INDY Indika Energy Tbk


Saham INDY Indika Energy Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
INDY Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPS
INDY Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa
INDY Indika Energy Rampungkan Penerbitan Bond Rp6,6 Triliun
Tag: Blog
27 Oct 2020 13:30 (1 hari 16 jam lalu) - PT Indika Energy Tbk. (INDY) sudah merampungkan penerbitan obligasi global atau global bond senilai US$450 juta pada Senin (26/10/2020) di Bursa Singapura. Dalam keterbukaan informasi, manajemen Indika Energy menyampaikan entitasnya sudah menerbitkan obligasi US$450 juta. Dengan perhitungan kurs Jisdor Rp14.697 pada Senin (26/10/2020), maka obligasi itu setara dengan Rp6,61 triliun. Aksi korporasi Indika Energy itu terbilang cepat setelah perseroan meminta restu rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin (26/10/2020), atau masih dalam hari yang sama. Pemegang saham telah memberi restu terhadap rencana perseroan untuk menerbitk ...
INDY Indika Energy Raih Restu Terbitkan Obligasi | Neraca.co.id
27 Oct 2020 11:30 (1 hari 18 jam lalu) - Rencana aksi korporasi PT Indika Energy Tbk (INDY) menerbitkan surat utang dalam denominasi dollar Amerika Serikat berjalan mulus seiring restu pemegang saham yang diperoleh perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). “Agenda pertama persetujuan untuk menerbitkan obligasi baru sampai dengan US$750 juta dan agenda kedua penyesuaian anggaran dasar perusahaan atas POJK,”kata Presiden Direktur Indika Energy, M. Arsjad Rasjid P.M seperti dikutip bisnis di Jakarta, kemarin. Disampaikannya, perusahaan telah mendapatkan restu dan dukungan dari pemegang saham atas dua agenda yang manajemen ajukan. Dengan kurs Jisdor Senin (26/10/20 ...
INDY Dapat restu terbitkan obligasi US$ 750 juta, ini rencana Indika Energy (INDY)
26 Oct 2020 18:10 (2 hari 11 jam lalu) - Reporter: Muhammad Julian Editor: Handoyo. KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) mendapat restu penerbitan surat utang atau obligasi. Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan di Jakarta (26/10), pemegang saham menyetujui rencana perusahaan untuk menerbitkan obligasi maksimum sebesar US$ 750 juta. Direktur Utama PT Indika Energy Tbk, M. Arsjad Rasjid P.M menyampaikan, penerbitan obligasi akan menyebabkan kenaikan beban bunga, namun transaksi tersebut juga akan berdampak baik bagi posisi keuangan perusahaan. “Transaksi penerbitan obligasi ini akan memantapkan posisi keuangan Indika Energy untuk meng ...
Artikel lain:
    icon Kontan:   Indika Energy (INDY) mendapat restu terbitkan obligasi US$ 750 juta - 27 Oct 2020 07:30 (1 hari 22 jam lalu)
INDY Indika Energy Rampungkan Penerbitan Obligasi Global Rp 6,6 Triliun - Bisnis Tempo.co
27 Oct 2020 06:54 (1 hari 22 jam lalu) - Peran Batubara bagi Ketahanan Energi Nasional. TEMPO.CO, Jakarta- PT Indika Energy Tbk merampungkan penerbitan obligasi global atau global bond senilai US$ 450 juta pada Senin, 26 Oktober 2020, di Bursa Singapura. Dalam keterbukaan informasi, manajemen Indika Energy menyampaikan entitasnya sudah menerbitkan obligasi US$ 450 juta. Dengan perhitungan kurs Jisdor Rp 14.697 pada Senin, maka obligasi itu setara dengan Rp 6,61 triliun. Aksi korporasi Indika Energy itu dilakukan setelah perseroan meminta restu rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin atau masih dalam hari yang sama. Pemegang saham telah memberi restu terhadap ren ...
INDY Laporan Informasi atau Fakta Material Penyelesaian Penerbitan Surat Utang
INDY Lo Kheng Hong: Saya Beli Saham Batu Bara Ketika Bad Time!
26 Oct 2020 08:14 (2 hari 21 jam lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- Salah satu investor saham paling sukses di negeri ini adalah Lo Kheng Hong yang juga dikenal sebagai Warren Buffetnya Indonesia. Dia dikenal dengan sebutan tersebut karena memiliki strategi untuk berinvestasi saham dan membiarkan investasinya ini hingga bertahun-tahun hingga menghasilkan capital gain yang besar (value investing). Usut punya usut, salah satu sektor yang paling disukai oleh dia adalah sektor komoditas. Tak pakai alasan yang berbelit-belit, dia mengungkapkan alasannya hanya karena harga komoditas yang selalu berfluktuasi. Beberapa saham yang pernah dikoleksinya di sektor ini seperti PT Timah Tbk (TINS) ...
Artikel lain:
    icon CNBC Indonesia:   Top! Saham Batu Bara Ngamuk, Efek Jokowi atau Lo Kheng Hong? - Halaman 3 - 26 Oct 2020 11:24 (2 hari 18 jam lalu)
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10