INCO Vale Indonesia Tbk


Saham INCO Vale Indonesia Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
INCO Analisa Saham INCO | 18 Agustus 2017
Topik: Analisa Teknikal Tag: Blog
18 Aug 2017 20:10 (2 hari 27 menit lalu) - Analisa Saham INCO. Salam Zhuan! Berikut ini kami sampaikan Analisa Saham INCO singkat. Semoga analisa berikut ini berguna bagi anda dalam menentukan keputusan trading saham anda. Analisa Saham INCO Saham INCO hari ini ditutup dengan sangat cuantik, 6.66% di angka 2720. Artinya baru saja dia menembus resistance 2690. Hari ini kenaikan saham ini didukung oleh volume yang cukup tinggi, naik 440% dibandingkan hari kemarin. MACD dan Stochastic Slow sama-sama mengalami Golden Cross. Ini adalah awal yang bagus untuk memulai sebuah perjalanan yang indah. Anda bisa BUY dengan harapan TP1 di 2820, lalu bisa direview kembali untuk hold ke TP2 3100 ...
INCO Indeks LQ-45 Naik Tipis, Saham Vale Indonesia Tbk Menguat 6,67% | Britama.com
18 Aug 2017 19:33 (2 hari 1 jam lalu) - britama.com, 18-Ags-2017, Indeks LQ-45 ditutup naik 0,04 poin (+0,00%) ke level 982,39 dengan total transaksi sebesar Rp4,55 triliun dan investor asing tercatat keluar sebanyak Rp280,30 miliar (jual bersih Rp248,10 miliar di Pasar Reguler dan Rp32,20 miliar di Pasar Nego). Level tertinggi Indeks LQ-45 pada perdagangan hari ini adalah 986,63 dan level terendah berada di 976,87. Dari 45 emiten yang masuk dalam perhitungan indeks LQ-45 (Periode Agustus 2017 s/d Januari 2018), terdapat 14 emiten yang naik. Sementara, emiten yang turun sebanyak 26 emiten dan 5 emiten lainnya tetap. Emiten yang mengalami penguatan terbesar, yaitu: Vale Indonesia ...
INCO INCO Masih Ditopang Faktor Eksternal - 20170814 - NHKS - Company Update 2Q17 (Bahasa)
INCO INCO Backed by External Factor - 20170814 - NHKS - Company Update 2Q17 (Bahasa)
INCO Harga Nikel Turun, INCO Merugi US$ 15,3 Juta
14 Aug 2017 11:08 (6 hari lalu) - NERACA Jakarta - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan kerugian sebesar US$15,3 juta atau sekitar Rp199 miliar pada kuartal dua tahun ini akibat menurunnya harga nikel.”Kas dan setara kas perseroan mengalami peningkatan dari US$235,5 juta pada 31 Maret 2017 menjadi US$260,7 juta pada 30 Juni 2017. Saat ini arus kas negatif dan kami bersyukur masih bisa mempertahankan arus kas," kata Direktur Keuangan Vale Indonesia, Febriany Eddy di Jakarta, kemarin. Perusahaan merugi karena harga nikel anjlok, paling tidak 25% produsen nikel di dunia beroperasi dengan arus kas negatif. “Kami masih dapat mempertahankan arus kasnya, walaupun membukukan rug ...
INCO Bidik Kenaikan Kinerja Keuangan, Vale Indonesia Optimalkan Efisiensi | Investor Daily
13 Aug 2017 10:10 (7 hari lalu) - JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akan mengandal­kan efisiensi penggunaan bahan bakar untuk menjaga performa kinerja keuangan bisa positif ke depan. Efisiensi dilakukan dengan mengonversi bahan bakar minyak (BBM) menjadi batubara pada tanur perseroan. Perseroan mencatatkan efisiensi senilai US$ 9,5 juta sepan­jang semester I­2017. Perolehan ini sejalan dengan keber­hasilan perseroan mengonversi bahan bakar dari minyak menjadi batubara melalui tanur reduksi dan tanur pengering. Sedangkan realisasi efisiensi bahan bakar tahun lalu mencapai US$ 12 juta. “Sebagai produsen tambang, kami tidak dapat mengatur harga nikel, karena semua berkait ...
ANTM INCO Proyeksi kenaikan harga nikel kerek ANTM dan INCO
12 Aug 2017 14:00 (8 hari lalu) - JAKARTA. Prospek bisnis dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) meningkat. Salah satu pemicunya adalah harga nikel yang diprediksi terus menanjak hingga tahun depan. Pada transaksi Kamis (10/8), harga nikel di London Metal Exchange (LME) bertengger di posisi US$ 10.985 per ton, menguat 7,17% dalam sepekan. Sejak awal tahun hingga Kamis (ytd), harga nikel sudah terkerek hampir 10%. Deutsche Bank memprediksi harga nikel pada tahun ini berada di kisaran US$ 9.829 per ton. Pada tahun depan, harga nikel berpotensi mencapai US$ 10.250 per ton. Salah satu pemicu kenaikan harga mineral ini lantaran ada spekulasi peme ...
ANTM INCO Analis: INCO bisa lebih menarik dari ANTM
11 Aug 2017 20:57 (8 hari lalu) - JAKARTA. Harga nikel diprediksi akan terus meningkat. Hal ini menjadi sentimen positif bagi emiten yang menjajakan produk nikel. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi emiten yang bisa menerima berkah tersebut. Namun Nico Omer Jonckheere, Vice President Research and Analyst Valbury Sekuritas Indonesia menyatakan pengaruh penguatan harga nikel tersebut hanya bersifat jangka pendek. Meskipun Filipina menyuarakan akan membatasi ekspor nikel, hal tersebut dinilai tidak terlalu kuat. "Negara berkembang seperti itu, bisa mengubah kebijakan kapan saja. Saya tidak terlalu terpatok kesitu. Kadang-kadang trennya opportun ...
ANTM INCO Analis: Kebijakan Filipina tentukan kinerja emiten
11 Aug 2017 20:17 (9 hari lalu) - KONTAN.CO.ID- Harga nikel diprediksi akan terus meningkat. Hal ini menjadi sentimen positif bagi emiten yang menjajakan produk nikel. Deutsche Bank dalam riset yang dikutip Bloomberg memprediksi, harga nikel selama tahun 2017 akan berada pada level US$ 9.829 metrik ton. Sedangkan pada 2018 diprediksi berada pada level US$ 10.250 metrik ton. Sentimen positif tersebut dapat mendorong kinerja emiten seperti PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Prediksi kenaikan harga nikel ini muncul lantaran adanya spekulasi bahwa pemerintah Filipina akan membatasi produksi nikel, yakni dengan menutup tambang-tambang yang tidak memenu ...
INCO Pendapatan INCO diprediksi tumbuh 10% tahun ini
11 Aug 2017 18:47 (9 hari lalu) - KONTAN.CO.ID- Harga nikel diprediksi akan terus meningkat. Hal ini menjadi sentimen positif bagi emiten yang menjajakan produk nikel. Dari data Bloomberg, Deutsche Bank memprediksi harga nikel selama tahun 2017 akan berada pada level US$ 9.829 metrik ton. Sedangkan pada 2018 diprediksi berada pada level US$ 10.250 metrik ton. Hal ini bisa menjadi sentimen positif bagi emiten tambang seperti PT Vale Indonesia Tbk (INCO). INCO berada di bawah pengendalian Vale Canada Limited. Produk nikel INCO dijual kepada Vale Canada Limited dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd. Selama ini, INCO beroperasi hanya dalam satu segmen usaha dan geografis, yaitu penam ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10