BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk


Saham BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
BBTN Tahun depan, BTN akan terbitkan obligasi untuk pemodal profesional
21 Aug 2018 19:41 (3 jam 42 menit lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menerbitkan aturan baru terkait penerbitan efek utang atau sukuk. Aturan tersebut tertuang pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11 /POJK.04/2018 tentang penawaran umum efek bersifat utang atau sukuk kepada pemodal profesional. Direktur Keuangan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Iman Nugroho Soeko menyambut baik aturan yang telah dikeluarkan OJK ini. Pasalnya aturan ini akan memudahkan penerbit obligasi mendapatkan pemodal. “Untuk perusahaan yang sudah punya track record baik dan dikenal, maka tentu ini menjadikan pendanaan surat utangnya bisa lebih cepat, efektif, ...
BBTN Akhir tahun, BTN optimis capai target program satu juta rumah
21 Aug 2018 19:01 (4 jam 22 menit lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) optimis bica mencapai program satu juga rumah pemerintah sampai akhir 2018. Dalam bahan presentasi ke BEI, Selasa (21/8) manajemen BTN menargetkan sampai akhir 2018 bisa menyalurkan pembiayaan ke 750.000 unit rumah dalam program pemerintah ini. Rinciannya yaitu KPR subsidi sebesar 600.000 unit dan KPR non subsidi 150.000 unit. Sampai 30 Juni 2018 tercatat program satu juga rumah pemerintah telah disalurkan pembiayaan Rp 38,3 miliar dengan jumlah 423.300 unit rumah yang telah dibangun. Realisasi program ini adalah untuk rumah KPR subsidi sebesar 297.000 unit dengan jumlah kredit Rp 1 ...
BBTN Bank Tabungan Negara (BTN) optimis laba bersih naik lebih dari 25% di akhir 2018
21 Aug 2018 18:37 (4 jam 45 menit lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) optimis menargetkan laba bersih mengalami kenaikan lebih dari 25% secara tahunan atau year on year (yoy) sampai akhir 2018. Dalam bahan presentasi ke BEI, manajemen BTN mencatat target laba ini didapat dari kenaikan kredit sebesar 22%-24%. "Seiring kinerja ini aset sampai akhir 2018 tumbuh 17%-20%," tulis manajemen BTN dalam keterangan resmi ke BEI, Selasa (21/8). Seiring penyaluran kredit ini, BTN berusaha menjaga rasio kredit bermasalah 2,3%-2,5%. Ada empat strategi BTN untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan. Pertama adalah mempmerkuat posisi bisnis utama yaitu KPR dan value chai ...
BBTN Penyampaian Materi Public Expose - Tahunan
BBTN Penyampaian Materi Public Expose - Tahunan
BBTN Properti Menengah Bawah Tahan Krisis | Investor Daily
21 Aug 2018 00:29 (22 jam lalu) - JAKARTA-Sektor industi properti untuk menengah ke atas masih melemah namun sektor properti menengah bawah dinilai menjadi sektor yang paling tahan terhadap krisis. Bahkan bisa menjadi motor penggerak bagi kebangkitan ekonomi. Direktur PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Dasuki Amsir mengatakan, sektor yang biasanya terkena imbas gejolak krisis global yakni terkait dengan sektor ekspor dan impor karena tergantung nilai kurs dolar. Namun untuk sektor perumahan tidak berimbas, karena hampir semua komponen terkait pembangunan perumahan umumnya berasal dari industri lokal dan transaksinya menggunakan rupiah. “Sektor perumahan masih kuat dan minim ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Properti Menengah Bawah Tahan Krisis - 21 Aug 2018 10:33 (12 jam lalu)
    icon Warta Ekonomi:   Perumahan Dinilai Paling Tahan dari Gejolak Ekonomi Global - 21 Aug 2018 10:43 (12 jam lalu)
    icon IPOT News:   BTN Optimis Kinerja Sesuai On The Track - Perumahan Kelas Bawah Tahan Krisis - 21 Aug 2018 13:57 (9 jam lalu)
BBTN Dirut BTN: Ekonomi fluktuatif, Bank Syariah bisa lebih profit
20 Aug 2018 21:02 (1 hari 2 jam lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Porfitabilitas Bank Konvensional lebih besar dibandingkan Bank Umum Syariah (BUS). Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Juni 2018, porfitabilitas tercermin pada rasio return on aset (ROA). Bank konvensional berada di posisi 2,43%. Sedangkan BUS Buku 1 memiliki ROA di posisi 0,35%, adapun BUS Buku 2 di posisi 1,7%, dan BUS buku 3 ada di 0,89%. Namun Direktur Utama Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono menyatakan baik BUS maupun unit usaha syariah (UUS) memiliki peluang yang sama dalam menghasilkan laba bila dibandingkan dengan Bank Konvensional. "Lebih kurang sedikit lah, karena (bank) syariah it ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10