BABP Bank MNC Internasional Tbk


Saham BABP Bank MNC Internasional Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa Fundamental - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
BBHI BINA BABP IRRA IHSG BCAP Duo Bank Mini BINA-BBHI Unjuk Gigi, Saham Grup MNC Anjlok!
21 Jun 2021 12:57 (1 bulan 8 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia - Dua saham perbankan kategori bank mini, emiten Grup Salim PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) dan emiten milik pengusaha Chairul Tanjung PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) alias Allo Bank Indonesia, berhasil bercokol sebagai top gainers pada sesi I perdagangan Senin (21/6/2021). Tidak hanya BINA dan BBHI, saham emiten penyedia alat antigen PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) juga berhasil unjuk gigi siang ini. Berbeda nasib, saham Grup MNC, seperti PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) harus rela menjadi top losers kali ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok sampai si ...
BABP MNC Bank (BABP) Kembali Tak Bagi Dividen, Begini Penggunaan Laba 2020 - Market Bisnis.com
13 Jun 2021 10:01 (1 bulan 16 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) atau MNC Bank tidak membagikan dividen dari laba yang diperolehnya pada tahun lalu. Hal tersebut menjadi keputusan rapat umum pemegang saham tahunan MNC Bank yang digelar pada 9 Juni 2021. Sebelumnya, perseroan juga absen membagi dividen dari laba tahun buku 2019 dan tahun buku 2018. Berdasarkan ringkasan risalah RUPST dan RUPSLB di BEI, pemegang saham menyetujui untuk tidak membagikan dividen tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan seluruhnya akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan perseroan dan pengembangan digital banking. Baca Juga: H ...
BABP Sah! Disetujui Pemegang Saham, MNC Bank Tambah Modal Perkuat Infrastruktur Digital : Okezone Economy
09 Jun 2021 12:00 (1 bulan 20 hari lalu) - JAKARTA- Pemegang saham PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) menyetujui rencana Penambahan Modal Perseroan Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Non HMETD) dan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam RUPSLB hari ini. Dana yang diperoleh dari dua aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan MNC Bank, memperluas kapasitas pinjaman MNC Bank dan akuisisi nasabah secara digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan yang terpenting untuk mendukung pengembangan MotionBanking sebagai aplikasi perbankan digital paling terintegrasi. Kemudian Pengembangan Credit Scoring berbasisk ...
Artikel lain:
    icon SINDOnews:   Sah! MNC Bank Segera Tambah Modal untuk Perkuat Permodalan dan Infrastruktur Digital - 09 Jun 2021 12:11 (1 bulan 20 hari lalu)
BABP Menerka Ceruk Bisnis MNC Bank (BABP) dengan MotionBanking - Finansial Bisnis.com
09 Jun 2021 06:49 (1 bulan 20 hari lalu) - Bisnis.com, JAKARTA - Setelah beberapa tahun melakukan konsolidasi, PT Bank MNC Internasional Tbk. nampak lebih siap untuk melakukan transformasi digital. Tak sekadar menambah modal, perseroan telah memiliki rencana strategis untuk berlomba di segmen pasar digital banking yang kompetitornya sudah kadung bejibun. Emiten berkode saham BABP ini dalam beberapa tahun terakhir memang lebih fokus pada penurunan beban dana dan peningkatan kualitas kredit. Meski tak terlalu berat, perseroan mengakui masa pandemi tahun lalu juga turut memberi tekanan kinerja pada Bank MNC. Adapun, peningkatan aset dan kredit memang nampak belum bisa maksimal, bahkan ...
Artikel lain:
    icon Bisnis:   Menerka Ceruk Bisnis MNC Bank (BBAP) dengan MotionBanking - 09 Jun 2021 06:49 (1 bulan 20 hari lalu)
BABP Kena Aksi Profit Taking, Pengamat: Saham Bank MNC Bukan Hanya To The Moon, Tapi To The Mars!
08 Jun 2021 22:22 (1 bulan 20 hari lalu) - WE Online, Jakarta - Saham PT MNC Bank Internasional Tbk (BABP) diproyeksikan mencapai Rp1.630 per lembar saham. Aksi profit taking jangka pendek diyakini tak mampu menghentikan laju penguatan BABP, karena dibandingkan dengan bank sejenis saham BABP terhitung sangat murah. "Untuk jangka panjang berdasarkan PBV rata-rata, Target Price BABP di level Rp1.630 per lembar,” jelas Pengamat Pasar Modal yang juga Founder Indonesia Superstocks Community Edhi Pranasidhi, Selasa (8/6/2021). Sehari sebelumnya, dalam sebuah webinar, Edhi memprediksi adanya aksi profit taking pada jangka pendek di rentang Rp 440- Rp 460 per lembar saham. Baca Juga: Intip ...
BABP JAWA Waspada! 2 Saham Ini Masuk Radar BEI, Ada Bank Hary Tanoe
08 Jun 2021 07:35 (1 bulan 21 hari lalu) - Jakarta, CNBC Indonesia- Pergerakan harga saham yang liar membuat dua saham masuk radar pengawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) karena terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Kedua saham tersebut yakni emiten perbankan Grup MNC milik taipan Hary Tanoesoedibjo, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) dan emiten perkebunan karet dan sawit PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA). Pada perdagangan Senin kemarin (7/6/2021), saham BABP ditutup meroket 24,49% di posisi Rp 36/saham dengan nilai transaksi Rp 505 miliar dan volume perdagangan 1,45 miliar saham. Sepekan terakhir saham anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk ...
BABP JAWA Saham Naik Kencang, Saham Bank Milik Hary Tanoe dan Perusahaan Agribisnis Dipantau Bursa
07 Jun 2021 19:30 (1 bulan 21 hari lalu) - WE Online, Jakarta - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan saham perusahaan yang bergerak dalam bidang agribisnis PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) dan bank milik Hary Tanoeesoedibjo PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) karena terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan pada kedua saham tersebut. Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. "Terjadinya Unusual Market Activity atas saham JAWA dan BABP, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi kedua saham ini," kata Kepala Divisi Pengawasan Tra ...
Artikel lain:
    icon Warta Ekonomi:   Naik Kencang, Saham Bank Milik Hary Tanoe dan Perusahaan Agribisnis Dipantau Bursa - 07 Jun 2021 19:30 (1 bulan 21 hari lalu)
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10