IMAS Indomobil Sukses Internasional Tbk


Saham IMAS Indomobil Sukses Internasional Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
DCII SIMP BBCA ICBP BINA INDF DNET IMAS Bukan Cuma Indomie, Ini Gurita Bisnis Sultan Anthoni Salim
05 Apr 2022 06:35 (2 bulan 26 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Anthoni Salim dan keluarganya sebagai pemilik Group Salim dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai orang terkaya nomor 3 di Indonesia. Total kekayaan keluarga salim menurut Forbes mencapai US$ 8,5 miliar atau setara dengan hampir Rp 122 triliun (Rp 14.350/US$). Keluarga Salim pada generasi pertamanya yaitu Liem Sioe Liong (Sudono Salim) dulunya dikenal sebagai pemegang saham pengendali bank terbesar di Indonesia saat ini (berdasarkan nilai kapitalisasi pasar) yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Namun Grup Salim harus kehilangan mayoritas sahamnya di BBCA saat krisis moneter melanda Indonesia di tahun 1998. Saat it ...
IMAS Indomobil Finance Indonesia to issue IDR 1.74 trillion bonds | IDNFinancials
11 Mar 2022 18:50 (3 bulan 20 hari lalu) - JAKARTA. PT Indomobil Finance Indonesia, one of the subsidiaries under PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS), seeks fresh funds of IDR 1.74 trillion through the issuance of the Shelf-Registration Bonds IV Phase III Year 2022. The said securities issuance is a part of a more extensive public offering program of the Shelf-Registration Bonds IV of Indomobil Finance Indonesia, aiming to collect IDR 4 trillion in total. Previously, the company had released its Shelf-Registration Bonds IV Phase I worth IDR 336 billion in 2020 and the Phase II of IDR 1.93 trillion in 2021. For this Phase III, Indomobil Finance will offer the bonds in three series. Se ...
IMAS Indomobil Finance Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp121 Miliar - Finansial Bisnis.com
01 Mar 2022 12:20 (4 bulan 22 jam lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - PT Indomobil Finance siap melunasi obligasi berkelanjutan senilai Rp121 miliar yang akan jatuh tempo pada 23 Maret 2022. Hal itu disampaikan Presiden Direktur Indomobil Finance Edy Handojo Santoso dalam laporannya kepada Bursa, merujuk pada Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I.A.3 tentang Kewajiban Pelaporan Emiten. Manajemen menyampaikan perseroan telah menyiapkan dana untuk melakukan pelunasan pokok dan pembayaran bunga ke-20 Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2017 Seri C sebesar Rp121 miliar. "Dana tersebut akan dibayarkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat pada tanggal 22 Maret 2 ...
IMAS Pefindo Tegaskan Peringkat Indomobil Finance di idA - Finansial Bisnis.com
14 Feb 2022 10:23 (4 bulan 16 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA untuk PT Indomobil Finance Indonesia (Indomobil Finance) dan obligasi perusahaan yang masih beredar dengan outlook stabil. Penegasan peringkat ini juga mencakup peringkat idA untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV/2017 Seri C senilai Rp121 miliar yang akan jatuh tempo pada 23 Maret 2022. "Kesiapan perusahaan untuk melunasi surat utang tersebut didukung oleh posisi kas dan setara kas perusahaan sebesar Rp1 triliun, penerimaan dari cicilan piutang bulanan sebesar Rp692 miliar, dan fasilitas kredit yang belum digunakan sebesar Rp3,4 triliun per Desember 20 ...
IMAS Selama Tiga Kuartal 2021, Kia Sumbang Penjualan Indomobil Rp2,3 T - Otomotif Bisnis.com
10 Feb 2022 19:53 (4 bulan 19 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA- Kia menjadi salah satu merek andalan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. menorehkan pendapatan selama tahun lalu. Bersama Nissan dan Suzuki, produk asal Korea Selatan tersebut mendongkrak kinerja perusahaan berkode saham IMAS itu. Berdasarkan laporan keuangan Kuartal III/2021, Indomobil yang berstatus sebagai agen pemegang merek Kia di Indonesia berhasil membukukan pendapatan bersih segmen otomotif dan perawatan sekitar Rp8,97 triliun. Dari jumlah itu, penjualan dan layanan purna jual Kia menyumbang sebesar Rp1,01 triliun, setara 11,3% dari total pendapatan bersih segmen otomotif IMAS. Kotribusi Kia ini hanya kalah d ...
