INDY Indika Energy Tbk


Saham INDY Indika Energy Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
HRUM BBNI INDY IHSG ASII Apa Itu Trailing Stop Loss, Dan Bagaimana Cara Melakukannya - Indonesia Value Investing
14 Dec 2019 03:06 (2 hari 5 jam lalu) - Menurut Investopedia, trailing stop loss (TSL) adalah sebuah sistem dimana pihak broker/sekuritas akan secara otomatis menjual saham yang dipegang seorang investor/trader saham, yakni jika si investor sebelumnya sudah meng- input /memasukkan perintah untuk menjual saham tersebut kalau harganya turun sekian persen. Contoh, seorang investor membeli saham A pada harga 1,000, dan TSL-nya ditetapkan pada level 10%. Maka jika saham A kemudian langsung turun dari harga 1,000 tersebut sampai menyentuh 900 (turun 10%), pihak broker akan otomatis jual cut loss. Sedangkan jika saham A naik dulu sampai 1,200, tapi kemudian balik arah dan turun sampai ...
INDY Laporan Informasi atau Fakta Material null
INDY Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi
INDY Chatib Basri resigned as a commissioner of INDY | IDNFinancials
12 Dec 2019 11:28 (3 hari 21 jam lalu) - JAKARTA - M Chatib Basri submitted his resignation as Independent Commissioner of PT Indika Energy Tbk (INDY) following his appointment as Deputy Commissioner of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Chatib Basri previously served as Head of the Investment Coordinating Board (BKPM) and Finance Minister during Soesilo Bambang Yudhoyono's term as president. He also served as a commissioner in a number of companies, including PT Astra Internasional Tbk (ASII). Before his term as Finance Minister, Chatib was a researcher at the Institute for Economic and Social Research (LPEM), University of Indonesia. At present, he is also one of the advisers ...
INDY INDY menargetkan kontribusi laba bersih 25% diluar segemen batubara | Britama.com
12 Dec 2019 09:25 (3 hari 23 jam lalu) - Britama.com – Indika Energy Tbk (INDY) menargetkan kontribusi laba bersih dari bisnis di luar segmen batubara dapat mencapai 25% pada 2023. Hal ini akan dicapai dengan melanjutkan ekspansi bisnis non batubara seperti pembangunan tangki penampung bahan bakar di Kariangau, Kalimantan Timur, yang ditargetkan selesai pada semester II-2020. Selain itu, perseroan akan melanjutkan aktivitas pembangunan proyek Awak Mas, proyek penambangan emas di Sulawesi Selatan.
INDY BMRI Gabung Mandiri, Chatib Basri Mundur dari Indika
11 Dec 2019 20:03 (4 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah ditunjuk menjadi wakil komisaris utama di PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri/BMRI), Chatib Basri menyatakan pengunduran dirinya sebagai komisaris independen di perusahaan batu bara PT Indika Energy Tbk (INDY). Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Indika, Chatib Basri telah menyatakan pengunduran dirinya pada 9 Desember 2019 lalu. "Pada tanggal 9 Desember 2019, Komisaris Independen Perseroan Bapak M Chatib Basri telah mengajukan pengunduran diri sebagai Komisaris Independen Perseroan," demikian disampaikan oleh Adi Pramono, Sekretaris Perusahaan Indika Energy dalam keterbukaan informasinya, Rabu (11/ ...
INDY Laporan Informasi atau Fakta Material Perubahan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
INDY Ekspansi Emas, Indika Energy Investasi USD 40 Juta
10 Dec 2019 14:30 (5 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - PT Indika Energy Tbk (INDY) meningkatkan ekspansinya di proyek tambang emas awak mas di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang dikembangkan oleh PT Masmindo Dwi Area anak usaha Nusantara Resources Ltd perusahaan tercatat di Bursa Australia yang juga menjadi Mitra Indika. Indika perlu setidaknya mempersiapkan dana sekitar USD 40 Juta atau sekitar Rp 560 Miliar untuk ekspansi ini. Simak informasi selengkapnya dalam program Profit di CNBC Indonesia (Selasa, 10/12/2019).
INDY Indika Energi Bakal Menjadi Mayoritas di Proyek Awak Mas - IMQ | Indonesia Market Quotes
10 Dec 2019 10:03 (5 hari lalu) - IMQ, Jakarta — PT Indika Energy Tbk melalui anak perusahaannya, PT Indika Mineral Investindo, telah menandatangani non-binding term sheet dengan Nusantara Resources Limited (Nusantara) terkait proyek awak mas. Penandatanganan ini merupakan pengembangan lanjutan atas investasi Indika Energy di Nusantara yang telah dilakukan sejak Desember 2018. Saat ini, Indika Energy memiliki 21,02% saham di Nusantara. Berdasarkan term sheet ini, Indika Energy dapat berpartisipasi hingga US$40 juta untuk kepemilikan sampai dengan 52,6% secara langsung maupun tidak langsung di PT Masmindo Dwi Area (project company) - yang dimana saat ini dimiliki sepenuhnya ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Indika Energi Bakal Menjadi Mayoritas di Proyek Awak Mas - 10 Dec 2019 10:25 (5 hari lalu)
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10