BINA Bank Ina Perdana Tbk


Saham BINA Bank Ina Perdana Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
BINA Hasil RUPS Juni 2020 BINA
12 Jun 2020 14:01 (23 hari lalu) - Download PDF Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA ) RUPS Tahunan Rapat dihadiri oleh 4.996.384.537 (empat milyar sembilan ratus sembilan puluh enam juta tiga ratus delapan puluh empat ribu lima ratus tiga puluh tujuh) saham yang memiliki hak suara yang sah atau setara dengan 88,363% (delapan puluh delapan koma tiga enam tiga persen) dari seluruh jumlah saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yang seluruhnya berjumlah 5.654.375.000 (lima milyar enam ratus lima puluh empat juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu) saham, oleh karena itu Rapat sah untuk dilakukan dan menagambil keput ...
BINA Rapat BINA menyetujui tidak bagi dividen | Britama.com
08 Jun 2020 10:51 (27 hari lalu) - Britama.com – RUPST Bank Ina Perdana Tbk (BINA) menyetujui untuk tidak membagikan dividen, seluruh laba bersih di 2019 yang mencapai Rp7,11 miliar akan dibukukan sebagai pembentukan cadangan umum dan laba ditahan. Hal tersebut mempertimbangkan pada tahun ini perseroan akan lebih berhati-hati terhadap potensi kenaikan rasio kredit bermasalah (NPL) di tengah kondisi pandemi Covid-19, karena debitur BINA banyak yang berasal dari kalangan usaha UMKM. Untuk itu perseroan akan memperbesar CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai).
BINA BINA menargetkan kredit tahun ini hingga 9% | Britama.com
08 Jun 2020 10:06 (27 hari lalu) - Britama.com – Bank Ina Perdana Tbk (BINA) melakukan revisi target kredit di tahun 2020 menjadi di kisaran 7%-9% akibat dampak pandemi Covid-19 sehingga iklim ekonomi domestik maupun global melambat. Sebelumnya perseroan menargetkan pertumbuhan kredit tahun 2020 dapat mencapai 2 digit. Pada tahun 2019 total kredit perseroan mencapai Rp2,5 triliun dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Rp4 triliun, sementara per Maret 2020 perseroan telah menyalurkan kredit sebesar Rp2,58 triliun. Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) per Maret 2020 tercatat sebesar Rp3,78 triliun. Rencananya tahun ini BINA akan kembali menjajaki sejumlah kerjas ...
BINA Imbas Virus Corona, Bank Ina Revisi Target Pertumbuhan Kredit
05 Jun 2020 21:38 (29 hari lalu) - JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) menyatakan bakal merevisi target pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2020. Ini merupakan dampak pagebluk virus corona yang memengaruhi penyaluran kredit. " Pertumbuhan kredit kami revisi. Juni harus masukkan (revisi Rencana Bisnis Bank/RBB) ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan)," kata Direktur Utama Bank Ina Daniel Budirahayu dalam taklimat media Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Ina di Jakarta, Jumat (5/6/2020). Daniel menyatakan, saat perseroan memasukkan RBB 2020 pada November 2019 lalu, pertumbuhan kredit dieprkirakan mencapai dua digit. Saat itu diakui Daniel kinerja bi ...
BINA Bank Ini Akan Beri Layanan Tarik Tunai di Indomaret Tanpa ATM
05 Jun 2020 19:41 (29 hari lalu) - JAKARTA.KOMPAS.com - Setelah resmi dimiliki Grup Salim, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) akan memanfaatkan jaringan bisnis di Grup Salim untuk mendukung bisnisnya. Bank Ina Perdana akan memanfaatkan jaringan ritel Grup Salim yang sudah tersebar di berbagai penjuru daerah, melalui toko ritel Indomaret dan Indogrosir. Dalam wawancara KONTAN dengan Marketing Director PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf Februari 2020 menyebutkan, perusahaan ini telah memiliki 17.600 gerai Indomaret. Baca juga: Total Restrukturisasi Kredit Capai Rp 597 Triliun Tahun ini Indomarco Prismatama akan menambah 1.000 jaringan Indomaret. Nah, luasnya jaringan Indomare ...
