ARII Atlas Resources Tbk


Saham ARII Atlas Resources Tbk - Berita, Prospek, dan Analisa - :
Stocks Asia - Berita saham, analisis saham, dan prospek saham
Tip: Gunakan untuk menyimpan saham-saham favorit
ARII Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi
ARII Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
ARII Laporan Informasi atau Fakta Material Permohonan Kasasi
ARII Laporan Informasi atau Fakta Material Pengesahan Perjanjian Perdamaian antara Perseroan dan Para Kreditur yang mengakhiri PKPU
ARII Digugat Pailit, Pengadilan Beri Waktu Atlas Resources (ARII) Hingga 14 September 2020 Selesaikan PKPU – Emitennews
08 Sep 2020 11:48 (1 bulan 20 hari lalu) - EmitenNews.com- Perusahaan tambang Batubara PT Atlas Resources Tbk (ARII) menyampaikan perkembangan terkait Perkembangan Perkara Hukum atas Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada 26 Agustus 2020 perseroan diberikan tambahan tenggat waktu hingga 14 September 2020 oleh PN Jakarta Pusat. Dalam keterangan tertulis yang disampaikan ARII kepada BEI Selasa (8/9) disebutkan, Bahwa berdasarkan Putusan Nomor 90/Pdt.Sus. PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst. Majelis Hakim pada Pengadilan tersebut telah memutus untuk memberikan perpanjangan kepada Perseroan selama 19 (sembilan belas) hari terhitung sejak tanggal 26 Agustus 2020 hingga 14 Sept ...
ARII Restrukturisasi Utang Ke Noble - Atlas Resources Bakal Gelar Rights Issue | Neraca.co.id
31 Aug 2020 11:37 (1 bulan 28 hari lalu) - NERACA Jakarta – Melorotnya harga batu bara di pasar dunia menjadi alasan bagi PT Atlas Resources Tbk (ARII) untuk memangkas target bisnis dan termasuk produksinya. Bila di awal tahun, emiten pertambangan ini margetkan produksi 3 juta ton, maka di tahun ini hanya sekitar 1,3 juta ton. Tercatat sampai semester pertama 2020 sudah terealisasi 500 ribu ton. Direktur Independen PT Atlas Resources Tbk, Lidwina S Nugraha mengatakan, target produksi tahun ini diyakini bakal tercapai seiring dengan masih besarnya permintaan batu bara di pasar domestik, khususnya kontrak dari PLN,”Tahun ini kita pangkas target produksi karena harga lagi lesu dan hal ...
ARII Financial Statements 2Q 2020 of ARII
30 Jul 2020 13:15 (3 bulan 19 menit lalu) - PT Atlas Resources Tbk (ARII ) membukukan rugi bersih pada Quarter 2 2020 sebesar 55,7 miliar. Turun bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019 yang berhasil mencetak keuntungan sebesar 202,1 miliar. Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp 18.56 per lembar. Berikut Laporan keuangan ARII Quarter 2 2020: Account Quarter 2 2020 Last Price 484 Share Out 3,0 B Market Cap. 1.452,0 B Balance Sheet Cash 9,7 B Total Asset 5.272,0 B S.T Debt 5.158,9 B L.T Debt -511,3 B Total Equity ...
ARII Laporan Informasi atau Fakta Material Dampak Pandemik Covid-19
ARII BOSS ARII dan BOSS mengalami kerugian pada Q1 2020 | Britama.com
08 Jul 2020 16:05 (3 bulan 21 hari lalu) - Britama.com – Atlas Resources Tbk (ARII) membukukan pendapatan sebesar USD12,01 juta pada kuartal I-2020, turun dibandingkan pendapatan sebesar USD62,80 juta pada 1Q19. Segmen penjualan batubara menyumbang pendapatan sebesar USD11,20 juta pada kuartal I-2020, sedangkan segmen bisnis sewa memperoleh pendapatan sebesar USD813.000. Rugi bersih perseroan meningkat menjadi USD5,84 juta pada 1Q20 dari rugi bersih sebesar USD3,45 juta pada 1Q19. Borneo Olah Sarana Tbk (BOSS) membukukan penjualan sebesar Rp137,33 miliar hingga 31 Maret 2020, meningkat dari penjualan Rp101,78 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, perseroan membukuk ...
ARII Pendapatan Atlas Resources Anjlok 80,87% | Neraca.co.id
08 Jul 2020 11:38 (3 bulan 22 hari lalu) - Di kuartal pertama 2020, PT Atlas Resources Tbk (ARII) membukukan pendapatan usaha sebesar US$ 12,01 juta atau merosot 80,87% (yoy) dibandingkan hasil pendapatan usaha di priode yang sama tahun lalu sebesar US$ 62,80 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Perusahaan tambang batubara ini menyebutkan, segmen penjualan batubara menyumbang pendapatan usaha sebesar US$ 11,20 juta di kuartal I-2020. Adapun segmen bisnis sewa memperoleh pendapatan sebesar US$ 813.000. Beban pokok pendapatan ARII juga ikut turun sebesar 82,55% (yoy) dari US$ 62,76 juta di kuartal I-2019 menjadi US$ 10,95 juta di kuar ...
Mode seleksi ketat (strict search) ON. Klik di sini untuk melihat lebih banyak artikel.
  Artikel 1 sampai 10