JSKY Sky Energy Indonesia Tbk


Saham JSKY Sky Energy Indonesia Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
JSKY Financial Statements Full Year 2017 of JSKY
23 Apr 2018 14:23 (6 jam lalu) - PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY ) membukukan laba bersih pada tahun 2017 sebesar 22,7 miliar. Naik bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016 sebesar 13,4 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 22.68 per lembar. Berikut Laporan keuangan JSKY Tahun 2017: Account Quarter 4 2017 Last Price 915 Share Out 1,0 B Market Cap. 929,9 B Balance Sheet Cash 62,4 B Total Asset 432,3 B S.T Debt 314,9 B L.T Debt 13,2 B Total Equity 104,1 B Income Statement ...
JSKY LCKM HELI BOSS Harga Saham 4 Emiten Baru 2018 Menguat, Tapi Bagaimana Volume Transaksinya?
Topik: Berita IPO Tag: Situs Berita
02 Apr 2018 13:45 (21 hari lalu) - Bareksa.com – Kinerja empat saham pendatang baru tahun ini layak disimak. Saham-saham itu antara lain PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM), PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS), PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), dan PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY).
JSKY Sejarah dan Profil Singkat JSKY (Sky Energy Indonesia Tbk) | Britama.com
02 Apr 2018 10:27 (21 hari lalu) - britama.com, Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) didirikan pada tanggal 04 Juli 2008. Kantor pusat JSKY berlokasi di Graha Mas Fatmawati B/10, Jl. RS. Fatmawati No. 71, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12150 – Indonesia. Telp: (62-21) 8686-3355 (Hunting), Fax: (62-21) 8686-3339. Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Sky Energy Indonesia Tbk, yaitu: PT Trinitan Global Pasifik (sebelumnya bernama PT Matracom Multi Perdana) (69,50%) dan Hitachi High Technologies Pte. Ltd (10,50%). Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan JSKY adalah bergerak dalam bidang industri mesin pembangkit listrik. ...
JSKY Masuk Bursa, Sky Energy Lebih Ekspansif | Investor Daily
30 Mar 2018 21:44 (23 hari lalu) - JAKARTA- PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure /capex) sekitar Rp 228 miliar pada tahun ini. Seluruh dana tersebut digunakan untuk ekspansi oleh produsen panel surya tersebut. Sumber pendanaan capex berasal dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering /IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan sisanya dari pinjaman perbankan. Kemarin, perseroan tercatat sebagai emiten ke-569 dan memperoleh dana segar Rp 81,3 miliar dari 203.256.000 saham baru pada harga Rp 400 per saham. Direktur Utama Sky Energy Jackson Tandiono mengatakan, perseroan akan melakukan investasi mesin dan pe ...
JSKY JSKY anggarkan belanja modal sebesar Rp228 miliar | Britama.com
29 Mar 2018 11:21 (25 hari lalu) - Britama.com – Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) mengalokasikan dana belanja modal (capex) sebesar Rp228 miliar pada tahun 2018. Adapun dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi oleh produsen panel surya. Selain itu, sumber pendanaan capex berasal dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering / IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan sisanya dari pinjaman perbankan. Sementara itu, JSKY menargetkan pendapatan sekitar Rp500 miliar pada tahun 2018, tumbuh 25% YoY dibandingkan pencapaian sepanjang 2017 sekitar Rp400 miliar. Sementara perseroan memperkirakan laba bersih naik 50% YoY menjadi Rp30 miliar pada tahun ini. Pertumbu ...
JSKY Sky Energy Anggarkan Capex Rp 200 Miliar - Investasi Pengadaan Mesin
29 Mar 2018 11:12 (25 hari lalu) - NERACA Jakarta –Sukses mencatatkan sahamnya di pasar modal, perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan panel surya PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) terus pacu pengembangan bisnisnya dan termasuk rencana penambahan kapasitas produksi modul surya dari 100MWp menjadi 200 MWp. Maka untuk mendanai pengembangan bisnisnya, perseroan telah menganggarkan belanja modal hingga Rp 200 miliar di tahun 2018 ini. Sebagian pendanaan belanja modal tersebut diperoleh JSKY dari dana hasil IPO sebesar Rp 81,3 miliar. Kata Direktur Utama JSKY, JacksonTandiyono, perseroan akan menggunakan belanja modal ini untuk investasi pengadaan mesin. "Sisanya akan digu ...
JSKY Emiten Baru Sky Energy (JSKY) Unggulkan Strategi Ekspor - Market Bisnis.com
28 Mar 2018 20:46 (25 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA—Emiten anyar PT Sky Energy Indonesia Tbk., (JSKY) berencana memacu pendapatan dari eskpor sekitar 50% pada 2018 sebagai salah satu upaya melakukan natural hedging. Sky Energy Indonesia merupakan penyediajasa modul surya atau solar pannel dan sel surya atau solar cell. Pada 2016, kapasitas produksi solar panel perseroan mencapai 100 MW, sedangkan solar cell sebesar 50 MW. Direktur Utama Sky Energy Indonesia Jackson Tandiono menyampaikan, pada 2017 sekitar 30% penjualan perseroan ditopang pasar ekspor dari Amerika Serikat Kanada, dan Eropa. Manajemen akan meningkatkan kontribusi penjualan ke luar negeri di kisaran 50% pada ...
JSKY HELI IHSG Saham JSKY Auto Reject, HELI Melesat - Market Bisnis.com
28 Mar 2018 19:48 (26 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – PT Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY) membukukan penguatan harga saham terbesar pada perdagangan hari ini, Rabu (28/3/2018). Harga saham emiten yang bergerak di usaha pembangkit listrik ini memimpin penguatan saham setelah melonjak 50% sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan saham otomatis (auto reject) atas pada level Rp600 per lembar saham. Menempati posisi terkuat selanjutnya adalah saham PT Jaya Trishindo Tbk. (HELI) yang melesat 34,76% dan ditutup di Rp252 per lembar saham. Sementara itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir turun lebih dari satu persen pada perdagangan hari ini. IHSG d ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Saham JSKY Auto Reject, HELI Melesat - 28 Mar 2018 20:14 (26 hari lalu)
JSKY KAEF MEDC Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 28 Maret 2018
28 Mar 2018 19:26 (26 hari lalu) - Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia Market Review 28 Maret 2018 (Investment Information Team, Mirae Asset Sekuritas Indonesia) IHSG ditutup melemah -68.51 poin (-1.10%) ke level 6,140.837 pada perdagangan hari ini. Tercatat 124 saham menguat dan 278 saham melemah. Mayoritas sektor ditutup melemah, pelemahan dipimpin oleh sektor Misc-Ind (-2.10%), sektor Finance (-1.38%), sektor Mining (-1.32%), dan satu-satunya sektor yang menguat adalah sektor Agri (+1.09%). Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp 696.99 Milliar di seluruh Pasar pada perdagangan hari ini. US Dollar menguat (+0.17%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah mele ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10