DIVA Distribusi Voucher Nusantara Tbk


Saham DIVA Distribusi Voucher Nusantara Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
DIVA DIVA to perform a stock split with a 1:2 ratio | IDNFinancials
25 Aug 2021 19:39 (2 bulan 2 hari lalu) - JAKARTA. PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) would split the face value of its existing shares (stock split) from IDR 100 per share to IDR 50 each, meaning a 1 to 2 ratio. This arrangement had been decided during the Extraordinary General Shareholders Meeting on July 27, 2021. The management adds that the last day of stock trading using the old face value would take place on September 1, 2021. According to idnfinancials.com data, by the closing bell, DIVA’s stock price has depleted 1.66% or 80 points to IDR 4,730 per share. However, DIVA’s stock price is, in fact, soars by 102.14% year-to-date, equal to 2,390 points, to IDR 4,730 per ...
TFAS DMMX DIVA Pendapatan DIVA 1H21 naik 35 Persen YoY
10 Aug 2021 08:49 (2 bulan 17 hari lalu) - Pasardana.id-PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (IDX: DIVA) melaporkan akselerasi pertumbuhan pendapatan sebesar 35% YoY (54% QoQ), dari Rp1,8 triliun di 1H20 menjadi Rp2,4 triliun di 1H21. Corporate Secretary DIVA, Septi Suryani mengungkapkan, pertumbuhan yang kuat tersebut didukung oleh ekspansi dua digit di segmen produk & layanan digital, tumbuh 32% YoY (56% QoQ) dari Rp1,8 triliun di 1H20 menjadi Rp2,3 triliun di 1H21. "Sementara segmen layanan keuangan digital melonjak 29x lipat secara tahunan (+13% QoQ) dari Rp2,1 miliar di 1H20 menjadi Rp62,3 miliar di 1H21," beber Septi, seperti dilansir dari siaran pers, Senin (9/8). Margin koto ...
DIVA PENJUALAN PT DISTRIBUSI VOUCHER NUSANTARA CAPAI Rp2,39 TRILIUN HINGGA JUNI 2021
09 Aug 2021 13:30 (2 bulan 18 hari lalu) - Penjualan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) mencapai Rp2,39 triliun hingga periode 30 Juni, 2021 naik dari penjualan Rp1,78 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp2,35 triliun naik dari Rp1,73 triliun. Laba kotor turun menjadi Rp44,57 miliar dari laba kotor Rp48,51 miliar tahun sebelumnya. Beban usaha naik menjadi Rp41,43 miliar dari beban usaha Rp32,61 miliar dan laba usaha turun menjadi Rp3,14 miliar dari laba usaha Rp15,89 miliar. Total penghasilan lain-lain melonjak menjadi Rp679,88 miliar dari Rp3,03 miliar setelah naiknya keuntungan in ...
DIVA Gencar Ekspansi, DIVA Targetkan Pertumbuhan Naik 40% di 2021 - Korporasi Katadata.co.id
28 Jul 2021 05:44 (3 bulan 1 hari lalu) - PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk alias DIVA menargetkan pendapatan tahun ini naik 40%. Hal tersebut didukung kinerja positif kuartal I-2021, di mana perusahaan berhasil membukukan laba bersih naik 24 kali lipat. Direktur DIVA Stanley Tjandra mengatakan kinerja perusahaan sepanjang semester pertama 2021 diyakini masih positif. Hal ini didukung rencana kerja perusahaan untuk mendorong investasi dan penguatan infrastruktur. “Kinerja semester I-2021 cukup baik dan kami bisa mempertahankan capaian di kuartal I-2021. Target pertumbuhan tahun ini 40%, untuk profit kami belum bisa mention,” kata Stanley dalam pubex virtual, Selasa (27/7). Akhir ...
Artikel lain:
    icon Katadata:   Startup Digitalisasi, DIVA Targetkan Pertumbuhan Naik 40% di 2021 - 28 Jul 2021 05:44 (3 bulan 1 hari lalu)
DIVA Emiten Grup Kresna DIVA Siap Pecah Saham Rasio 1:2 - Market Bisnis.com
30 Jun 2021 13:05 (3 bulan 28 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Kresna, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk. (DIVA) akan melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:2. Direksi DIVA dalam keterangannya menyampaikan perseroan akan melakukan stock split dengan rasio 1:2. Nilai nominal saham akan menjadi Rp50 dari sebelumnya Rp100. Jumlah saham beredar pun akan meningkat menjadi 1.428.571.400 atau 1,43 miliar saham dari sebelumnya 714.285.700 saham atau 714,28 juta saham. Menurut direksi, pemecahan saham bertujuan meningkatkan likuiditas perdagangan saham DIVA. Baca Juga: Ultra Voucher Optimistis Penjualan Voucer Naik Hingga 150 Persen saat Rama ...
DIVA Genjot Likuiditas, DIVA Akan Pecah Saham Jadi 2
30 Jun 2021 07:20 (3 bulan 29 hari lalu) - Pasardana.id- PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (IDX:DIVA) berencana memecah nominal saham atau stock split dari Rp100 per lembar saham menjadi Rp50 per lembar saham. Sehingga nantinya harga saham di pasar akan turut juga akan pecah dengan rasio 1 banding 2 saham. Mengacu pada keterbukaan informasi DIVA yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia(BEI),Rabu(30/6/2021) bahwa rencana stock split ituk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di BEI. “Pada gilirannya, harga saham perseroan menjadi lebih terjangkau bagi para investor retail, sehingga diharapkan akan meningkatkan jumlah pemegang saham Perseroan,” tulis manajemen DIV ...
DIVA Laba DIVA Meroket 2.528 Persen Pada Kuartal I 2021
25 Jun 2021 17:29 (4 bulan 3 hari lalu) - Pasardana.id- PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (IDX:DIVA)meraih laba bersih Rp 184,79 miliar dalam tiga bulan perrtama tahun 2021, melonjak 2.528,57 persen dibanding dengan periode sama tahun sebelumnya. hanya membukukan laba sebesar Rp 7,345 miliar. Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal I 2021 tanpa audit emiten jasa teknologi informasi dan digital ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/6/2021). Akibatnya lonjakan raihan laba tersebut, laba per saham dasar juga ikut terbang ke Rp 263,46. Sedangka, pada kuartal I 2020 hanya Rp10,24. Padahal dalam laporan keuangan itu, sepanjang kuartal I 2021 e ...
Artikel lain:
    icon EmitenNews.com:   Hebat, Laba Distribusi Voucher Nusantara (DIVA) Melonjak Ribuan Persen di Kuartal I-2021 - 28 Jun 2021 09:24 (4 bulan 22 jam lalu)
DIVA Laba bersih Distribusi Voucher Nusantara (DIVA) turun 29,72% di 2020
31 May 2021 13:05 (4 bulan 28 hari lalu) - Reporter: Benedicta Prima Editor: Anna Suci Perwitasari KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) kurang mumpuni di tahun 2020. Buktinya, perusahaan mengalami penurunan laba bersih di tahun lalu. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, laba DIVA turun 29,72% secara tahunan (yoy) dari Rp 93,64 miliar di 2019 menjadi Rp 65,81 miliar pada akhir tahun lalu. Padahal pendapatan DIVA naik 3,94% yoy dari Rp 3,55 triliun menjadi Rp 3,69 triliun sepanjang 2020. Namun kenaikan pendapatan DIVA disusul oleh kenaikan beban pokok yang sebesar 4,34% yoy dari Rp 3,45 triliun menjadi Rp 3,6 triliun. Kenaikan beban pokok te ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10