MDRN Modern Internasional Tbk


Saham MDRN Modern Internasional Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
MDRN MDRN berencana masuk bisnis peternakan | Britama.com
23 Jan 2018 09:31 (1 jam 14 menit lalu) - Britama.com – Modern Internasional Tbk (MDRN) berencana menambah lini bisnis di bidang peternakan sapi perah dan pengolahan susu yang bernama PT. Nusantara Agri Sejati (NAS) di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Namun rencana itu belum mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Padahal perusahaan tersebut sudah siap untuk beroperasi. Perseroan sebelumnya mengumumkan akan mendapatkan tambahan aset untuk memfasilitasi restrukturisasi utang. Aset yang diberikan berupa bisnis peternakan sapi perah dan pengelolaan susu yang bernama PT Nusantara Agri Sejati (NAS). Aset berupa saham itu akan disumbangkan pada MDRN dan tidak memerlukan pembayar ...
MDRN Hasil Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa [MDRN]
Tag: BEI (IDX)
23 Jan 2018 09:12 (1 jam 34 menit lalu) - Attachments:
MDRN Perubahan Alamat/Nomor Telepon/Fax/E-Mail/Website/NPWP/NPKP [MDRN]
Tag: BEI (IDX)
22 Jan 2018 14:15 (20 jam lalu) - Attachments:
    MDRN Geliat Bisnis MDRN Keluar Dari Ketimpangan - Rambah Bisnis Susu dan Percetakan
    22 Jan 2018 11:05 (23 jam lalu) - NERACA Jakarta – Setelah gagal dalam mengembangkan bisnis 7-Eleven (Sevel), PT Modern Internasional Tbk (MDRN) terus berupaya mencari peluang bisnis baru selain sektor properti. Namun jalan mulus pemilik gerai Sevel ini tidak sesuai harapan. Pasalnya, rencana perseroan memulai bisnis peternakan sapi dan pengolahan susu belum mendapatkan izin dari regulator. Komisaris MDRN, Donny Sutanto mengatakan, pembentukan anak usaha untuk memulai bisnis baru tersebut masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nantinya, pembentukan entitas usaha anyar tersebut bakal ditempuh melalui jalur akuisisi PT Nusantara Agri Sejati (NAS) dengan menerb ...
    MDRN Mau Beli Mesin Kopi Hingga Microwave Bekas Sevel? Ini Caranya
    19 Jan 2018 22:43 (3 hari 12 jam lalu) - Jakarta- PT Modern Internasional Tbk (MDRN) tengah melakukan penjualan aset PT Modern Sevel Indonesia (MSI) dalam rangka pembayaran seluruh kewajibannya. Aset-aset yang dijual termasuk peralatan bekas gerai-gerai 7-Eleven alias Sevel di Indonesia. Komisaris MDRN, Donny Sutanto, mengatakan penjualan peralatan tersebut terbuka untuk umum. Adapun peralatan yang dijual di antaranya mesin pembuat kopi, microwave, freezer dan peralatan lainnya. "Siapapun mau beli boleh asal cocok harganya," ujarnya saat dihubungi detikFinance, Jumat (19/1/2018). Baca juga: Mesin Pembuat Kopi Hingga Microwave Sevel Dijual untuk Lunasi Utang Untuk harganya, men ...
    MDRN Bisnis Pengolahan Susu MDRN Belum Dapat Izin OJK
    19 Jan 2018 18:49 (3 hari 15 jam lalu) - Warta Ekonomi.co.id, Jakarta- Rencana PT Modern Internasional Tbk (MDRN) untuk segera memiliki mesin bisnis baru kurang berjalan mulus. Pasalnya, hingga saat ini pemilik Gerai 7-Eleven (sevel) itu belum juga mendapatkan izin dari regulator untuk segera memulai bisnis peternakan sapi dan pengolahan susu. Komisaris MDRN Donny Sutanto mengatakan pembentukan anak usaha untuk memulai bisnis baru tersebut masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nantinya, pembentukan entitas usaha anyar tersebut bakal ditempuh melalui jalur akuisisi PT Nusantara Agri Sejati (NAS) dengan menerbitkan Obligasi Wajib Konversi (OWK). "Masih menunggu putu ...
