INDY Indika Energy Tbk


Saham INDY Indika Energy Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
INDY Kuartal I/2019, Indika Energy (INDY) Prediksi Output Batu Bara 8,2 Juta Ton - Market Bisnis.com
13 Feb 2019 18:31 (4 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang batu bara PT Indika Energy Tbk. memproyeksikan produksi batu bara perseroan pada kuartal I/2019 berkisar 8,2 juta ton atau level yang sama denga output perseroan pada kuartal I/2018 lalu (yoy). Head of Corporate Communications Indika Energy Leonardus Herwindo menyampaikan bahwa sejak awal tahun ini perseroan memang menetapkan total produksi batu bara 2019 yang sama dengan tahun lalu, sehingga secara umum tingkat produksi kuartalan diprediksiserupa. “Kurang lebih [volume produksi kuartal I/2019] akan sama dengan tahun lalu meski tidak persis,” ungkap Leonardus saat dimintai konfirmasi Rabu (13/2/2019). A ...
INDY Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi
INDY Kebijakan China untuk normalisasi kouta impor batubara memberikan angina segar untuk grup INDY | Britama.com
11 Feb 2019 10:10 (6 hari lalu) - Britama.com – Kebijakan China yang menormalisasi kuota impor batu bara, memberikan peluang bagi Grup Indika Energy Tbk (INDY) yang memiliki usaha terintegrasi dengan entitas anak pada lini kontraktor pertambangan yakni Petrosea Tbk (PTRO) dan logistik tambang, Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS). Pada tahun ini, perseroan memilih konservatif untuk mengantisipasi risiko koreksi harga batu bara. Perseroan menargetkan produksi batu bara sebesar 34 juta ton pada tahun ini, sama dengan tahun lalu. Kendati konservatif di batu bara, perseroan agresif pada bisnis yang baru saja diakuisisi yakni pertambangan emas.
WSBP AKSI INDY AKSI EMITEN: Grup Indika Agresif Tangkap Peluang, Kontrak WSBP Tumbuh 59,69% - Market Bisnis.com
11 Feb 2019 09:00 (6 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai Grup Indika Energy yang aktif menangkap peluang serta kontrak PT Waskita Beton Precast Tbk yang tumbuh 59,69% menjadi topik utama media massa hari ini, Senin (11/2/2019). Berikut ringkasan sejumlah berita utama media massa hari ini: Grup Indika Agresif Tangkap Peluang. Kebijakan China yang menormalisasi kuota impor batu bara mereka memberikan angin segar bagi emiten produsen nasional, termasuk Grup Indika Energi. (Bisnis Indonesia) Kontrak WSBP Tumbuh 59,69%. PT Waskita Beton Precast Tbk. membukukan pertumbuhan kontrak baru sebesar 59,69% secara tahunan pada Januari 2019. (Bisnis Indonesia) Taktik TBI ...
Artikel lain:
    icon Bisnis:   AKSI EMITEN: Grup Indika Agresif Tangkap Peluang, Realisasi Kontrak WSBP Melesat 60% - 11 Feb 2019 09:00 (6 hari lalu)
INDY Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek/Perubahan Struktur Pemegang Saham
SQMI UNTR INDY Ekspansi emas sejumlah emiten tambang masih menjanjikan
03 Feb 2019 19:15 (14 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tiga emiten tambang batubara memperluas lini bisnis mereka dengan berekspansi ke sektor tambang emas. Ketiga emiten tersebut adalah PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI). Sebagai informasi, UNTR melalui anak usahanya PT Danusa Tambang Nusantara telah mengakuisisi 95% saham PT Agincourt Resources, yang memiliki tambang emas Martabe di Sumatra Utara. Pada Desember tahun lalu, INDY melalui anak perusahaannya yaitu PT Indika Mineral Investindo menandatangani perjanjian penyertaan saham senilai 33,4 juta saham dengan Nusantara Resources Limited. Dengan demikian, Indi ...
INDY Potensi Saham INDY - WGtradingroom

icon WGtradingroom   id INDY
Topik: Analisa Teknikal Tag: Blog
28 Jan 2019 23:54 (19 hari lalu) - INDY harga break membentuk pola inverted HnS target ke resis 2240, jika bertahan next target ke 2500, SL bawah 1960
INDY Indonesia’s Indika Adding Ownerhips in Australian Natural Resources | The Insiders Stories
28 Jan 2019 18:38 (20 hari lalu) - JAKARTA (TheInsiderStories) – Indonesian miner, PT Indika Energy Tbk (IDX: INDY) through its unit, PT Indika Mineral Investindo (IMI), has invested AUS$639,459.80, or equivalen to US$456,000 in Nusantara Resources Ltd. (ASX: NUS). After the deal, IMI will owned 19.9 percent at the Australian miner. Based on disclosure information to Indonesia Stock Exchange, the company said has acquired 2.78 million shares of Nusantara Resources with average price AUS$0.23 per share. IMI entered the miner through a private placement. It said, Nusantara Resources will use the funds to continue the development of the Gold Awak Mas Project in Toraja, South Su ...
GIAA INDY Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 28 Januari 2019
28 Jan 2019 17:45 (20 hari lalu) - *Mirae Asset Sekuritas Indonesia* Investment Information Team *Market Review 28 Januari 2019* Tercatat 182 saham menguat dan 251 saham melemah. *IHSG -24.1 poin (-0.37%) ke level 6,458.7*, dan *LQ-45 -6.6 poin (-0.64%) ke level 1,019.1*. *Sectoral Return:* - Agri +1.49% - Mining +0.18% - Basic-Ind +1.50% - Misc-Ind -0.73% - Consumer -0.61% - Property -1.72% - Infrastructure -1.41% - Finance -0.49% - Trade +0.19% - Manufacture -0.05% Investor asing *net sell senilai Rp 660 Miliar*. *USD/IDR -21.00 poin (-0.15%)* terhadap Rupiah di angka 14,071.50. *Saham yang ditutup menguat* - *INDY ditutup menguat Rp 180 (+8.86%) ke level Rp 2,210*. P ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10