JPFA JAPFA Comfeed Indonesia Tbk


Saham JPFA JAPFA Comfeed Indonesia Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
JPFA Laba turun, saham JPFA masih layak koleksi
11 Aug 2017 18:14 (5 hari lalu) - KONTAN.CO.ID- Laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) pada 2017 ini diprediksi melorot. Tapi, saham emiten pakan ini masih layak dibeli. Pada semester I-2017, pendapatan JPFA memang naik. Namun, labanya justru turun lataran adanya kenaikan pada harga pokok penjualan. Harga jagung lokal yang menjadi bahan baku pakan ternak melonjak 24% dari Rp 3.271 per kilo pada kuartal dua 2016 menjadi Rp 4.061 per kilo pada kuartal dua tahun ini. Padahal harga patokan nasional untuk jagung justru turun 0,15% menjadi Rp 2.024 per kilo pada kuartal dua tahun ini. Sekedar informasi, pakan unggas menyumbang 70% laba JPFA. Sehingga, pengaruh kenaikan harga ...
Artikel lain:
    icon IPOT:   Laba turun, saham JPFA masih layak koleksi - 11 Aug 2017 19:07 (5 hari lalu)
JPFA JPFA Akhir dari Tekanan Harga Jagung Lokal - 20170810 - NHKS - Company Update 2Q17 (Bahasa)
JPFA JPFA End of Local Corn Price Pressure - 20170810 - NHKS - Company Update 2Q17 (English)
JPFA Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek/Perubahan Struktur Pemegang Saham [JPFA]
JPFA MAIN CPIN Bahana: Saham Sektor Perunggasan Menanti Perbaikan - IMQ | Indonesia Market Quotes
09 Aug 2017 09:28 (7 hari lalu) - IMQ, Jakarta — Pemulihan ekonomi masih belum dirasakan industri perunggasan Indonesia, meski ada faktor musiman puasa dan lebaran, ternyata permintaan terhadap ayam dan turunannya tidak sebesar perkiraan semula, alhasil kinerja keuangan emiten sektor ini hingga semester I-2017 belum menggembirakan. Analis PT Bahana Sekuritas Michael Setjoadi di Jakarta, Rabu (9/8) mengatakan rendahnya daya beli masyarakat menjadi salah satu penyebab berkurangnya konsumsi ayam. "Adanya formulasi baru terhadap kenaikan upah minimum yakni besar pertumbuhan ekonomi plus besar inflasi, serta adanya kenaikan tarif dasar listrik membuat daya beli masyarakat tidak ...
JPFA Danareksa Equity Snapshot - JPFA 28 Juli 2017
09 Aug 2017 09:23 (7 hari lalu) - Japfa Comfeed Indonesia: 2Q17 earnings below consensus (IDR 1,185. Non rated) The 2Q17 net profit dropped 42.4% yoy. The 2Q17 net profit reached IDR395.9bn, down by 42.4% yoy, despite surging 333.1% qoq, mainly due to soft revenues growth combined with significantly lower gross and operating margins. As a result, the company booked a 1H17 net profit of IDR487.4bn, down by 49.4% yoy, reaching only 30.4% of the consensus, below expectation. Soft 2Q17 yoy revenues growth of 5.6% yoy. The 2Q17 revenues reached IDR7.5tn, +5.6% yoy and +13.3% qoq. This growth was lower than last year’s 14.5% yoy growth in 2Q16. As a result, the 1H1 ...
JPFA MAIN CPIN Menilik Kinerja Saham Sektor Perunggasan hingga Akhir 2017, Profit atau Tidak? : Okezone Ekonomi
08 Aug 2017 13:43 (8 hari lalu) - JAKARTA- Pemulihan ekonomi masih belum dirasakan industri perunggasan Indonesia hingga semester satu tahun ini. Meski ada faktor musiman puasa dan Lebaran, ternyata permintaan terhadap ayam dan turunannya tidak sebesar perkiraan semula. Alhasil, kinerja keuangan perusahaan-perusahaan perunggasan belum menggembirakan. Padahal pemerintah sudah semakin proaktif membantu industri ini dengan program pemusnahan untuk mengurangi keterpurukan harga. Namun karena permintaan rendah, harga ayam masih stabil murah. Menurut Analis PT Bahana Sekuritas Michael Setjoadi, rendahnya daya beli masyarakat pada tahun ini menjadi salah satu penyebab berkurangnya ...
JPFA MAIN CPIN Ini rekomendasi Bahana di sektor unggas
08 Aug 2017 11:45 (8 hari lalu) - JAKARTA. Kinerja emiten sektor unggas hingga awal semester kedua tahun ini masih tertekan oleh daya beli. Bahana Sekuritas dalam riset sektoral mengungkapkan, pemulihan ekonomi masih belum dirasakan industri perunggasan Indonesia. Faktor musiman puasa dan Lebaran tak mampu mengerek permintaan terhadap ayam dan turunannya. Padahal, pemerintah sudah menggelar program pemusnahan untuk mengurangi keterpurukan harga. "Rendahnya daya beli masyarakat pada tahun ini menjadi salah satu penyebab berkurangnya konsumsi ayam," kata Analis Bahana Sekuritas Michael Setjoadi, Selasa (8/8). Dengan adanya formulasi baru terhadap kenaikan upah minimum yakni b ...
Artikel lain:
    icon Saham Online Indonesia:   Analisa Saham Sektor Unggas | 8 Agustus 2017 - 08 Aug 2017 12:39 (8 hari lalu)
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10