BAJA Saranacentral Bajatama Tbk


Saham BAJA Saranacentral Bajatama Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa Fundamental - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
BAJA Saracentral Bajatama (BAJA) Bakal Genjot Produksi - Market Bisnis.com
16 Feb 2020 15:41 (12 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – PT Saranacentral Bajatama Tbk. memasang target optimistis pada tahun ini seiring dengan hadirnya insentif yang diberikan pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri baja lokal. Direktur Utama Saranacentral Bajatama Handaja Susanto menuturkan bahwa utilisasi industri baja lapis alumunium di dalam negeri saat ini hanya mencapai sekitar 35 persen dari kapasitas terpasang. Adapun, tingkat utilisasi perseroan pada tahun lalu mencapai sekitar 40 persen. Baca juga: Saranacentral Bajatama (BAJA) Dongkrak Volume Penjualan 62,5 Persen Dengan utilisasi kapasitas produksi seperti itu, pada tahun lalu perseroan mencatat penj ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Saracentral Bajatama (BAJA) Bakal Genjot Produksi - 17 Feb 2020 09:15 (11 hari lalu)
BAJA BAJA tingkatkan produksi hingga 130rb ton | Britama.com
16 Jan 2020 09:30 (1 bulan 13 hari lalu) - Britama.com – Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) optimis targetkan dapat membukukan laba bersih pada tahun ini. Untuk memperbaiki kinerja perseroan terus fokus pada perbaikan margin dengan meningkatkan utilisasi kapasitas produksi baja perseroan menjadi 86,66% atau sebanyak 130.000 ton dari kapasitas produksi saat ini sebesar 150.000 ton per tahun. Dengan demikian perseroan dapat menurunkan biaya produksi per kilogramnya. Perseroan optimistis sebanyak 130.000 ton baja yang diproduksi akan terserap sepenuhnya oleh pasar dengan adanya upaya-upaya perseroan untuk meningkatkan kinerja lini distribusi. Sementara pada tahun 2019 lalu target penju ...
BAJA Genjot produksi, Saranacentral Bajatama (BAJA) optimistis raup laba di tahun 2020
15 Jan 2020 16:53 (1 bulan 14 hari lalu) - Reporter: Muhammad Julian Editor: Yudho Winarto KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen baja lembaran, PT Saranacentral Bajatama Tbk optimistis bisa membukukan laba bersih tahun ini setelah mencatatkan rugi bersih pada sembilan bulan pertama tahun lalu. Direktur Utama PT Saranacentral Bajatama Tbk, Handaja Susanto mengatakan bahwa perseroan terus berfokus pada perbaikan margin pada tahun ini. Caranya, perseroan akan meningkatkan utilisasi atau tingkat keterpakaian kapasitas produksi perseroan dengan memproduksi sebanyak 130.000 ton baja. Asal tahu saja, saat ini perseroan memiliki kapasitas produksi sebesar 150.000 ton per tahun. Dengan kata lain ...
BAJA Bajatama Bidik Volume Penjualan Tumbuh 62,5% - Genjot Pertumbuhan Margin
08 Jan 2020 11:52 (1 bulan 21 hari lalu) - NERACA Jakarta – Meskipun pasar baja dalam negeri masih penuh tantangan seiring dengan serbuan produk baja dari China, kondisi ini membuat surut rencana bisnis PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA). Terlebih, emiten produsen baja ini membidik peningkatan volume penjualan tahun ini sebesar 62,5% secara tahunan menjadi 130.000 ton. Kata Handaja Susanto, Direktur Utama Saranacentral Bajatama, guna memenuhi target binsis tersebut, perseroan akan melanjutkan efisiensi dari sisi struktur biaya produksi. Langkah itu diharapkan memperbaiki margin perseroan.”Tentunya peningkatan berkesinambungan, baik melalui efisiensi di produksi maupun perbaikan ma ...
BAJA Saranacentral Bajatama (BAJA) Dongkrak Volume Penjualan 62,5 Persen - Market Bisnis.com
08 Jan 2020 00:57 (1 bulan 21 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA – PT Saranacentral Bajatama Tbk. membidik peningkatan volume penjualan sebesar 62,5% secara tahunan menjadi 130.000 ton pada 2020. Handaja Susanto, Direktur Utama Saranacentral Bajatama, mengatakan perseroan akan melanjutkan efisiensi dari sisi struktur biaya produksi. Langkah itu diharapkan memperbaiki margin perseroan. Baca juga: Saranacentral Bajatama (BAJA) Perbesar Porsi Segmen Baja Lapis Aluminium Seng “Tentunya peningkatan berkesinambungan, baik melalui efisiensi di produksi maupun perbaikan margin akan terus menjadi fokus pada 2020,” ujarnya, Selasa (7/1/2020). Pada tahun ini, lanjut Handaja, emiten dengan kode ...
BAJA Saranacentral Bajatama (BAJA) yakin pendapatan capai Rp 1,1 triliun hingga akhir 2019
12 Nov 2019 21:14 (3 bulan 17 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendapatan PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) menyusut 23,22% menjadi Rp 713,7 miliar pada kuartal III 2019. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya emiten baja ini mampu meraup pendapatan hingga Rp 929,73 miliar. Meski demikian, BAJA mampu menekan rugi bersih yang diderita pada kuartal III 2019. Tercatat, kerugian BAJA menurun 80,3% menjadi hanya Rp 11,9 miliar. Bandingkan dengan jumlah rugi bersih BAJA pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 60,4 miliar. Direktur Utama Saranacentral Bajatama Handaja Susanto mengatakan, penurunan pendapatan pada kuartal III-2019 diakibatkan oleh strategi perusa ...
BAJA Financial Statements 3Q 2019 of BAJA
04 Nov 2019 11:09 (3 bulan 26 hari lalu) - PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA ) membukukan rugi bersih pada Quarter 3 2019 sebesar 11,9 miliar. Membaik bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yang mencetak kerugian sebesar 60,4 miliar. Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp 6.62 per lembar. Berikut Laporan keuangan BAJA Quarter 3 2019: Account Quarter 3 2019 Last Price 79 Share Out 1,8 B Market Cap. 142,2 B Balance Sheet Cash 31,2 B Total Asset 729,6 B S.T Debt 652,6 B L.T Debt 13,6 B Total Equity ...
BAJA Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
BAJA ISSP Dua saham emiten baja, BAJA dan ISSP masuk top gainers, mana yang menarik?
13 Oct 2019 17:37 (4 bulan 18 hari lalu) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua saham emiten sektor baja yakni PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) dan PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) masuk dalam jajaran 10 besar top gainers di pekan lalu. Selama sepekan (7-11 Oktober 2019), harga saham BAJA melejit 55,74% menjadi Rp 95 per saham. Sementara harga saham ISSP naik 20,95% ke level Rp 179 per saham. Lonjakan kenaikan harga saham dua emiten yang bisnisnya di sektor baja ini, menurut Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana, disebabkan valuasi yang murah karena sudah tertekan lama. Kata Wawan, dalam lima tahun terakhir kondisi industri baja kurang bagus karena perlambatan ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10