BINA Efek Corona, Bank Ina Perdana Revisi Pertumbuhan Kredit jadi 9 Persen - Bisnis Liputan6.com
05 Jun 2020 17:45 (29 hari lalu) - Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) menjadi salah satu bank yang juga melakukan revisi target pertumbuhan kreditnya. Hal ini merupakan imbas dari pandemi Virus Corona (Covid-19) yang dampaknya hingga ke sektor ekonomi. Direktur Utama Bank Ina Perdana Daniel Budirahayu mengatakan, revisi pertumbuhan kredit ini juga telah disampaikan ke otoritas terkait, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada November 2019 kami masukkan ke RBB kredit bisa tumbuh dua digit. Ternyata tidak diduga ada pandemi Covid-19, tentunya bukan hanya kami, kami akan ajukan ke OJK revisi kredit 2020, dari dua digit menjadi sekitar 7-9 persen," k ...
BINA Antisipasi Lonjakan NPL Pasca Pandemi, Bank Ina Pupuk Pencadangan - Finansial Bisnis.com
05 Jun 2020 17:21 (29 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) tengah giat memupuk pencadangan untuk mengantisipasi pemburukan kualitas aset usai pandemi Covid-19. Direktur Utama Bank Ina Perdana Daniel Budirahayu mengatakan dampak dari pelemahan ekonomi saat ini belum berpengaruh besar pada rasio kredit bermasalah (non-performing loan /NPL) perseroan saat ini. Pasalnya, relaksasi yang diberlakukan regulator membantu kredit debitur yang terdampak Covid-19 tetap tergolong lancar sehingga tidak menjadi NPL. Baca Juga: KEPEMILIKAN BANK Menebak Langkah Grup Salim Jadi Pengendali Bank Ina Namun, ketika relaksasi pemberian restrukturisasi untuk debitu ...
BINA Tak perlu ATM, bank ini akan beri layanan tarik tunai di 17.600 jaringan Indomaret
05 Jun 2020 16:53 (29 hari lalu) - Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang Editor: Adi Wikanto KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah resmi dimiliki Grup Salim, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) akan memanfaatkan jaringan bisnis di Grup Salim untuk mendukung bisnisnya. Bank Ina Perdana akan memanfaatkan jaringan ritel Grup Salim yang sudah tersebar di berbagai penjuru daerah, melalui toko ritel Indomaret dan Indogrosir. Dalam wawancara KONTAN dengan Marketing Director PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf Februari 2020 menyebutkan, perusahaan ini telah memiliki 17.600 gerai Indomaret. Tahun ini Indomarco Prismatama akan menambah 1.000 jaringan Indomaret. Nah, luasnya jaring ...
BINA Bank Ina Perdana akan tambah modal Rp 900 miliar tahun depan
05 Jun 2020 16:41 (29 hari lalu) - Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang Editor: Yudho Winarto KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) memastikan untuk tahun 2020 tidak memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi baik dalam bentuk penambahan modal maupun likuiditas seperti surat utang. Bukan tanpa sebab, Direktur Utama Bank Ina Perdana Daniel Budirahayu menjelaskan saat ini posisi likuiditas perseroan masih sangat tebal. Tercatat per Maret 2020 posisi loan to deposit ratio (LDR) Bank Ina Perdana ada di level 68,24% jauh di bawah rata-rata industri. Baca Juga: Bank Ina Perdana patok pertumbuhan kredit satu digit di tahun ini Begitu pula dari si ...
BINA Bank Ina Perdana patok pertumbuhan kredit satu digit di tahun ini
05 Jun 2020 16:41 (29 hari lalu) - JAKARTA - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA ) mengungkap pihaknya telah melakukan revisi target perihal pencapaian kredit di tahun 2020 akibat dampak pandemi Covid-19. Direktur Utama Bank Ina Perdana Daniel Budirahayu menuturkan, sejatinya dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) yang diserahkan perseroan ke pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) target kredit di tahun ini mencapai dua digit. Hanya saja, lantaran adanya pandemi Covid-19 penyaluran kredit perseroan pun menjadi tersendat. Seiring dengan melambatnya iklim ekonomi domestik maupun global. Walhasil, bank yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Grup Salim ini memproyeksikan kredit hanya tumbuh s ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10