IMAS IMJS Saham Otomotif Punya Grup Salim Tiba-Tiba Ngacir, Ada Apa?
28 Jan 2022 11:55 (5 bulan 2 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Harga dua saham emiten otomotif Grup Salim, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) dan Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), melesat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (28/1/2022). Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.08 WIB, saham IMJS melesat 12,57% ke Rp 376/saham dengan nilai transaksi Rp 7 miliar dan volume perdagangan 21 juta saham. Dengan ini, saham IMJS telah menguat selama 3 hari beruntun. Alhasil, dalam sepekan, saham IMJS sudah terkerek naik 9,88%. Baca: Penjualan Mobil Bangkit, Saham Otomotif Malah 'Tidur' Setali tiga uang, saham induk IMJS, IMAS, juga naik 6,21% ke Rp 765/saham, se ...
IMAS ASII Diskon PPnBM Lanjut di 2022, Saham ASII, IMAS cs. Malah Loyo - Market Bisnis.com
17 Jan 2022 16:11 (5 bulan 13 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - Wacana dilanjutkannya kembali Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) Ditanggung Pemerintah (DTP) tak membuat harga saham emiten otomotif bertenaga pada penutupan perdagangan Senin (17/1/2022). Sejumlah emiten andalan sektor ini mengakhiri pergerakan di zona merah. Emiten kapitalisasi terbesar di sektor ini, PT Astra International Tbk. (ASII) mengalami penurunan 0,87 persen atau 50 poin ke Rp5.675. Emiten andalan sektor ini lainnya, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) juga berakhir di zona merah turun 0,61 persen. Baca Juga: Core Indonesia Ungkap Insentif PPnBM Tak Berdampak Besar Bagi Perekonomian RI di 2022 ...
ASII IMAS Penjualan Mobil Bangkit, Saham Otomotif Malah 'Tidur'
14 Jan 2022 10:05 (5 bulan 17 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten otomotif cenderung stagnan di awal perdagangan hari ini, Jumat (14/1/2022), di tengah sentimen positif soal bangkitnya penjualan mobil di Tanah Air pada tahun 2021. Berikut pergerakan saham otomotif, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.38 WIB. 1. Indomobil Sukses Internasional (IMAS), saham +1,25%, ke Rp 810/saham 2. Astra International (ASII), 0,00%, ke Rp 5.775/saham 3. Selamat Sempurna (SMSM), 0,00%, ke Rp 1.405/saham 4. Astra Otoparts (AUTO), 0,00%, ke Rp 1.115/saham 5. Indomobil Multi Jasa (IMJS), -0,51%, ke Rp 392/saham Menurut data di atas, saham emiten Grup Salim IMAS menjad ...
IMAS IMJS Bisnis Mulai Pulih, Rugi Indomobil Milik Salim Mengecil - Korporasi Katadata.co.id
26 Nov 2021 18:27 (7 bulan lalu) - Duo emiten otomotif milik Grup Salim menyampaikan laporan keuangan triwulan III-2021. PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) selaku induk masih catatkan rugi, sedangkan PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) mampu menghasilkan laba. IMAS selaku induk memegang lisensi mobil seperti Audi, Volkswagen, Nissan, Datsun, KIA, Suzuki, Jaguar, dan Land Rover tersebut membukukan rugi Rp 117,13 miliar hingga triwulan III-2021. Dibanding periode yang sama tahun lalu, ruginya menurun dari Rp 467,23 miliar. Rugi yang semakin menurun tersebut sejalan dengan pendapatan neto IMAS Rp 14,05 triliun per September 2021. Artinya, pendapatan IMAS tumbuh 24,47% ...
IMAS IMJS Lapor Kinerja Q3, Begini Rapor Emiten Otomotif Grup Salim
26 Nov 2021 15:50 (7 bulan lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- Duo emiten Grup Salim yang bernaung di bawah payung Indomobil Group baru saja menyampaikan laporan keuangan kuartal ketiga tahun ini. Berbeda nasib, emiten otomotif yang bergerak dalam bidang perakitan dan distribusi mobil PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) masih membukukan kerugian meskipun mampu menorehkan kenaikan pendapatan. Sebaliknya anak usaha IMAS bergerak dalam bidang impor dan ekspor kendaraan Grup Indomobil, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS), malah membukukan keuntungan meskipun pendapatan perusahaan terkoreksi. Baca: Usai Indofood, Leasing Mobil Grup Salim Rilis Obligasi Rp 2 T IMAS Penda ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10