluruh kegiatan operasional pabrik entitas ...
MGNA Magna Investama will sell some of its assets to Wilmar Padi | IDNFinancials
18 Dec 2019 13:16 (10 bulan lalu) - JAKARTA - PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) will sell its land and rice mill in Ngawi, East Java to PT Wilmar Padi Indonesia for Rp 120.47 billion, due to the decline in the company's profit margin after the government set the Maximum Retail Price (HET) for rice at Rp 12,800 per kg. As quoted from the company's disclosure, the land and rice mill has been managed by its subsidiary, PT Padi Unggul Indonesia. The land is ​​107,623 m2 wide with a number of buildings on it, among others, weighbridge houses, dyeing factories, milling plants, rice warehouses, rice bran warehouses, and spare parts warehouses. After the sale, the company's liabi ...
MGNA Minta Restu Pemegang Saham, Magna Investama Mandiri (MGNA) Akan Jual Aset Senilai Rp120 Miliar – Emitennews
18 Dec 2019 12:08 (10 bulan lalu) - EmitenNews.com – PT Magna Investama Mandiri, berniat melakukan penjualan aset tetap berupa tanah yang diatasnya terdapat beberapa bangunan dengan luas tanah 107.623m2 serta mesin-mesin dan peralatan pendukung pabrik yang berlokasi di Ngawi, Jawa Timur. Dalam keterbukaan informasi BEI Rabu (18/12) perseroan menjelaskan, penjualan dilakukan kepada PT Wilmar Padi Indonesia. Nilai total rencana penjualan sebesar Rp120,48 miliar yang merupakan 539,35 persen dari nilai ekuitas perseroan untuk periode laporan keuangan hingga 30 September 2019. “Karena nilai total rencana penjualan melebihi 50 persen dari ekuitas perseroan maka rencana ini memerluk ...
MGNA Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
AISA KARW DWGL ARGO MGNA SULI JKSW OCAP 40 Saham di BEI Masih Ber-“tato”
08 Oct 2019 14:29 (1 tahun 20 hari lalu) - JAKARTA-Sebanyak 40 saham emiten bermasalah masih menyandang notasi khusus dari Bursa Efek Indonesia (BEI). "Tato" diberikan secara beragam kepada masing-masing emiten, dari yang paling ringan sampai yang paling berat. Berdasarkan data terbaru notasi khusus yang dikeluarkan BEI, jumlah saham bertato berkurang empat emiten. Dalam data yang dipublikasikan otoritas bursa sebelumnya, terdapat 44 saham emiten yang terkena notasi khusus. Empat saham emiten yang keluar dari daftar notasi khusus yaitu PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD ), PT Timah Tbk (TINS ), PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX ), dan PT Bara Jaya Internasiona ...
MGNA Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10