BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk


Saham BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa Fundamental - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
BBTN Ungkap Rencana Penambahan Modal, Bos BTN: Awal 2022 - Finansial Bisnis.com
18 Jun 2021 07:41 (2 hari 6 jam lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menargetkan dapat melaksanakan aksi penambahan modal pada awal tahun 2022. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR pada Kamis (17/6/2021), Sebelumnya, pada awal Maret kemarin, Wakil Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu juga pernah menyampaikan rencana penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan target dana sebesar Rp5 triliun. Baca Juga: BTN (BBTN) Minta Tambahan Kuota KPR Subsidi 70.000 Unit Dalam rapat tersebut, Haru memaparkan rencana bisnis BTN ...
Artikel lain:
    icon Koran BUMN:   BTN Target Laksanakan Aksi Penambahan Modal pada Awal Tahun 2022 - 18 Jun 2021 14:00 (2 hari 5 menit lalu)
BBTN BBNI Rasio Kecukupan Modal Minim, Dua Bank BUMN Ingin Jual Saham Baru - Keuangan Katadata.co.id
18 Jun 2021 12:02 (2 hari 2 jam lalu) - Dua bank BUMN alias bank milik negara, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kompak ingin menjual saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Tujuannya, untuk mempertebal rasio permodalan. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan posisi rasio kecukupan modal inti alias capital adequacy ratio (CAR) tier 1 BNI pada triwulan I-2021 ada di level 15%. Posisi tersebut dinilai sudah mendekati batas aturan CAR tier 1, yakni di level 14%. "Kalau dilihat dengan Himbara lain, (CAR Tier 1) di level 19-20%. Itu sebabnya kami mencoba untuk mengajukan rights ...
Artikel lain:
    icon Katadata:   Rasio Kecukupan Modal Minim, BNI dan BTN Kompak akan Rilis Saham Baru - 18 Jun 2021 12:02 (2 hari 2 jam lalu)
TLKM BBTN Sebagian emiten BUMN tak bagi dividen tahun buku 2020, ini prospeknya menurut analis
10 Jun 2021 16:42 (9 hari lalu) - Reporter: Nur Qolbi Editor: Herlina Kartika Dewi KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan untuk tidak membagi dividen dari tahun buku 2020. Sebut saja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Memang, sebagian besar emiten tersebut mencatatkan penurunan laba bersih pada tahun lalu, bahkan WSKT dan WSBP merugi. Hanya BBTN yang membukukan peningkatan laba bersih dengan p ...
Artikel lain:
    icon Koran BUMN:   Sejumlah Emiten BUMN Tak Bagi Dividen Tahun Buku 2020 - 12 Jun 2021 16:40 (7 hari lalu)
BBTN Strategi Pencadangan BTN Tetap Konservatif pada 2021 – Koran BUMN
05 Jun 2021 11:55 (15 hari lalu) - – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. akan tetap konservatif dalam strategi pemupukan pencadangan tahun ini. Direktur Finance, Planning, and Treasury BTN Nofry Rony Poetra mengatakan kondisi ekonomi pada tahun ini sudah mulai menunjukkan. Kinerja fungsi intermediasi perseroan juga mulai positif dengan kualitas yang sangat baik. Namun, dia menyampaikan strategi pemupukan pencadangan masih mengacu pada dampak pandemi Covid-19 terhadap kondisi perekonomian nasional. “Akan sangat bijak jika perbankan terus meningkatkan kehati-hatian dengan mempertebal cadangannya sampai dengan nantinya perekonomian pulih kembali,” sebutnya kepada Bisnis, Ju ...
BBTN Strategi Pencadangan: BTN (BBTN) Tetap Konservatif Tahun Ini - Finansial Bisnis.com
04 Jun 2021 16:29 (15 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. akan tetap konservatif dalam strategi pemupukan pencadangan tahun ini. Direktur Finance, Planning, and Treasury BTN Nofry Rony Poetra mengatakan kondisi ekonomi pada tahun ini sudah mulai menunjukkan. Kinerja fungsi intermediasi perseroan juga mulai positif dengan kualitas yang sangat baik. Namun, dia menyampaikan strategi pemupukan pencadangan masih mengacu pada dampak pandemi Covid-19 terhadap kondisi perekonomian nasional. Baca Juga: Bank Mandiri dan BTN Terus Genjot Kredit, Ini Strateginya "Akan sangat bijak jika perbankan terus meningkatkan kehati-hatian dengan memperteba ...
BBTN Haru Koesmahargyo Resmi Jadi Dirut BTN, Nixon Napitupulu Wadirut : Okezone Economy
03 Jun 2021 17:58 (16 hari lalu) - JAKARTA- Haru Koesmahargyo dan Nixon LP Napitupulu resmi menjadi Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk setelah keduanya lulus dalam uji kelayakan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Corporate Secretary Bank BTN Ari Kurniaman mengatakan OJK telah menyetujui hasil uji kelayakan dan kepatutan dari Haru Koesmahargyo dan Nixon LP Napitupulu sebagai pengurus Bank BTN terhitung sejak 19 Mei 2021. Baca Juga: BTN Kantongi Laba Bersih Rp625 Miliar di Kuartal I 2021 "Benar beliau berdua sudah lulus fit and proper test. Bapak Haru Koesmahargyo sebagai Direktur Utama dan Bapak Nixon LP Napitupulu seb ...
BBTN IHSG BBRI Saham Bank BUMN Diborong Asing, Bantalan Kuat Kenaikan IHSG
27 May 2021 09:46 (24 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham emiten perbankan BUMN serempak melonjak pada awal perdagangan sesi I hari ini, Kamis (27/5/2021). Penguatan saham-saham tersebut dibayangi aksi beli bersih (net buy) asing. Berikut gerak saham-saham pelat merah, pukul 09.28 WIB. 1. Bank Tabungan Negara (BBTN), saham +2,54%, ke Rp 1.615, net buy Rp 908,99 juta 2. Bank Rakyat Indonesia (BBRI), +2,46%, ke Rp 4.160, net buy Rp 100,89 M 3. Bank Negara Indonesia (BBNI), +2,35%, ke Rp 5.450, net buy Rp 5,81 M 4. Bank Mandiri Indonesia (BMRI), +1,27%, ke Rp 5.975, net buy Rp 6,64 M Menurut data di atas, saham BBTN berhasil menjadi yang paling menguat, dengan ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10