    MDRN 7-Eleven Usai, Modern Internasional Andalkan Bisnis Mesin Fotokopi : Okezone Economy
    19 Jan 2018 18:18 (3 hari 16 jam lalu) - JAKARTA- Usai menutup seluruh gerai 7-Eleven, PT Modern Internasional Tbk (MDRN) akan fokus untuk mengembangkan bisnis mesin fotokopi. Perusahaan memiliki bisnis mesin fotokopi dengan merek Ricoh yang berada di bawah PT Modern Data Solusi (MDS). Komisaris Modern Internasional Donny Sutanto mengatakan, bisnis Ricoh sebenarnya memiliki potensi yang besar. Sayangnya, ketika ada 7-Eleven, Ricoh seakan dianaktirikan lantaran aliran modal untuk pengembangan bisnis mayoritas diberikan kepada 7-Eleven. BERITA TERKAIT + - Gila! Rugi Induk Sevel Naik 1.147% Jadi Rp642 Miliar - Perkuat 7-Eleven, Modern Internasional Dirikan Perusahaan Pembiayaan - Pe ...
    MDRN 7-Eleven Belum Bisa Berbisnis Sapi Perah, Ini Alasannya! : Okezone Economy
    19 Jan 2018 16:28 (3 hari 18 jam lalu) - JAKARTA- Rencana PT Modern Internasional Tbk (MDRN) untuk melakukan penambahan aset milik PT Nusantara Agri Sejati masih terganjal persyaratan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi eks induk 7-Eleven untuk merambah bisnis sapi perah. "Kalau disetujui, kalau diputuskan oke, karena kan kita harus melihat aturannya, di peraturan OJK harus ada appraisal opinion macem-macam," kata Komisaris Modern Internasional Donny Sutanto di Kantor Kawai Music, Jakarta, Jumat (19/1/2018). BERITA TERKAIT + - Pesangon Karyawan 7-Eleven Masih Tunggu Deposito Cair - Pemegang Saham Induk 7-Eleven Tak Restui Penjualan Ase ...
    MDRN Penjualan Aset MDRN Tak Direstui Pemegang Saham
    19 Jan 2018 16:21 (3 hari 18 jam lalu) - Warta Ekonomi.co.id, Jakarta- Rencana PT Modern Internasional Tbk (MDRN) untuk melunasi utang-utangnya ke sejumlah kreditur tampaknya masih belum dapat direalisasikan. Hal ini karena salah satu opsi penyelesaian kewajiban melalui mekanisme penjualan aset tidak mendapat restu dari pemegang saham. Komisaris Modern Internasional Donny Sutanto mengatakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada hari ini tidak mencapai kuorum. Padahal, salah satu agenda rapatnya adalah persetujuan untuk menjual 50% atau lebih dari kekayaan bersih. "Tidak kuorum," katanya di Jakarta, Jumat (19/1/2018). Lebih lanjut dirinya mengatakan ...
    MDRN RUPS tak kuorum, Modern International menanti keputusan rencana jual aset
    19 Jan 2018 15:16 (3 hari 19 jam lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Modern International Tbk (MDRN) tengah menanti keputusan para pemegang saham untuk menjual aset dengan nilai lebih dari 50% dari aset MDRN. Nantinya dana tersebut akan digunakan untuk membayar kewajiban MDRN serta sebagai modal kerja. Pembahasan tersebut sebetulnya masuk dalam agenda pertama Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada Jumat (19/1). Namun karena tidak memenuhi kuorum, hal itu akan kembali dibahas pada RUPSLB selanjutnya yang akan dilaksanakan antara 10 hingga 21 hari lagi. Donny Sutanto, Komisaris PT Modern International mengatakan, jumlah peserta rapat yang hadir hanya menc ...
    Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
      Artikel 1 sampai 10