MASA Multistrada Arah Sarana Tbk


Saham MASA Multistrada Arah Sarana Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
MASA IMAS Tanuri Lift Ownership in Local Football Club - The Insiders Stories
16 Sep 2020 16:29 (6 hari lalu) - Share Email WhatsApp JAKARTA (TheInsiderStories) – Peter Tanuri, bought football manager, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (IDX: BOLA) shares to increases the direct investment portion, said the company on Tuesday (09/16). The owner the football club from Gianyar, Bali, has bought 423,900 shares of the issuer at Rp152 – Rp167 a unit or in total Rp66.55 billion (US$4.50 million). Currently, the former boss of tyre-maker, PT Multistrada Arah Sarana Tbk (IDX: MASA), hold 21.79 percent of BOLA shares. Apart from Tanuri, the remaining shares were hold by PT Asuransi Central Asia 8.88 percent, PT Indolife Pensiontama (Salim Group) 5.39 percent, Uni ...
MASA UPACARA BENDERA DI RUMAH MASA KECIL SOEKARNO | Neraca.co.id
18 Aug 2020 11:36 (1 bulan 6 hari lalu) - Petugas mengibarkan bendera merah putih saat upacara bendera di Situs Persada Soekarno, Desa Pojok, Kediri, Jawa Timur, Senin (17/8/2020). Upacara bendera dengan iringan gending dan menggunakan bahasa Jawa di rumah masa kecil Bung Karno tersebut guna memperingati Hut ke-75 Kemerdekaan Indonesia. NERACA/Antarafoto/Prasetia Fauzani/wsj
MASA Permintaan Turun, Begini Strategi Multistrada (MASA) Jaga Kinerja - Market Bisnis.com
29 Jul 2020 12:27 (1 bulan 26 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – PT Multistrada Arah Sarana Tbk. (MASA) berupaya menggenjot penjualan ban di tengah kegiatan ekonomi yang melambat seiring dengan berbagai kebijakan untuk membendung penyebaran virus corona (Covid-19). Presiden Direktur Multistrada Arah Sarana Steven Vette mengatakan pasar domestik tetap menjadi fokus utama perseroan karena potensi penjualannya masih sangat besar. Dia menambahkan, perseroan bakal menggunakan bahan baku serta proses produksi yang lebih paripurna. Di samping itu itu, perseroan juga menjual merek baru seperti BF Goodrich dan Uniroyal di samping menggenjot produksi merek-merek yang sudah ada. Hasilnya sejau ...
MASA Multistrada shareholders agree to not pay honorariums to commissioners this year | IDNFinancials
29 Jul 2020 10:42 (1 bulan 26 hari lalu) - JAKARTA. The shareholders of PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) have agreed to not pay honorariums to the company's six commissioners for the 2020 fiscal year. The decision was announced at the company's AGM on Tuesday (28/7). "We will not pay honorariums to members of the company's board of commissioners for the 2020 fiscal year," MASA Director Boey Pang Ho said in a stock exchange filing. At the meeting, MASA's shareholders also approved the resignation of Eric Pierre Robert Vaillier as vice president and Michail Sutiono as director, as well as the appointment of Boey Pang Ho as president director. The company, which manufactures Achi ...
MASA Multistrada will not give honoraria to its commissioners this year | IDNFinancials
29 Jul 2020 10:42 (1 bulan 26 hari lalu) - JAKARTA. The shareholders of PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) have agreed not to give honoraria to 6 members of its board of commissioners during 2020 fiscal year. The decision was made at the company's Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) which was held on Wednesday (28/7) yesterday. "We will not give honoraria to members of the Board of Commissioners for 2020 fiscal year," said Boey Pang Ho, Director of MASA, through disclosure published on the Indonesia Stock Exchange (IDX) website. During the meeting, shareholders of MASA also accepted the resignation of two members of its board of directors, Eric Pierre Robert Vaillier (D ...
MASA Multistrada Arah Sarana (MASA) penjualan ban untuk pasar domestik jadi fokus di 2020
28 Jul 2020 16:34 (1 bulan 26 hari lalu) - Reporter: Arfyana Citra Rahayu Editor: Anna Suci Perwitasari KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walau ada pandemi virus corona, PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) menegaskan bahwa pasar domestik masih menjadi fokus utama perusahaan dalam penjualan ban di sepanjang tahun ini. Presiden Direktur Multistrada Arah Sarana Steven Vette mengungkapkan, di tahun ini, pasar domestik akan tetap menjadi salah satu tujuan utama, mengingat potensi pasar yang masih besar. Sebagai informasi, pada semester pertama 2020 MASA menambahkan merek Michelin di lini produksinya yaitu BFGoodrich dan Uniroyal, di samping tetap memproduksi Achilles. "Dengan meningkatnya kapa ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Multistrada Arah Sarana (MASA) penjualan ban untuk pasar domestik jadi fokus di 2020 - 28 Jul 2020 16:49 (1 bulan 26 hari lalu)
MASA Penjualan ban Multisrada Arah Sarana (MASA) menurun di kuartal I 2020, ini sebabnya
28 Jul 2020 16:33 (1 bulan 26 hari lalu) - Reporter: Arfyana Citra Rahayu Editor: Handoyo. KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) mengakui adanya penurunan penjualan ban mobil dan ban motor di sepanjang kuartal I 2020 karena sejumlah faktor, salah satunya karena pembatasan sosial. Melansir materi paparan publiknya, di sepanjang kuartal I 2020 MASA mencatatkan penurunan volume penjualan ban mobil hingga 41% year on year (yoy) menjadi 1,4 juta unit dan penurunan penjualan ban motor 8% yoy menjadi 1,3 juta unit. Adapun penjualan bersih hingga akhir Maret 2020 juga tercatat turun 34% yoy menjadi US$ 60 juta akibat dari penurunan penjualan di beberapa area. Sejala ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Penjualan ban Multisrada Arah Sarana (MASA) menurun di kuartal I 2020, ini sebabnya - 28 Jul 2020 16:49 (1 bulan 26 hari lalu)
MASA Ditopang Pertumbuhan Pasar Ekspor - Penjualan Ban Multistrada Masih Berlari Kencang | Neraca.co.id
28 Jul 2020 11:26 (1 bulan 27 hari lalu) - NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT. Multistrada Arah Sarana, Tbk (MASA) berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 7% dari US$ 298,64 juta menjadi US$ 318,26 juta. Kenaikan pendapatan merupakan imbas dari pertumbuhan penjualan di target pasar, termasuk di Amerika Serikat yang menyumbangkan pendapatan sebesar US$ 33,18 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Emiten produsen ban ini juga mencatat kenaikan pada gross profit atau laba bersih sebesar 68% atau dari US$20,88 juta di 2018 menjadi US$ 35,08 juta di 2019. Kenaikan ini merupakan hasil dari kebijakan penetapan harga yang cuku ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10