BINA Bank Ina Perdana Tbk


Saham BINA Bank Ina Perdana Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
BINA Penyaluran Kredit Capai Rp5,4 T di Q1-2022, Bank Ina (BINA) Raih Restu Right Issue
03 Jun 2022 14:23 (1 bulan 3 hari lalu) - EmitenNews.com — Sejalan dengan pemulihan ekonomi Indonesia dan rencana pertumbuhan yang sudah disusun, Bank membukukan kinerja yang baik pada kuartal I tahun 2022 ini. Per akhir Maret 2022, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) mencatatkan pertumbuhan yang kuat dengan pencapaian total aset sebesar Rp17,7 triliun, meningkat 67,45 persen (yoy) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan total aset ini didukung oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang cukup tinggi, dimana penghimpunan DPK Bank Ina tercatat meningkat 54,96 persen dari Rp9,3 triliun pada akhir Maret 2021 menjadi Rp14,38 triliun pada akhir Maret 2022 dengan rasio CASA ...
BINA Bank Ina Rights Issue Rp 1 Triliun, Grup Salim Jadi Pembeli Siaga - Bursa Katadata.co.id
03 Jun 2022 14:15 (1 bulan 3 hari lalu) - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), berencana menambah modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (PMHTMED) atau rights issue degan target penghimpunan dana senilai Rp 1 triliun. Direktur Utama Bank Ina Perdana, Daniel Budirahayu mengatakan perusahaan sudah memperoleh restu pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi tersebut. Pelaksanakaan rights issue ini untuk memenuhi ketentuan modal inti minimal yang diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar Rp 3 triliun di tahun ini untuk bank umum. Bank bersandi BINA ini berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru dalam Penawaran Umum Terbatas (IV) dengan nilai nominal Rp ...
Artikel lain:
    icon Katadata:   Bank Ina Jual Saham Baru Rp1 Triliun, Grup Salim Jadi Pembeli Siaga - 03 Jun 2022 14:15 (1 bulan 3 hari lalu)
BINA Grup Salim Siap Tingkatkan Modal Inti BINA Hingga Rp3 Triliun
03 Jun 2022 13:49 (1 bulan 3 hari lalu) - Pasardana.id- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Ina Perdana Tbk (IDX:BINA) siang ini, Jumat(3/6/2022) menyetujui rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu(PMHETD) atau Right issue. Menurut Direktur Utama BINA, Daniel Budirahayu, dengan restu ditangan maka pelaksanan right issue akan digelar pada semester II 2022. “Langkah ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan minimal modal inti.Kami yakin akhir tahun ini modal inti BINA akan lebih dari Rp3 triliun,” kata dia usai pelaksanaan RUPST dan RUPSLB. Ia menjelaskan, pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama telah memberi sinyal akan kembali meny ...
Artikel lain:
    icon Pasardana.id:   Grup Salim Siap Tingkatan Modal Inti BINA Hingga Rp3 Triliun - 03 Jun 2022 13:49 (1 bulan 3 hari lalu)
BINA Bank Ina Perdana to carry out a rights issue of 2 billion shares | IDNFinancials
27 Apr 2022 16:40 (2 bulan 10 hari lalu) - JAKARTA. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) will conduct the Public Limited Offering IV of 2 billion shares along with preemptive rights, also known as a rights issue. John Eric Pontoh, Corporate Secretay of BINA, revealed that this rights issue plan would require approval during the Extraordinary General Shareholders Meeting on June 3, 2022. After securing positive consensus, the company will then submit the registration to the Financial Services Authority (OJK) no longer than 12 months after the meeting is held. Pontoh also mentioned that the funds raised by the company in this rights issue will be utilised to enhance its working capital for ...
BINA Naikan Modal, Bank Ina Perdana (BINA) Minta Restu Right Issue 2 Miliar Saham
27 Apr 2022 14:59 (2 bulan 10 hari lalu) - EmitenNews.com - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), berencana akan melakukan Penawaran Umum Terbatas IV dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu alias right issue kepada para pemegang saham (PUT IV) sebanyak-banyaknya 2.000.000.000 (dua miliar) Lembar saham dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah PUT IV, dengan nilai nominal Rp100 setiap saham. John Eric Pontoh Corporate Secretary PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) dalam keterangan resmi Rabu (27/4) mengungkapkan, untuk aksi tersebut perseroan meminta persetujuan kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada tang ...
BINA Cari Tambahan Modal, BINA Tawarkan 2 Miliar Saham Baru
27 Apr 2022 14:44 (2 bulan 10 hari lalu) - Pasardana.id- PT Bank Ina Perdana Tbk (IDX:BINA) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu(PMHMETD) atau right issue, dengan melepas 2 miliar saham bernominal Rp100 per saham. Mengutip keterangan resmi emiten bank Grup Salim yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia(BEI), Rabu(27/4/2022) bahwa dana hasil aksi korporasi itu akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja pengembangan usaha. “tambahan modal disetor yang akan digunakan untuk modal kerja sehingga dapat mengembangkan kegiatan usaha dan akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan dan hasil usaha Perseroan,” tulis manajemen BINA. Un ...
DCII SIMP BBCA ICBP BINA INDF DNET IMAS Bukan Cuma Indomie, Ini Gurita Bisnis Sultan Anthoni Salim
05 Apr 2022 06:35 (3 bulan 2 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Anthoni Salim dan keluarganya sebagai pemilik Group Salim dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai orang terkaya nomor 3 di Indonesia. Total kekayaan keluarga salim menurut Forbes mencapai US$ 8,5 miliar atau setara dengan hampir Rp 122 triliun (Rp 14.350/US$). Keluarga Salim pada generasi pertamanya yaitu Liem Sioe Liong (Sudono Salim) dulunya dikenal sebagai pemegang saham pengendali bank terbesar di Indonesia saat ini (berdasarkan nilai kapitalisasi pasar) yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Namun Grup Salim harus kehilangan mayoritas sahamnya di BBCA saat krisis moneter melanda Indonesia di tahun 1998. Saat it ...
BBCA BINA Membaca Manuver Grup Salim yang Kembali Agresif di Bisnis Perbankan RI - Bursa Katadata.co.id
29 Mar 2022 11:41 (3 bulan 9 hari lalu) - Perusahaan konglomerasi Grup Salim kembali agresif di bisnis perbankan Tanah Air. Terbaru, ketiga entitas perusahaan Grup Salim, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan Indolife Pensiontama menguasai sebanyak 21,53% saham di bank milik konglomerat Chairul Tanjung, PT Bank Mega Tbk (MEGA) mengacu publikasi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 23 Maret 2022. Selain menjadi pemegang saham Bank Mega, Grup Salim juga tercatat menjadi pemegang saham sebesar 6% di perusahaan bank digital milik CT Corp, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) melalui Indolife Pensiontama. Kemudian, sejak tahun 2 ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10