INDR Indorama Synthetics Tbk


Saham INDR Indorama Synthetics Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
INDR Laba Indo Rama Synthetics Menyusut 32,63%
23 Apr 2020 11:51 (1 bulan 12 hari lalu) - Sepanjang tahun 2019, PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) membukukan laba bersih US$41,62 juta atau turun 32,63% secara tahunan. Perseroan dalam laporan keuangannya yang dirilis di Jakarta, kemarin juga menyebutkan, seiring penurunan laba maka pendapatan perseroan tercatat US$767,74 juta atau turun 8,54% dibandingkan dengan US$839,45 juta akhir 2018. Dalam detail pendapatan bersih perseroan, ekspor memegang kontribusi terbesar senilai US$516,51 juta pada 2019. Namun, nilai itu menurun 5,87% dari US$548,71 juta periode 2018. Pendapatan bersih dari lokal perseroan juga turun 12,94% secara tahunan. Tercatat, nilai yang dikantongi susut dari US$2 ...
INDR Financial Statements Full Year 2019 of INDR
23 Apr 2020 10:08 (1 bulan 12 hari lalu) - PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR ) membukukan laba bersih pada tahun 2019 sebesar 578,6 miliar. Turun bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 sebesar 894,7 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 884.24 per lembar. Berikut Laporan keuangan INDR Tahun 2019: Account Quarter 4 2019 Last Price 2170 Share Out 654,4 M Market Cap. 1.419,9 B Balance Sheet Cash 266,4 B Total Asset 10.475,2 B S.T Debt 3.590,6 B L.T Debt 1.721,4 B Total Equity 5.163,2 B Income Stateme ...
INDR Laba Bersih Emiten Orang Terkaya Ke-3 di Indonesia Turun 32,63 Persen - Market Bisnis.com
22 Apr 2020 14:07 (1 bulan 13 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tekstil PT Indo-Rama Synthetics Tbk. mengantongi laba bersih US$41,62 juta pada 2019 atau turun 32,63 persen secara tahunan. Indo-Rama Synthetics merupakan perusahaan afiliasi Sri Prakash Lohia. Dia berada di urutan ke-3 dari daftar 15 orang Indonesia yang masuk jajaran orang terkaya 2020 versi Forbes. Lohia merupakan pendiri Indorama Corporation. Forbes mencatat kekayaan yang dimilikinya mencapai US$4,3 miliar. Baca Juga: Daftar 15 Orang Paling Tajir di Indonesia, Total Kekayaan Rp859,2 Triliun Adapun, Indorama Holdings B.V. memegang kepemilikan saham 34,03 persen di Indo-Rama Synthetics (INDR) per 31 Febru ...
Artikel lain:
    icon Bisnis:   Laba Melorot 32 Persen, Saham Indo-Rama (INDR) Bergeming - 22 Apr 2020 21:20 (1 bulan 12 hari lalu)
INDR Laba bersih Indorama di 2019 Turun Jadi USD41,63 Juta
22 Apr 2020 16:11 (1 bulan 12 hari lalu) - Ipotnews- PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR ) mencatatkan perolehan laba bersih di 2019 senilai USD41,63 juta atau mengalami penurunan dibanding jumlah laba bersih Tahun Buku 2018 yang mencapai USD62,37 juta. Berdasarkan keterbukaan informasi INDR yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (22/4), pendapatan bersih Indorama di sepanjang tahun lalu menurun menjadi USD767,75 juta dari perolehan pendapatan setahun sebelumnya sebesar USD839,45 juta. Namun, INDR mampu menekan jumlah beban pokok pendapatan di 2019 menjadi USD723,41 juta dari sebesar USD768,48 juta pada 2018. Sehingga, laba kotor perseroan pada tahun lalu tercatat U ...
INDR Kurang memuaskan, pendapatan Indo-Rama Synthetics (INDR) di 2019 turun 8%
22 Apr 2020 13:52 (1 bulan 13 hari lalu) - Reporter: Arfyana Citra Rahayu Editor: Anna Suci Perwitasari KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) di tahun 2019 kurang memuaskan. Pendapatan perusahaan benang ini turun 8,58% year on year (yoy) menjadi US$ 767,74 juta. Padahal di tahun 2018, pendapatan INDR masih mencapai US$ 839,45 juta. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, INDR mampu menekan beban pokok pendapatan 5,8% menjadi US$ 723,40 juta. Namun, seiring penurunan pendapatan, laba kotornya turun menjadi US$ 44,34 juta dari sebelumnya US$ 70,97 juta di 2018. Produsen benang pintal dan campuran, benang filamen poliester ini akhirnya mencatatkan kerugia ...
INDR Laba INDR Tahun 2019 Turun 32%
22 Apr 2020 13:15 (1 bulan 13 hari lalu) - Pasardana.id- PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) pada akhir tahun 2019 mencatatkan laba bersih USD41,62 juta atau turun 32,63% dibanding akhir tahun 2018 yang mencatatkan laba bersih USD61,78 juta. Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan audit emiten produsen benang pintal itu yang dimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Rabu(22/4/3020). Jelasnya, dalam laporan keuangan tersebut tertera total pendapatan sepanjang tahun 2019 sebesar USD767,74 juta atau turun 8,58% dibanding periode yang sama tahun 2018 yang tercatat USD839,45 juta. Tapi, beban pokok pendapatan sebesar USD723,4 juta atau turun 5,85%% dibanding akhir tahun 2018 sebesar U ...
Artikel lain:
    icon EmitenNews.com:   Penjualan Turun, Laba Indo-Rama Synthetics (INDR) Tergerus 32 Persen Jadi USD41,62 Juta Pada 2019 - Emitennews - 22 Apr 2020 13:24 (1 bulan 13 hari lalu)
INDR PENDAPATAN INDORAMA SYNTHETICS TURUN JADI US$767,75 JUTA | SAHAM INDR
21 Apr 2020 13:32 (1 bulan 14 hari lalu) - IQPlus, (21/04) - PT Indorama Shyntetics Tbk (INDR) meraih pendapatan sebesar US$767,75 juta hingga periode 31 Desember 2019 turun dari pendapatan US$839,45 juta di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan laba bruto turun menjadi US$44,34 juta dari laba bruto US$70,97 juta tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi US$42,63 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$71,34 juta. Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi US$41,63 juta dari laba US$61,78 juta tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai US$753,56 juta hingga 31 Desember 2019 turun dari tot ...
MYOR INDR MYOR dan INDR Apresiasi Sistem Informasi Industri Nasional yang Permudah Pelaku Industri
13 Apr 2020 17:05 (1 bulan 21 hari lalu) - Ipotnews- Sejumlah perusahaan mengapresiasiSistem Informasi Industri Nasional ( SIIN as) yang memungkinkan perusahaan utnuk mendapatkan izin operasional dan mobilitas kegiatan usaha secara online, terutamamasa pemberlakuanPembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ). Direktur Relasi Ekternal PT Mayora Indah Tbk (MYOR ), Johan Muliawan menilai SIIN assangat mempermudah bagi para pelaku industri karena cara pengajuan juga cukup mudah karena bisa dilakukan secara daring. Dengan begitu para pelaku usaha bisa mengajukannya tanpa harus bertatap muka dengan petugas, dan dapat dilakukan di mana saja. "Perusahaan kami sudah punya akun di SIIN as, tapi b ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10