INDY Indika Energy Tbk


Saham INDY Indika Energy Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
BRPT INDY Analisa Saham INDY dan BRPT
17 Jun 2019 07:37 (2 hari 12 jam lalu) - Analisa Saham INDY dan BRPT (Baca juga: Memahami Divestasi Saham) INDY INDY mulai bergerak naik dalam pola Parallel Channel (hitam). MA10 & 20 juga sudah terlihat Goldencross, dengan demikian trend naik baru mulai terbentuk. Average Up ketika mampu lalui level previous High 1540, dengan tujuan Target MA50 sampai upper channel, di range 1600-1650. Rekomendasi Speculative Buy, Entry Level: 1455; Target: 1600-1650; Stoploss: 1415 BRPT LSIP berada pada range sempit antara Support 1115 dan Resistance 1160. Average Up ketika mampu break out dengan Target Resistance line (pink) sekaligus level previous High di angka 1250. Rekomendasi Speculat ...
INDY Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi
GJTL INDY IHSG Dari INDY hingga GJTL, Saham Apa yang Menarik Rabu Ini?
12 Jun 2019 08:27 (7 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditransaksikan di teritori positif sepanjang perdagangan Selasa kemarin (11/6/2019). IHSG ditutup menguat 0,26% ke level 6.305,99. Performa IHSG senada dengan seluruh bursa saham utama kawasan Asia yang juga ditransaksikan menguat: indeks Nikkei naik 0,33%, indeks Shanghai melesat 2,58%, indeks Hang Seng naik 0,76%, indeks Straits Times juga naik 0,6%, dan indeks Kospi terkerek 0,59%. Sejumlah katalis positif membuat IHSG kembali finis di zona hijau. Kemarin, ekspor China periode Mei 2019 diumumkan tumbuh sebesar 1,1% secara tahunan. Walaupun tipis saja, capaian pada ...
INDY Begini strategi perusahaan batubara di tengah penurunan harga
11 Jun 2019 17:44 (8 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga batubara terus melanjutkan tren penurunan hingga tengah tahun ini. Hingga Juni, harga si emas hitam ini yang tercermin dari Harga Batubara Acuan (HBA) berada di angka US$ 81,48 per ton. HBA terus menukik sejak September 2018 lalu tanpa pernah mencatatkan kenaikan bulanan. Senior Research Asia Tradepoint Futures Cahyo Dewanto mengatakan, harga rata-rata batubara secara trading economics pada Semester I tahun ini akan berada di angka US$ 74,66 per ton. "Sejak awal tahun harga batubara telah turun kurang lebih 25% dan terus menurun," katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (11/6). Head Of Corporate Communication Indik ...
INDY Indika Energy produces 11.97 million tonnes of coal as of April 2019 | IDNFinancials
11 Jun 2019 12:47 (8 hari lalu) - JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) managed to produce around 11.97 million tonnes of coal until April 2019. INDY Head of Corporate Communication Leonardus Herwindo explained that 11.5 million tonnes were produced by PT Kideco Jaya Agung, while 473,500 tonnes were produced by PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU). In the second quarter of 2019, Mr Herwindo added, INDY will continue to improve the operational efficiency of all of its subsidiaries and strengthen synergy between them to increase Indika Energy Group’s operational productivity. Meanwhile, through its mining services subsidiary PT Petrosea Tbk (PTRO), INDY managed to complete an ov ...
INDY Indika Energy (INDY) produksi 11,97 juta ton batubara hingga April 2019
10 Jun 2019 19:33 (9 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga April tahun ini PT Indika Energy Tbk (INDY) berhasil mengeduk batubara sekitar 11,97 juta ton batubara. Head Of Corporate Communication INDY Leonardus Herwindo mengatakan sebanyak 11,5 juta ton diproduksi dari Kideco Jaya Agung (Kideco) dan 473,5 ribu ton batubara dari PT multi Tambangjaya Utama (MUTU). Memasuki kuartal kedua, sambungnya, Indika Energy juga terus meningkatkan efisiensi operasional pada setiap anak usaha serta memperkuat sinergi antar anak usaha guna meningkatkan produktivitas operasional Indika Energy Group. Sementara itu, melalui anak usaha yang bergerak di bidang jasa penambangan PT Petrose ...
INDY Indika Energy (INDY) memacu proyek non-batubara
10 Jun 2019 19:12 (9 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam jangka lima tahun ke depan, PT Indika Energy Tbk (INDY) menargetkan pendapatan dari bisnis non batubara bakal berkontribusi 25% dari total pendapatan, oleh karena itu mereka terus mendiversifikasi bisnis. Salah satunya dengan merambah ke bisnis pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Cirebon unit II melalui anak usahanya yakni PT Cirebon Electric Power. Head of Corporate Communication INDY, Leonardus Herwindo menjelaskan pengerjaan proyek PLTU Cirebon II saat ini berjalan sesuai rencana. “Hingga Mei 2019, pengerjaan konstruksi telah mencapai 27%, sementara progres secara keseluruhan telah mencapai 45%,” ujarnya pa ...
INDY Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek/Perubahan Struktur Pemegang Saham
ITMG INDY BYAN Laba Anjlok 31% di Q1, Bayan Resources Masih Untung Rp 1,2 T
23 May 2019 17:24 (27 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- Hampir memasuki akhir Mei, emiten pertambangan batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) baru melaporkan kinerja keuangan kuartal I-2019 hari ini, Kamis (23/5/2019). Bagaimana hasil kinerjanya? Terkoreksinya harga batu bara dunia mencapai 8% pada 3 bulan pertama tahun ini tampaknya menekan pos penjualan perusahaan. Hingga akhir Maret 2019, total pendapatan perusahaan turun 10,44% year-on-year (YoY) menjadi US$ 365,42 juta atau setara Rp 5,26 triliun (asumsi kurs Rp 14.400/US$). Padahal pada kuartal I-2018, pemasukan perusahaan mencapai US$ 408 juta atau setara Rp 5,88 triliun. Jika ditilik lebih detail, pada kuartal ...
INDY CEO Indika Energy: Dulu Menabung Pangkal Kaya, Sekarang Investasi Pangkal Kaya
13 May 2019 13:10 (1 bulan 7 hari lalu) - KOMPAS.com- CEO Indika Energy Azis Armand mendorong anak muda memanfaatkan waktu mereka yang masih panjang untuk mulai berinvestasi. Menurut dia, keuntungan berinvestasi lebih besar ketimbang menabung biasa di bank. Oleh karena itu, menurut dia, lebih baik generasi milenial berinvestasi sedini mungkin. "Dulu kan disebutkan menabung pangkal kaya. Padahal sebenarnya apakah bisa dengan menabung saja, apa tidak investasi pangkal kaya," ujar Azis kepada Kompas.com usai Kompas100 CEO Talk di Menara Kompas, Jumat (10/5/2019). Dengan imbal hasil lebih tinggi, tentu investasi juga punya risiko yang lebih besar. Ibaratkan entrepreneur, seseorang yang ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10