ASBI Asuransi Bintang Tbk


Saham ASBI Asuransi Bintang Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
ASBI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
ASBI Laporan Hasil Public Expose - Tahunan
ASBI Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa
ASBI Asuransi Bintang prediksi bisa kantongi premi Rp 448,7 miliar hingga akhir tahun
19 Dec 2019 15:12 (29 hari lalu) - Reporter: Tendi Mahadi Editor: Tendi KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri asuransi umum di tahun 2019 ini dinilai cukup menantang. Tak heran, PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) juga memperkirakan proyeksi pendapatan premi sampai tutup tahun ini tak bisa tumbuh signifikan. Direktur Utama ASBI HSM Widodo menyebut hingga akhir 2019 nanti perusahaannya memprediksi perolehan premi sebesar Rp 448,78 miliar. Jumlah ini sedikit lebih tinggi dari realisasi sepanjang tahun lalu yang sebesar Rp 443,62 miliar. Baca Juga: Perbaiki likuiditas, ini strategi jangka pendek AJB Bumiputera 1912 Dengan kondisi ekonomi seperti saat ini, ia mengakui pelaku industri as ...
Artikel lain:
    icon IPOT News:   Asuransi Bintang prediksi bisa kantongi premi Rp 448,7 miliar hingga akhir tahun - 19 Dec 2019 15:28 (29 hari lalu)
    icon Neraca:   ASBI Proyeksikan Premi Rp 448,78 Miliar - Bisnis Asuransi Penuh Tantangan - 20 Dec 2019 12:05 (29 hari lalu)
ASBI Asuransi Bintang Perkirakan Perolehan Premi Capai Rp448,8 Miliar Tahun Ini
19 Dec 2019 18:03 (29 hari lalu) - WE Online, Jakarta- PT Asuransi Bintang Tbk memperkirakan perolehan premi bruto perseroan sepanjang tahun ini dapat mencapai Rp448,8 miliar atau tumbuh 1,12% dibandingkan posisi tahun lalu sebesar Rp443,6 miliar. Hal ini tak lepas dari kondisi ekonomi tahun ini yang cukup tertekan sehingga memberikan tantangan bagi industri asuransi umum dalam mengoleksi premi. Direktur Utama Asuransi Bintang, HSM Widodo, mengatakan bahwa hingga Oktober 2019, perseroan telah mengantongi premi sebesar Rp341,09 miliar. Jumlah ini naik tipis 2,11% dibanding periode yang sama di tahun kemarin. Baca Juga: Era Digital, Sequis Rambah Asuransi Online "Peningkatan ...
ASBI Ingin garap unitlink, begini kesiapan Asuransi Bintang
19 Dec 2019 17:49 (29 hari lalu) - Reporter: Tendi Mahadi Editor: Tendi KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aturan main soal produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi alias Paydi makin dinanti sejumlah pelaku bisnis asuransi umum. Salah satunya adalah PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) yang mengaku sudah lepas landas asal aturannya diteken Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Direktur Utama ASBI HSM Widodo saat ini pihaknya sudah punya dua produk asuransi unitlink yang sudah disiapkan jauh-jauh hari. Jadi kini perseroan tinggal menunggu terbitnya aturan main untuk bisa mulai bergerak. Baca Juga: Beban klaim meningkat, ini strategi Asuransi Bintang untuk mengimbanginya Adapun kedua produk i ...
ASBI Beban klaim meningkat, ini strategi Asuransi Bintang untuk mengimbanginya
19 Dec 2019 16:45 (29 hari lalu) - Reporter: Tendi Mahadi Editor: Tendi KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) mencatatkan kenaikan klaim neto yang harus dikeluarkan di tahun ini. Kenaikan klaim perseroan bahkan mencapai dua digit di tengah landainya pertumbuhan premi. Direktur Utama ASBI HSM Widodo menyebut hingga Oktober 2019 ini, pihaknya mencatatkan klaim neto sebesar Rp 79,4 miliar. Angka tersebut naik 41,2% secara tahunan. Baca Juga: Asuransi Bintang prediksi bisa kantongi premi Rp 448,7 miliar hingga akhir tahun Penyebab kenaikan ini, kata dia di antaranya karena masih ada dampak dari bencana alam yang terjadi di tahun lalu. Terutama dari bencana gem ...
ASBI Asuransi Bintang Ramal Laba Merosot 40% di 2019 - IMQ | Indonesia Market Quotes
17 Dec 2019 11:28 (1 bulan 2 hari lalu) - IMQ, Jakarta — PT Asuransi Bintang Tbk memproyeksikan penurunan laba bersih konsolidasi hingga akhir tahun ini sekitar 40,74% menjadi Rp8,26 miliar dari capaian tahun sebelumnya mencapai Rp13,94 miliar. Materi publikasi dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (17/12), menjelaskan, hal ini disebabkan perkiraan rendahnya hasil underwriting sekitar 11,42% dadri Rp140,14 miliar menjadi Rp124 miliar. Pertumbuhan premi bruto juga diramal melambat sekitar 1,12% menjadi Rp448,78 miliar hingga akhir tahun ini dari tahun sebelumnya sekitar Rp443,62 miliar. Premi reasuransi hanya menguat 3,57% menjadi Rp174,11 miliar dari Rp168,69 miliar. Kendati dem ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10